Wagub DKI Sebut Jumlah RT Terdampak Banjir Tinggal 0,24 Persen

Kompas.com - 21/02/2021, 09:11 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Pintu Air Marina, di Jalan Karamg Bolong Hailai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/2/2021) KOMPAS.COM/ IRA GITAWakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Pintu Air Marina, di Jalan Karamg Bolong Hailai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/2/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan jumlah RT terdampak banjir di Ibu Kota sudah menurun.

Riza menyatakan, per Minggu (21/2/2021) pukul 06.00 WIB, jumlah RT terendam banjir di Jakarta telah berkurang hingga 3 persen. Ini artinya, jumlah RT terdampak banjir tinggal 0,24 persen dari total jumlah RT di Jakarta.

"Jam 06.00 tadi jumlah RT terdampak sudah berubah turun tinggal 3 persen. Artinya sudah 0,24 persen dari jumlah RT yang di Jakarta," kata Riza seperti dikutip dari siaran KompasTV, Minggu.

Baca juga: Bendungan Katulampa Siaga 3, Banjir Diperkirakan Terjang Jakarta Pagi-Siang Hari Ini

Dia menambahkan, lokasi pengungsian juga sudah menyusut menjadi hanya 10 lokasi. Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengantisipasi adanya potensi hujan ekstrem selama beberapa hari ke depan.

Pemprov DKI, sebut Riza, telah menyiagakan 257 ekskavator dan 456 dump truck yang bekerja selama beberapa hari ke depan.

Bahkan petugas operator dikerahkan untuk bekerja selama 2 sif.

Baca juga: Anies: Banjir di Jakarta Dampak Air Kiriman dari Depok

"Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan bisa kami tingkatkkan lagi sehingga memberikan dampak yang lebih baik, tutur dia.

Gubernu DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengatakan, sebanyak 200 RT terdampak banjir imbas hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Jumat (19/2/2021) malam.

"RT yang terdampak 200 dari total 30.000, 0,6 persen yang terdampak," kata Anies dalam tayangan Kompas TV, Sabtu (20/2/2021).

Anies menjelaskan ada 26 lokasi pengungsian didirikan untuk 329 KK. "Ada tenda umun, ada juga tenda khusus pasien Covid-19," ujar Anies. Menurut Anies, Pemprov DKI sejak awal sudah siap mengantidipasi banjir dan menangani para pengungsi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluhkan Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah, Warga Kurangi Pembelian hingga Ganti Menu Makanan

Keluhkan Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah, Warga Kurangi Pembelian hingga Ganti Menu Makanan

Megapolitan
Kasus di Jakarta Masih Tinggi Setelah Setahun Covid-19, Epidemiolog: Anies Lebih Sibuk Berpolemik dengan Pusat

Kasus di Jakarta Masih Tinggi Setelah Setahun Covid-19, Epidemiolog: Anies Lebih Sibuk Berpolemik dengan Pusat

Megapolitan
Begini Cara Perbaiki Akta hingga Ijazah Rusak Akibat Banjir

Begini Cara Perbaiki Akta hingga Ijazah Rusak Akibat Banjir

Megapolitan
Petani Terdampak Banjir, Harga Cabai Rawit Merah di Jakbar Naik 2 Kali Lipat

Petani Terdampak Banjir, Harga Cabai Rawit Merah di Jakbar Naik 2 Kali Lipat

Megapolitan
Perantau di Jabodetabek Tak Perlu Pulang Kampung untuk Urus SIM, Begini Caranya

Perantau di Jabodetabek Tak Perlu Pulang Kampung untuk Urus SIM, Begini Caranya

Megapolitan
Anggota DPRD DKI dan Keluarganya Jalani Vaksinasi Covid-19

Anggota DPRD DKI dan Keluarganya Jalani Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Pelayan Publik di Jakarta Barat Mulai Divaksinasi Covid-19 April

Pelayan Publik di Jakarta Barat Mulai Divaksinasi Covid-19 April

Megapolitan
Antisipasi Penyebaran Mutasi Virus Corona B.1.1.7, Ini Langkah Bandara Soekarno-Hatta

Antisipasi Penyebaran Mutasi Virus Corona B.1.1.7, Ini Langkah Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Kapolsek Menteng: Geng Motor yang Bacok Polisi Ingin Cari Lawan

Kapolsek Menteng: Geng Motor yang Bacok Polisi Ingin Cari Lawan

Megapolitan
Bangunan Liar Ditertibkan, Lahan di Kebagusan Akan Dibangun Asrama Mahasiswa

Bangunan Liar Ditertibkan, Lahan di Kebagusan Akan Dibangun Asrama Mahasiswa

Megapolitan
Tertibkan Bangunan di Kebagusan, Pemkot Jaksel: Tembok Kami Dirobohkan Mereka

Tertibkan Bangunan di Kebagusan, Pemkot Jaksel: Tembok Kami Dirobohkan Mereka

Megapolitan
IDI Jakarta: Setahun Pandemi Covid-19 Harus Jadi Pelajaran bagi Kita Semua

IDI Jakarta: Setahun Pandemi Covid-19 Harus Jadi Pelajaran bagi Kita Semua

Megapolitan
3 Tersangka Pencurian 49 Tabung Oksigen di Penjaringan Ditangkap

3 Tersangka Pencurian 49 Tabung Oksigen di Penjaringan Ditangkap

Megapolitan
Setahun Pandemi: Munculnya Hobi Tanam Sayur Hidroponik dan Budidaya Lele di Tengah Berbagai Pembatasan

Setahun Pandemi: Munculnya Hobi Tanam Sayur Hidroponik dan Budidaya Lele di Tengah Berbagai Pembatasan

Megapolitan
Damkar Bekasi Serahkan Buaya yang Diterima dari Warga ke Balai Konservasi

Damkar Bekasi Serahkan Buaya yang Diterima dari Warga ke Balai Konservasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X