Kompas.com - 01/03/2021, 11:30 WIB
Sebuah mobil berada di jalur sepeda permanen di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat pada Jumat (26/2/2021). Screenshot Instagram Koalisi Pejalan KakiSebuah mobil berada di jalur sepeda permanen di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat pada Jumat (26/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ruas jalan selebar kurang lebih dua meter di Sudirman-Thamrin yang didedikasikan oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai jalur sepeda ternyata tetap diserobot oleh kendaraan roda empat.

Hal ini terlihat dari unggahan Koalisi Pejalan Kaki di akun Instagram resminya pada Sabtu (27/2/2021), yang kemudian menjadi viral.

Di video tersebut, terlihat mobil Toyota hitam berjalan pelan di jalur sepeda yang sudah dibatasi dengan beton pembatas jalan.

Mobil itu terhenti karena ada sepeda berwarna biru yang tengah parkir. Pengemudi mobil lalu membunyikan klakson. 

“Ini kan jalur sepeda ya, Om?” kata seorang perempuan yang merekam video tersebut.

Di belakang mobil hitam itu terlihat ada mobil lain yang mengikuti.

Baca juga: Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Dipasangi Pembatas Beton, Pesepeda: Lebih Aman bagi Kami

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika dikonfirmasi oleh Kompas.com mengenai video berdurasi 22 detik itu, Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus, mengatakan video diambil pada Jumat (26/2/2021) di sekitar kawasan Gelora Bung Karno.

"Video itu dibuat sebagai bentuk protes karena mobil masuk ke jalur sepeda terproteksi," ujar Alfred, Minggu (28/2/2021) sore.

Menurutnya, kejadian tersebut direkam dan disebarluaskan oleh para pesepeda untuk mengedukasi pengguna jalan.

Alfred menyatakan, seharusnya kendaraan bermotor tidak masuk ke jalur sepeda permanen. Terlebih saat itu sedang dilakukan uji coba jalur sepeda permanen.

Menurut Alfred, mobil tersebut akhirnya mundur karena ada sepeda yang diparkirkan di depannya. Ia pun berharap, dengan adanya jalur sepeda maka pengguna jalan bisa saling berbagi ruang di jalan raya.

Baca juga: Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Terjatuh, Seorang Wanita Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi di Tebet

Diduga Terjatuh, Seorang Wanita Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi di Tebet

Megapolitan
Soal Aturan Makan 20 Menit, Anies: Makan Secukupnya, Jangan Nongkrong

Soal Aturan Makan 20 Menit, Anies: Makan Secukupnya, Jangan Nongkrong

Megapolitan
Pengusaha Jusuf Hamka Borong Makanan Pedagang Kecil untuk Dibagikan ke Pasien Covid-19 yang Isoman

Pengusaha Jusuf Hamka Borong Makanan Pedagang Kecil untuk Dibagikan ke Pasien Covid-19 yang Isoman

Megapolitan
Soroti BOR Covid-19 di Tangsel Tak Kunjung Turun, Mendagri: Masyarakat Sulit Dapat Tempat Perawatan

Soroti BOR Covid-19 di Tangsel Tak Kunjung Turun, Mendagri: Masyarakat Sulit Dapat Tempat Perawatan

Megapolitan
Polda Metro Periksa Satpol PP Gadungan yang Lakukan Rekrutmen Ilegal

Polda Metro Periksa Satpol PP Gadungan yang Lakukan Rekrutmen Ilegal

Megapolitan
Kapolda Metro: Jangan Manfaatkan Pandemi untuk Kejahatan, Kami Tindak Tegas

Kapolda Metro: Jangan Manfaatkan Pandemi untuk Kejahatan, Kami Tindak Tegas

Megapolitan
Pemkot Tangerang Refocusing APBD 10,1 Persen untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Tangerang Refocusing APBD 10,1 Persen untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Polisi Pajang Foto Penjahat Kemanusiaan Saat Pandemi Covid-19

Anies Minta Polisi Pajang Foto Penjahat Kemanusiaan Saat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 bagi Anak 12 Tahun ke Atas di Kota Bekasi Dimulai Agustus

Vaksinasi Covid-19 bagi Anak 12 Tahun ke Atas di Kota Bekasi Dimulai Agustus

Megapolitan
Dalam Seminggu, Komplotan Pembuat Surat Antigen Palsu di Depok Terbitkan 80 Surat

Dalam Seminggu, Komplotan Pembuat Surat Antigen Palsu di Depok Terbitkan 80 Surat

Megapolitan
Emak-emak di Ciracas Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 agar Bisa ke Pasar

Emak-emak di Ciracas Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 agar Bisa ke Pasar

Megapolitan
Pencetak Surat Antigen Palsu di Depok: Cuma Dapat Rp 50.000, Buat Kopi dan Rokok Sudah Habis

Pencetak Surat Antigen Palsu di Depok: Cuma Dapat Rp 50.000, Buat Kopi dan Rokok Sudah Habis

Megapolitan
Mendagri Minta Pemkot Tangerang Turunkan BOR RS Jadi 50 Persen, Kini Masih 73 Persen

Mendagri Minta Pemkot Tangerang Turunkan BOR RS Jadi 50 Persen, Kini Masih 73 Persen

Megapolitan
Perangi Kartel Krematorium, Jusuf Hamka: Sebangsa Setanah Air Wajib Kita Jaga

Perangi Kartel Krematorium, Jusuf Hamka: Sebangsa Setanah Air Wajib Kita Jaga

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa Usut Kasus Jerinx yang Diduga Ancam Adam Deni

Polisi Panggil Ahli Bahasa Usut Kasus Jerinx yang Diduga Ancam Adam Deni

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X