Kompas.com - 26/02/2021, 20:10 WIB
Drum minyak berisi ganja yang diamankan Unit 2 Satuan Narkotika Polres Jakarta Barat, Jumat (26/2/2021). Dokumentasi Humas Polres Jakarta BaratDrum minyak berisi ganja yang diamankan Unit 2 Satuan Narkotika Polres Jakarta Barat, Jumat (26/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengungkapkan modus penyelundupan narkotika yang diungkap oleh Unit 2 Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat, Jumat (26/2/2021).

"Dikamuflase, ganja ditempatkan ke dalam tiga buah drum besar," kata Ady ketika ditemui wartawan, Jumat.

Di atas ganja tersebut diletakkan tanah agar ganja tak terlihat.

"Lalu, bagian atas drum dilas, sehingga dari luar seolah-olah itu adalah drum minyak," ungkap Ady.

Namun, setelah dicek oleh anggotanya, terdapat 100 kilogram ganja di bawah tumpukan tanah tersebut.

Baca juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Depok, 100 Kilogram Ganja Diamankan

Barang tersebut segera diamankan oleh polisi.

Selain itu, diamankan juga pelaku penyelundupan tersebut.

"Kami menangkap dua orang. Yang pertama perannya sebagai kurir, yang kedua sebagai pemesan," jelas Ady.

Kurir tersebut diketahui berinisial PYP (25), sedangkan pemesan ganja berinisial DK (26).

Ady mengungkapkan bahwa anggotanya masih mengembangkan kasus ini.

"Sekarang tim sedang bergerak, kemungkinan akan mendapatkan lebih dari 100 kilogram ganja," jelas Ady.

Baca juga: Sembunyikan Sabu di Dalam Anus, Komplotan Pengedar Narkoba Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

Penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus-kasus yang telah diungkap Satuan Reserse Narkotika Polres Metro Jakarta Barat sebelumnya.

Ady menyatakan bahwa ganja dipasok dari Sumatera.

"Diindikasikan barang ini akan dipasarkan di wilayah Jawa-Bali," jelas Ady.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenalkan Anak pada Sejarah Islam di Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW

Mengenalkan Anak pada Sejarah Islam di Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW

Megapolitan
Nursyahbani Katjasungkana, Perempuan dalam Perjuangan Reformasi 1998

Nursyahbani Katjasungkana, Perempuan dalam Perjuangan Reformasi 1998

Megapolitan
Sedang Bermain di Dekat Rumah, Balita di Palmerah Diserang Monyet Liar

Sedang Bermain di Dekat Rumah, Balita di Palmerah Diserang Monyet Liar

Megapolitan
Jelang Larangan Mudik, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Pulo Gebang

Jelang Larangan Mudik, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Pulo Gebang

Megapolitan
Tongkat hingga Janggut Nabi Muhammad SAW Ditampilkan dalam Pameran Artefak di JIC

Tongkat hingga Janggut Nabi Muhammad SAW Ditampilkan dalam Pameran Artefak di JIC

Megapolitan
Belajar Sambil Berwisata Religi di Pameran Artefak Nabi Muhamamad SAW

Belajar Sambil Berwisata Religi di Pameran Artefak Nabi Muhamamad SAW

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Serius Terapkan Jam Malam di RT Zona Merah Covid-19

Pemprov DKI Diminta Serius Terapkan Jam Malam di RT Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Ketika Rizieq Shihab Marah dan Menunjuk-nunjuk Jaksa di Sidang Kasus Petamburan

Ketika Rizieq Shihab Marah dan Menunjuk-nunjuk Jaksa di Sidang Kasus Petamburan

Megapolitan
Kesabaran Siti Hajar di Balik Ratusan Ribu Angka Kasus Covid-19 Jakarta

Kesabaran Siti Hajar di Balik Ratusan Ribu Angka Kasus Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Syarat Naik Kereta Belum Diperketat Sesuai Aturan Addendum Satgas Covid-19

Syarat Naik Kereta Belum Diperketat Sesuai Aturan Addendum Satgas Covid-19

Megapolitan
UPDATE 23 April: RS Wisma Atlet Kemayoran Rawat 1.579 Orang

UPDATE 23 April: RS Wisma Atlet Kemayoran Rawat 1.579 Orang

Megapolitan
Rika Andiarti, Penerus Semangat Kartini yang Bergelut di Dunia Penerbangan dan Antariksa

Rika Andiarti, Penerus Semangat Kartini yang Bergelut di Dunia Penerbangan dan Antariksa

Megapolitan
Kasus Sekuriti Tusuk PSK di Apartemen Ciputat: Mulanya Pelaku Tak Mampu Bayar Jasa Kencan

Kasus Sekuriti Tusuk PSK di Apartemen Ciputat: Mulanya Pelaku Tak Mampu Bayar Jasa Kencan

Megapolitan
Pembacokan Pria di Kalideres Bermula dari Pertandingan Futsal

Pembacokan Pria di Kalideres Bermula dari Pertandingan Futsal

Megapolitan
Gelapkan Dana BOS Rp 7,8 Miliar, Mantan Kepsek SMKN 53 Jakarta Jadi Tersangka

Gelapkan Dana BOS Rp 7,8 Miliar, Mantan Kepsek SMKN 53 Jakarta Jadi Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X