Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru UI Tahun 2021

Kompas.com - 16/02/2021, 17:14 WIB
Vitorio Mantalean,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Universitas Indonesia menetapkan bahwa kuota mahasiswa baru S1 Reguler pada tahun 2021 sama dengan 2020.

"Alokasi kuota penerimaan mahasiswa baru UI tahun 2021 untuk program pendidikan S1 Reguler sama dengan tahun 2020, yaitu 20 persen SNMPTN, 30 persen SBMPTN dan 50 persen jalur mandiri, yaitu SIMAK UI," jelas Kepala Kantor Humas dan Keterbukaan Informasi Publik Amelita Lusia melalui keterangan resmi, Selasa (16/2/2021).

Sementara itu, kuota penerimaan mahasiswa baru S1 Paralel adalah 50 persen melalui PPKB UI dan 50 persen melalui SIMAK UI.

"Untuk S1 Kelas Internasional 40 persen melalui talentscouting dan 60 persen lewat SIMAK UI," tambah Amelita.

Baca juga: RS UI Tawarkan Promo Tes PCR dan Antigen hingga 27 Februari

Di samping itu, kuota penerimaan mahasiswa baru Vokasi sebesar 70 persen dari PPKB UI dan 30 persen dari SIMAK UI.

Pendaftaran SNMPTN 2021 telah dibuka mulai Senin 15 Februari pukul 15.00 WIB sampai dengan 24 Februari 2021 pukul 15.00 WIB.

Pendaftaran dilakukan melalui portal LTMPT https://portal.ltmpt.ac.id atau melalui laman https://snmptn.ltmpt.ac.id dengan cara login menggunakan akun LTMPT (alamat email dan password) yang telah teregistrasi.

Siswa yang dapat mendaftar SNMPTN adalah yang sudah memiliki akun LTMPT dan sudah permanen, dinyatakan eligible oleh sekolah, dan memiliki nilai yang lengkap di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Baca juga: Lolos Jalur SNMPTN-SBMPTN 2021, UI Tawarkan Keringanan Biaya Kuliah

Bagi peserta yang memilih dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di SNMPTN 2021, maka salah satu PTN pilihannya harus berada di wilayah yang sama dengan sekolah.

Sementara itu, pendaftaran jalur masuk PPKB dan Talentscouting telah dibuka sejak 4 Februari hingga 6 Maret 2020.

Pendaftaran UTBK dan SBMPTN akan dilakukan pada 15 Maret-1 April 2021, dan pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua gelombang, yaitu 12-18 April 2021 (Gelombang 1) dan 26 April-2 Mei 2021 (gelombang 2).

Jalur mandiri SIMAK UI baru akan dibuka pada 3 Mei-9 Juni 2021, dengan materi seleksi Kriteria Nilai UTBK (untuk pendaftar S1 Reguler) dan nilai ujian SIMAK UI.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Penggelapan Mobil Bos Rental yang Tewas di Pati

Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Penggelapan Mobil Bos Rental yang Tewas di Pati

Megapolitan
Nasib Nahas Warga di Depok, Ditusuk Tetangga Usai Menimpuk Anjing Peliharaan Pelaku dengan Batu

Nasib Nahas Warga di Depok, Ditusuk Tetangga Usai Menimpuk Anjing Peliharaan Pelaku dengan Batu

Megapolitan
Polisi Tangkap Peracik Sekaligus Pengedar Tembakau Sintetis di Depok

Polisi Tangkap Peracik Sekaligus Pengedar Tembakau Sintetis di Depok

Megapolitan
Cara Pelukis Jalanan di Blok M Melepas Penat, Berpuisi Saat Hilang Inspirasi

Cara Pelukis Jalanan di Blok M Melepas Penat, Berpuisi Saat Hilang Inspirasi

Megapolitan
Rumah Subsidi Jokowi Jauh dan Minim Angkutan Umum, Penghuni Tak Pulang Setiap Hari

Rumah Subsidi Jokowi Jauh dan Minim Angkutan Umum, Penghuni Tak Pulang Setiap Hari

Megapolitan
Musisi Virgoun Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Musisi Virgoun Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Beli Rubicon Saksi Bisu Penganiayaan oleh Mario Dandy, Pemenang Lelang: Semoga Lebih Berguna

Beli Rubicon Saksi Bisu Penganiayaan oleh Mario Dandy, Pemenang Lelang: Semoga Lebih Berguna

Megapolitan
Motornya Dijual di Facebook, Korban Begal di Citayam Datangi Rumah Pelaku

Motornya Dijual di Facebook, Korban Begal di Citayam Datangi Rumah Pelaku

Megapolitan
Remaja yang Dipukul Pakai Balok Hingga Tewas di Kalideres Sempat Dirawat di RS

Remaja yang Dipukul Pakai Balok Hingga Tewas di Kalideres Sempat Dirawat di RS

Megapolitan
Eks Pengelola Akui Kesalahan karena Tak Pernah Laporkan Penjarahan di Rusun Marunda

Eks Pengelola Akui Kesalahan karena Tak Pernah Laporkan Penjarahan di Rusun Marunda

Megapolitan
Gangguan Server PDN, Imigrasi Belum Bisa Layani Pembuatan Paspor Sehari Jadi

Gangguan Server PDN, Imigrasi Belum Bisa Layani Pembuatan Paspor Sehari Jadi

Megapolitan
Kejari Telah Serahkan Rubicon Mario Dandy kepada Pemenang Lelang

Kejari Telah Serahkan Rubicon Mario Dandy kepada Pemenang Lelang

Megapolitan
Kajari Jaksel: Hasil Lelang Rubicon Mario Dandy Akan Diserahkan Seluruhnya untuk Korban

Kajari Jaksel: Hasil Lelang Rubicon Mario Dandy Akan Diserahkan Seluruhnya untuk Korban

Megapolitan
Gara-gara Buang Air Kecil Sembarangan, Pemuda di Pondok Aren Dikeroyok Sampai Babak Belur

Gara-gara Buang Air Kecil Sembarangan, Pemuda di Pondok Aren Dikeroyok Sampai Babak Belur

Megapolitan
Pariwisata Jakarta Terus Digenjot Guna Wujudkan Kota Global

Pariwisata Jakarta Terus Digenjot Guna Wujudkan Kota Global

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com