Kompas.com - 05/03/2021, 12:25 WIB
Salah seorang penerima CoronaVac yang disuntik di Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Banten, pada Jumat (5/3/2021) siang. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALSalah seorang penerima CoronaVac yang disuntik di Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Banten, pada Jumat (5/3/2021) siang.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang menargetkan vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk pelayan publik di Kota Tangerang, Banten, rampung pada hari ini.

Target tersebut dinyatakan oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

"Berdasarkan data, hari ini tuntas 26.000 target (penerima vaksin)," kata Arief kepada awak media, Jumat (5/3/2021).

Vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kota Tangerang diketahui telah berlangsung sejak 25 Februari 2021.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 yang Bikin Tenang Pengemudi Transportasi Umum di Kota Tangerang...

Sasaran penerima vaksin pada tahap kedua adalah petugas TNI-Polri, pegawai BUMN dan ASN, pegawai perbankan, pedagang, serta pengemudi transportasi umum.

"Penyuntikan hari ini dibagi di tiga titik, ada di Kodim 0506, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, dan MUI Kota Tangerang," ujar dia.

Walau menargetkan hal tersebut, Arief menyatakan bahwa penyuntikan vaksin akan tetap dilaksanakan besok bila masih ada calon penerima yang belum disuntik.

Sebab, lanjut Arief, ada beberapa calon penerima yang berhalangan hadir ketika waktunya mereka disuntik vaksin.

"Pengalaman yang sudah-sudah, di Gor (Kota Tangerang) itu ada beberapa yang enggak hadir. Penyuntikan untuk pengemudi transportasi juga hanya sebagian," papar dia.

Baca juga: Jokowi Gaungkan Benci Produk Luar Negeri, Wali Kota Tangerang: Sikapi dengan Bijak

"Makanya kalau nanti sudah diundang, tapi masih tersisa, dilanjutkan lagi besok," imbuh Arief.

Politikus Demokrat itu menambahkan, beberapa pelayan publik yang telah disuntik vaksin CoronaVac adalah guru, dosen, pengemudi transportasi umum, pegawai lapas dan imigrasi, serta wartawan.

Lalu, petugas TNI-Polri, pegawai BUMN dan ASN, dan lainnya.

Arief berharap pemerintah pusat mampu menyediakan tambahan dosis vaksin Covid-19 di Kota Tangerang.

"Supaya masyarakat ini bisa lebih optimal dalam melakukan pencegahan Covid-19 di Kota Tangerang," harap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pak Ogah di Tambora

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pak Ogah di Tambora

Megapolitan
Minta WN India yang Positif Covid-19 Dikarantina, Anggota DPRD DKI: Jika Tidak, Kita Akan Kebobolan

Minta WN India yang Positif Covid-19 Dikarantina, Anggota DPRD DKI: Jika Tidak, Kita Akan Kebobolan

Megapolitan
Mengenalkan Anak pada Sejarah Islam di Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW

Mengenalkan Anak pada Sejarah Islam di Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW

Megapolitan
Nursyahbani Katjasungkana, Perempuan dalam Perjuangan Reformasi 1998

Nursyahbani Katjasungkana, Perempuan dalam Perjuangan Reformasi 1998

Megapolitan
Sedang Bermain di Dekat Rumah, Balita di Palmerah Diserang Monyet Liar

Sedang Bermain di Dekat Rumah, Balita di Palmerah Diserang Monyet Liar

Megapolitan
Jelang Larangan Mudik, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Pulo Gebang

Jelang Larangan Mudik, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Pulo Gebang

Megapolitan
Tongkat hingga Janggut Nabi Muhammad SAW Ditampilkan dalam Pameran Artefak di JIC

Tongkat hingga Janggut Nabi Muhammad SAW Ditampilkan dalam Pameran Artefak di JIC

Megapolitan
Belajar Sambil Berwisata Religi di Pameran Artefak Nabi Muhamamad SAW

Belajar Sambil Berwisata Religi di Pameran Artefak Nabi Muhamamad SAW

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Serius Terapkan Jam Malam di RT Zona Merah Covid-19

Pemprov DKI Diminta Serius Terapkan Jam Malam di RT Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Ketika Rizieq Shihab Marah dan Menunjuk-nunjuk Jaksa di Sidang Kasus Petamburan

Ketika Rizieq Shihab Marah dan Menunjuk-nunjuk Jaksa di Sidang Kasus Petamburan

Megapolitan
Kesabaran Siti Hajar di Balik Ratusan Ribu Angka Kasus Covid-19 Jakarta

Kesabaran Siti Hajar di Balik Ratusan Ribu Angka Kasus Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Syarat Naik Kereta Belum Diperketat Sesuai Aturan Addendum Satgas Covid-19

Syarat Naik Kereta Belum Diperketat Sesuai Aturan Addendum Satgas Covid-19

Megapolitan
UPDATE 23 April: RS Wisma Atlet Kemayoran Rawat 1.579 Orang

UPDATE 23 April: RS Wisma Atlet Kemayoran Rawat 1.579 Orang

Megapolitan
Rika Andiarti, Penerus Semangat Kartini yang Bergelut di Dunia Penerbangan dan Antariksa

Rika Andiarti, Penerus Semangat Kartini yang Bergelut di Dunia Penerbangan dan Antariksa

Megapolitan
Kasus Sekuriti Tusuk PSK di Apartemen Ciputat: Mulanya Pelaku Tak Mampu Bayar Jasa Kencan

Kasus Sekuriti Tusuk PSK di Apartemen Ciputat: Mulanya Pelaku Tak Mampu Bayar Jasa Kencan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X