Kompas.com - 08/03/2021, 05:03 WIB
Sesosok mayat pria bernama Fifin Mudjianto (39) ditemukan di Jalan BDN 1 RT 002 RW 011 Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan pada Minggu (7/3/2021) malam. Dok. Polsek CilandakSesosok mayat pria bernama Fifin Mudjianto (39) ditemukan di Jalan BDN 1 RT 002 RW 011 Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan pada Minggu (7/3/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sesosok mayat pria bernama Fifin Mudjianto (39) ditemukan dalam keadaan mulut berbusa di Jalan BDN 1 RT 002 RW 011 Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan pada Minggu (7/3/2021) malam.

Kapolsek Cilandak, Kompol Iskandarsyah mengatakan, penemuan mayat tersebut dilaporkan ke polisi oleh warga setempat sekitar pukul 18.45 WIB.

Awalnya saksi mata bernama Asmawih (29) makan sepotong roti bersama Fifin, tetapi tak dihabiskan.

“Kemudian korban tidak menghabiskan rotinya dan sisanya diberikan ke seekor kucing lalu korban rebahan di tempat duduk di samping warung milik Asnam,” kata Iskandar saat dikonfirmasi, Minggu malam.

Asmawih kemudian mendengar Fifin mendengkur agak berbeda dari biasanya. Kemudian, Asmawih memanggil Asnam (54) karena curiga setelah melihat kondisi Fifin.

“Sesudah Asnam datang, mereka kemudian mencoba membangunkan korban. Namun korban tidak dapat dibangunkan hingga diduga sudah tidak bernyawa,” tambah Iskandarsyah.

Kemudian, Asmawih bersama Asnam melaporkan peristiwa itu ke Ketua RT 002/RW 011, Jamaludin Pranata.

Sekitar pukul 19.00 WIB, anggota Polsek Cilandak melakukan pengecekan penemuan mayat.

“Hasil dari olah TKP, dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan baik tanda-tanda keracunan makanan,” ujar Iskandar.

Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Kolam Renang Atlantis Ancol yang Viral Karena Airnya Keruh

Menengok Kolam Renang Atlantis Ancol yang Viral Karena Airnya Keruh

Megapolitan
Kenangan soal Keinginan Tien Soeharto di Balik Megahnya Masjid At-Tin TMII

Kenangan soal Keinginan Tien Soeharto di Balik Megahnya Masjid At-Tin TMII

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 17 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 17 April 2020

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Valentino Simanjuntak dan Pentingnya Komentator Sepak Bola bagi Oki Kurnia yang Tunanetra

Valentino Simanjuntak dan Pentingnya Komentator Sepak Bola bagi Oki Kurnia yang Tunanetra

Megapolitan
Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Megapolitan
2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

Megapolitan
Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Megapolitan
Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Megapolitan
Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Megapolitan
[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Megapolitan
Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X