Kompas.com - 09/02/2021, 10:15 WIB
Genangan air di blok makam TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (7/2/2021) ANTARA/HO-Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta PusatGenangan air di blok makam TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (7/2/2021)
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan mengevaluasi beberapa lokasi genangan air yang terjadi di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak serta di Jalan Bungur Raya.

Dua lokasi itu sempat tergenang setelah hujan deras mengguyur Ibu Kota pada Minggu dan Senin kemarin.

"Kami akan evaluasi penyebabnya dan sudah ada solusinya," kata Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat dihubungi, Selasa (9/2/2021).

Menurut Irwandi, genangan air yang terjadi di area pemakaman itu disebabkan oleh curah hujan tinggi.

Baca juga: Sempat Tergenang, Banjir di TPU Karet Bivak Sudah Surut

Kondisi itu diperparah dengan kontur cekungan di beberapa blok makam sehingga rentan terendam.

Ada tiga blok makam yang terendam, yakni blok 15, 16, dan 17 dengan tinggi air mencapai 30 sentimeter.

"TPU Karet Bivak harus ada peninggian tanah makam, tapi terlalu sulit karena harus mengangkat kerangka jenazah. Upaya lainnya akan dibuatkan kolam retensi dan pompa, karena wilayah itu cekungan seperti mangkuk," ujar Irwandi.

Baca juga: Jalan Bungur Raya Jakpus Sempat Tergenang karena Luapan Kali Ciliwung

Sementara itu, terkait genangan air di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Pemkot akan menambah kolam olakan di sekitar lokasi.

Kolam olakan itu diharapkan bisa menampung air ketika hujan turun deras atau pun saat ada luapan dari kali Ciliwung.

"Akan ditambah kolam olakan juga di lokasi. Tali air juga harus terus dibersihkan agar air dapat mengalir," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 20 April 2021

Megapolitan
Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Tebet Berawal dari 2 Orang Bermusuhan

Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Tebet Berawal dari 2 Orang Bermusuhan

Megapolitan
Polisi Tangkap WN Nigeria yang Perintahkan Perempuan Ambil 5.385 Ekstasi di Kantor Pos

Polisi Tangkap WN Nigeria yang Perintahkan Perempuan Ambil 5.385 Ekstasi di Kantor Pos

Megapolitan
4.000 Botol Miras dan 250 Knalpot Bising Dimusnahkan Polres Tangsel

4.000 Botol Miras dan 250 Knalpot Bising Dimusnahkan Polres Tangsel

Megapolitan
Kebakaran di Taman Sari Diduga akibat Pertengkaran Suami Istri, Polisi: Masih Diselidiki

Kebakaran di Taman Sari Diduga akibat Pertengkaran Suami Istri, Polisi: Masih Diselidiki

Megapolitan
Ini Link Pendaftaran BLT UMKM Per Kecamatan di Jakarta

Ini Link Pendaftaran BLT UMKM Per Kecamatan di Jakarta

Megapolitan
Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Disekap dan Dijual Rp 400.000

Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Disekap dan Dijual Rp 400.000

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Pendaftaran BLT UMKM, Ini Syaratnya

Pemprov DKI Buka Pendaftaran BLT UMKM, Ini Syaratnya

Megapolitan
Vaksinasi Lansia di Kota Bogor Masih Rendah, Salah Satu Faktor Banyak yang Menolak

Vaksinasi Lansia di Kota Bogor Masih Rendah, Salah Satu Faktor Banyak yang Menolak

Megapolitan
Kebakaran Taman Sari Diduga Akibat Pertengkaran Suami Istri

Kebakaran Taman Sari Diduga Akibat Pertengkaran Suami Istri

Megapolitan
Kebakaran di Taman Sari, 1.268 Warga Terdampak, 120 di Antaranya Balita

Kebakaran di Taman Sari, 1.268 Warga Terdampak, 120 di Antaranya Balita

Megapolitan
Diduga Terlibat Pengeroyokan di Tebet, Lima Pemuda Diamankan Polisi

Diduga Terlibat Pengeroyokan di Tebet, Lima Pemuda Diamankan Polisi

Megapolitan
Masjid Raya KH Hasyim Asyari, Masjid Bernuansa Betawi yang Tak Sekadar Rumah Ibadah

Masjid Raya KH Hasyim Asyari, Masjid Bernuansa Betawi yang Tak Sekadar Rumah Ibadah

Megapolitan
Seorang Ibu Tinggalkan Bayi Dua Bulan di Warung Karawaci, Selipkan Pesan 'Tolong Titip Anak Saya'

Seorang Ibu Tinggalkan Bayi Dua Bulan di Warung Karawaci, Selipkan Pesan "Tolong Titip Anak Saya"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X