Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dinkes Depok Klaim Siap Vaksinasi Tenaga Medis Lansia

Kompas.com - 09/02/2021, 15:39 WIB
Vitorio Mantalean,
Nursita Sari

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita mengeklaim bahwa pihaknya sudah siap melangsungkan vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga medis yang berusia lanjut.

Hal ini sehubungan dengan diterbitkannya izin darurat vaksin CoronaVac buatan Sinovac Biotech bagi kalangan 59 tahun ke atas oleh BPOM, kemarin.

"Sekarang ini sudah bisa jalan, sudah ada surat edaran dari menkes (menteri kesehatan) yang sudah membolehkan," ujar Novarita ketika dihubungi Kompas.com pada Selasa (9/2/2021).

Ia menyebutkan, 11.127 tenaga medis yang terdata saat awal pengajuan vaksin CoronaVac untuk Depok sudah termasuk di dalamnya para tenaga medis lanjut usia.

Baca juga: Sebaran Pasien Covid-19 per Kecamatan di Depok, Beji Masih Terbanyak

Di atas kertas, menurut Novarita, jumlah vaksin yang telah dikirim ke Depok sudah cukup buat disuntikan juga kepada tenaga medis lanjut usia.

Meskipun demikian, pihaknya tetap akan merapikan data tenaga medis ini sembari penyuntikan vaksin dapat berlangsung secara paralel.

"Di dalam sistem informasi SDM kesehatan kan sudah ada juga nakes-nakes (tenaga kesehatan) lansia itu," ujarnya.

"Kalau sudah ada (tenaga medis lanjut usia) yang daftar, ya tinggal menunggu disuntik. Sisanya mekanismenya sama. Kemarin yang masuk kategori tidak bisa (divaksinasi) karena usianya di atas 60, sekarang boleh, yang penting screening-nya masuk," Novarita menjelaskan.

Baca juga: UPDATE: Depok Catat 236 Kasus Baru Covid-19, Dua Pasien Meninggal

Kasus Covid-19 di Depok sebagaimana di banyak wilayah di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

Data per kemarin masih ada 4.488 pasien Covid-19 di Depok yang harus menjalani isolasi maupun dirawat di rumah sakit.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jukir Lansia Putuskan Pensiun Jaga Parkir Usai Diciduk Satpol PP di Tanah Abang

Jukir Lansia Putuskan Pensiun Jaga Parkir Usai Diciduk Satpol PP di Tanah Abang

Megapolitan
Polda Jabar Hapus 2 DPO Kasus 'Vina Cirebon', Hotman Paris: Sama Saja Mau Menutup Cepat Perkara

Polda Jabar Hapus 2 DPO Kasus "Vina Cirebon", Hotman Paris: Sama Saja Mau Menutup Cepat Perkara

Megapolitan
Menghitung Bulan Pemindahan Ibu Kota Negara, DKI Berubah Jadi DKJ Saat HUT Ke-79 RI

Menghitung Bulan Pemindahan Ibu Kota Negara, DKI Berubah Jadi DKJ Saat HUT Ke-79 RI

Megapolitan
Pegi Bantah Jadi Otak Pembunuhan Vina, Hotman Paris: Kami Belum Bisa Pastikan

Pegi Bantah Jadi Otak Pembunuhan Vina, Hotman Paris: Kami Belum Bisa Pastikan

Megapolitan
Akhir Tragis Bandar Narkoba di Pondok Aren, Tewas Membusuk Dalam Toren Air Usai Kabur dari Kejaran Polisi

Akhir Tragis Bandar Narkoba di Pondok Aren, Tewas Membusuk Dalam Toren Air Usai Kabur dari Kejaran Polisi

Megapolitan
Keluarga 'Vina Cirebon' Buka Suara: Tak Terima 2 DPO Dihapus dan Pertanyakan Pegi sebagai Tersangka

Keluarga "Vina Cirebon" Buka Suara: Tak Terima 2 DPO Dihapus dan Pertanyakan Pegi sebagai Tersangka

Megapolitan
Soal Perubahan DKI Jadi DKJ, Akan Ada Pelepasan Bendera dari Monas ke Istana IKN

Soal Perubahan DKI Jadi DKJ, Akan Ada Pelepasan Bendera dari Monas ke Istana IKN

Megapolitan
Panca Dihantui Rasa Takut dan Bersalah Usai Bunuh Empat Anak Kandungnya di Jagakarsa

Panca Dihantui Rasa Takut dan Bersalah Usai Bunuh Empat Anak Kandungnya di Jagakarsa

Megapolitan
Panca Pembunuh Empat Anak Kandung Tak Pernah Dijenguk Keluarga sejak Dijebloskan ke Penjara

Panca Pembunuh Empat Anak Kandung Tak Pernah Dijenguk Keluarga sejak Dijebloskan ke Penjara

Megapolitan
Banjir Kritik Program Tapera: Gaji Pas-pasan, Dipotong Lagi padahal Tak Berniat Beli Rumah

Banjir Kritik Program Tapera: Gaji Pas-pasan, Dipotong Lagi padahal Tak Berniat Beli Rumah

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jakarta 30 Mei 2024

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jakarta 30 Mei 2024

Megapolitan
Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta 30 Mei 2024

Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta 30 Mei 2024

Megapolitan
Misteri Mayat Dalam Toren Terungkap: Korban adalah Bandar Narkoba yang Bersembunyi dari Polisi

Misteri Mayat Dalam Toren Terungkap: Korban adalah Bandar Narkoba yang Bersembunyi dari Polisi

Megapolitan
BPBD DKI: Jakarta Rugi Rp 2,1 Triliun akibat Banjir

BPBD DKI: Jakarta Rugi Rp 2,1 Triliun akibat Banjir

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Lima Terpidana Sebut Bukan Pegi Pembunuh Vina | Soal Mayat Dalam Toren, Masih Hidup saat Terendam Air

[POPULER JABODETABEK] Lima Terpidana Sebut Bukan Pegi Pembunuh Vina | Soal Mayat Dalam Toren, Masih Hidup saat Terendam Air

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com