Kompas.com - 20/02/2021, 22:08 WIB
Antrean kendaraan melintas menuju jalur cepat Simpang Susun Semanggi arah Patung Senayan dan Blok M imbas banjir, Sabtu (20/2/2021) malam. ANTARA/Laily RahmawatyAntrean kendaraan melintas menuju jalur cepat Simpang Susun Semanggi arah Patung Senayan dan Blok M imbas banjir, Sabtu (20/2/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian ruas Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, masih dilanda banjir dengan ketinggian 30 sentimeter (cm) Sabtu malam pukul 21.07 WIB.

Kantor berita Antara melaporkan, pengendara sepeda motor masih menggunakan jalur cepat untuk menuju Patung Senayan ataupun Blok M.

Banjir masih melanda sebagian ruas Jalan Sudirman tepatnya di depan Universitas Atmajaya dan jalan menuju kolong Semanggi.

Sepeda motor yang biasanya pada pukul 06.00 sampai 22.00 WIB wajib melintas di Kolong Semanggi, kini dibebaskan menggunakan jalur cepat untuk arah Sudirman ke Blok M maupun sebaliknya.

Baca juga: Anies: Banjir di Jakarta Dampak Air Kiriman dari Depok

Petugas Dinas Perhubungan dan Polisi yang berjaga di lokasi mengarahkan pengendara sepeda motor maupun roda empat untuk melintasi jalur cepat dengan mengambil sisi kanan jalan.

"Karena masih ada genangan, kendaraan dibebaskan masuk jalur cepat," kata petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang ditemui di lokasi.

Di lokasi itu terdapat 10 truk tangki dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang menyedot air yang menggenangi jalan. Truk tangki itu berjejer di sepanjang jalan melakukan penyedotan air untuk mengurangi air yang menggenangi ruas jalan.

Genangan itu  juga membuat kendaraan roda empat tampak mengantre untuk melintasi ruas Jalan Sudirman dari arah Bundaran HI menuju Semanggi.

Sementara Jalan Sudirman dari arah Blok M menuju Bundaran HI tidak terdapat genangan, kendaraan melintas dengan lancar.

Hanya saja, air masih meluap dari gorong-gorong saluran di Sudirman cukup deras mengalir ke Jalan Bendungan Hilir (Bnehil). Jalan Benhil masih ditutup untuk kendaraan.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Megapolitan
Jadi Syarat Perjalanan Udara dan Laut, Berikut Cara Mengisi e-HAC

Jadi Syarat Perjalanan Udara dan Laut, Berikut Cara Mengisi e-HAC

Megapolitan
Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Industri Ekonomi Kreatif di Jakarta

Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Industri Ekonomi Kreatif di Jakarta

Megapolitan
Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Megapolitan
Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Megapolitan
Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Megapolitan
[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

Megapolitan
Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Megapolitan
Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Megapolitan
Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Megapolitan
Sandiaga Uno: Mudik Enggak Boleh, Wisata Diperbolehkan dengan Protokol Kesehatan

Sandiaga Uno: Mudik Enggak Boleh, Wisata Diperbolehkan dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X