Kompas.com - 02/03/2021, 11:48 WIB
Kabel di gorong-gorong Jalan TB Simatupang tepatnya Gedung 18 Office Park, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan terbakar pada Senin (1/3/2021) sore.
Dok. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta SelatanKabel di gorong-gorong Jalan TB Simatupang tepatnya Gedung 18 Office Park, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan terbakar pada Senin (1/3/2021) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Asap tebal keluar dari sebuah gorong-gorong di Jalan TB Simatupang, tepatnya dekat Gedung 18 Office Park, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (1/3/2021) malam. Pijaran api juga tampak keluar dari gorong-gorong itu.

Api berasal dari kabel di gorong-gorong tersebut. Terbakarnya kabel di gorong-gorong itu juga membuat ledakan.

Komandan Pleton Grup A Sektor IX Pasar Minggu Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Ary Santoso mengatakan, pemadam kebakaran mendapatkan laporan sekitar pukul 17.30 WIB.

“Anggota kami sedang keliling lalu melihat asap dan pihak sekitar ada yang menelepon saya ada asap keluar dari gorong-gorong,” kata Ary, Senin malam.

Ary belum bisa memastikan jenis kabel yang terbakar di gorong-gorong di depan Gedung Nestle itu.

“Asap yang keluar itu imbas dari karet kabel yang terbakar. Yang jelas karet itu melapisi kabel,” ujar Ary.

Jalan sempat ditutup

Arus lalu lintas di Jalan TB Simatupang sempat ditutup karena peristiwa itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tadi jalan sempat ditutup, karena kami khawatir asap yang beracun itu terhirup (orang yang melintas),” kata Ary.

Ledakan gorong-gorong saat kebakaran terjadi terdengar sekitar tiga kali.

Pemadam api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan air dengan campuran bahan kimia untuk memadamkan api.

“Karena api, padam nyala, padam nyala, akhirnya kita kerahkan beberapa unit termasuk tim rescue,” tambah Ary.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelindo II Akan Berhentikan Pegawai yang Lakukan Pungli

Pelindo II Akan Berhentikan Pegawai yang Lakukan Pungli

Megapolitan
Kesulitan Kejar Target Vaksinasi, Pemkot Tangsel Minta Pusat Perbanyak Distribusi Vaksin Covid-19

Kesulitan Kejar Target Vaksinasi, Pemkot Tangsel Minta Pusat Perbanyak Distribusi Vaksin Covid-19

Megapolitan
Wapres Maruf Amin Minta Pemkot Tangerang Vaksinasi 15.000 Orang Per Hari

Wapres Maruf Amin Minta Pemkot Tangerang Vaksinasi 15.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, RS Islam Jakarta Butuh Tambahan 48 Nakes

Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, RS Islam Jakarta Butuh Tambahan 48 Nakes

Megapolitan
Ini Link Cek Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta

Ini Link Cek Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Dinkes DKI: Varian Baru Corona Ditemukan di Jakarta Lebih Menular dan Bergejala Berat

Dinkes DKI: Varian Baru Corona Ditemukan di Jakarta Lebih Menular dan Bergejala Berat

Megapolitan
3 Staf PTSP Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Cengkareng Timur Ditutup Sementara

3 Staf PTSP Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Cengkareng Timur Ditutup Sementara

Megapolitan
Jakarta Memasuki Fase Genting Covid-19, Lonjakan hingga Antrean Pasien Terjadi di Wisma Atlet

Jakarta Memasuki Fase Genting Covid-19, Lonjakan hingga Antrean Pasien Terjadi di Wisma Atlet

Megapolitan
Dinkes DKI: Pandemi Covid-19 di Jakarta Menuju Tren Mengkhawatirkan

Dinkes DKI: Pandemi Covid-19 di Jakarta Menuju Tren Mengkhawatirkan

Megapolitan
RS Islam Jakarta Terpaksa Tolak Pasien Baru Covid-19 karena Ruang Isolasi Penuh

RS Islam Jakarta Terpaksa Tolak Pasien Baru Covid-19 karena Ruang Isolasi Penuh

Megapolitan
Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD Kota Tangerang Penuh

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD Kota Tangerang Penuh

Megapolitan
Kasus Melonjak, RS di Depok Aktifkan Lagi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Kasus Melonjak, RS di Depok Aktifkan Lagi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Peserta Vaksinasi Covid-19 di Alam Sutera Membeludak, Wali Kota: Karena Ada Wapres

Peserta Vaksinasi Covid-19 di Alam Sutera Membeludak, Wali Kota: Karena Ada Wapres

Megapolitan
Satgas Depok Temukan 40 Kasus Positif Covid-19 'Klaster Libur Lebaran'

Satgas Depok Temukan 40 Kasus Positif Covid-19 "Klaster Libur Lebaran"

Megapolitan
Polisi: Keluarga Anji Ajukan Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba

Polisi: Keluarga Anji Ajukan Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X