Polisi Selidiki Kematian Pria yang Ditemukan Telungkup di Kali Sura Ciracas, Korban Diotopsi

Kompas.com - 08/03/2021, 14:45 WIB
Polisi tengah menyelidiki jenazah laki-laki yang ditemukan dalam keadaan telungkup di Kali Sura, Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. Dok. Kelurahan RambutanPolisi tengah menyelidiki jenazah laki-laki yang ditemukan dalam keadaan telungkup di Kali Sura, Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi tengah menyelidiki kematian laki-laki yang jenazahnya ditemukan dalam keadaan telungkup di Kali Sura, Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.

"Perkaranya masih proses penyelidikan. Saat ini masih menunggu hasil otopsi di RS Polri," kata Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono melalui pesan singkat, Senin (8/3/2021) siang.

Jupriono mengatakan, sejauh ini belum ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah.

"Untuk sementara belum ada (tanda-tanda kekerasan), nanti dikabari lagi ya," tutur dia.

Jupriono menduga, korban telah berada di air selama dua hari lantaran kondisinya membengkak.

Baca juga: Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Telungkup di Kali Sura Ciracas

Sebelumnya, jenazah laki-laki tanpa identitas itu ditemukan mengambang di Kali Sura, Minggu sore kemarin.

Lurah Rambutan Ikhwan Muhammad Ali mengatakan, jenazah tersebut ditemukan oleh warga RT 015 RW 003 di Jalan Delima Raya pada pukul 16.00 WIB.

"Ciri-cirinya bertinggi 160 sentimeter, kepala botak. Laki-laki, usia lebih kurang 50 tahun. Kondisi sudah membusuk," ujar Ikhwan saat dikonfirmasi, Minggu malam.

Baca juga: Ini Ciri-ciri Jenazah Pria yang Ditemukan di Kali Sura Ciracas

Saat ditemukan, jenazah mengenakan kaus putih dan celana pendek cokelat.

"Seorang warga pertama kali melihat jenazah tersebut di Jalan Asem, Kelurahan Ciracas," kata Ikhwan.

Warga berupaya mengangkat jenazah tersebut, tetapi belum berhasil.

"Kemudian berhasil dievakuasi warga RT 015 Kelurahan Rambutan dan diletakan di trase kali," ujar Ikhwan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 22 April: Ada 1.266 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.045 Pasien Dirawat

UPDATE 22 April: Ada 1.266 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.045 Pasien Dirawat

Megapolitan
Jenazah Radhar Panca Dahana Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Jenazah Radhar Panca Dahana Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Megapolitan
Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung

Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung

Megapolitan
UPDATE 22 April: Ada 615 Pasien Covid-19 di Tangsel

UPDATE 22 April: Ada 615 Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Obituari Radhar Panca Dahana: Berjuang untuk Seni dan Budaya Indonesia hingga Napas Terakhir

Obituari Radhar Panca Dahana: Berjuang untuk Seni dan Budaya Indonesia hingga Napas Terakhir

Megapolitan
Radhar Panca Dahana Bertahun-tahun Berjuang Lawan Gagal Ginjal, Seminggu 3 Kali Cuci Darah

Radhar Panca Dahana Bertahun-tahun Berjuang Lawan Gagal Ginjal, Seminggu 3 Kali Cuci Darah

Megapolitan
Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia

Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia

Megapolitan
Dimulai 2019, Penanaman 200.000 Pohon di Jakarta Ditargetkan Terpenuhi pada 2022

Dimulai 2019, Penanaman 200.000 Pohon di Jakarta Ditargetkan Terpenuhi pada 2022

Megapolitan
Saat Rizieq Shihab 'Ngamuk': Kesal karena Sidang Online, Cap Bima Arya Pembohong, Bentak Jaksa dan Satpol PP

Saat Rizieq Shihab "Ngamuk": Kesal karena Sidang Online, Cap Bima Arya Pembohong, Bentak Jaksa dan Satpol PP

Megapolitan
Tumpukan Ban Bekas di Kampung Boncos Terbakar, Api Merambat ke Rumah Warga

Tumpukan Ban Bekas di Kampung Boncos Terbakar, Api Merambat ke Rumah Warga

Megapolitan
Ini Kronologi Kasus Pencurian Motor di Joglo yang Pelakunya Terekam CCTV

Ini Kronologi Kasus Pencurian Motor di Joglo yang Pelakunya Terekam CCTV

Megapolitan
Kak Seto: Walau yang Perkosa dan Jual Remaja di Bekasi Anak Anggota DPRD, Polisi Harus Tegas

Kak Seto: Walau yang Perkosa dan Jual Remaja di Bekasi Anak Anggota DPRD, Polisi Harus Tegas

Megapolitan
Salah Gunakan Dana BOS dan BOP, Mantan Kepala SMKN 53 Ditetapkan Jadi Tersangka

Salah Gunakan Dana BOS dan BOP, Mantan Kepala SMKN 53 Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Pingsan Setelah Ditonjok Sopir Lain, Pengemudi Taksi Tabrak Gerbang Mapolres Jakbar

Pingsan Setelah Ditonjok Sopir Lain, Pengemudi Taksi Tabrak Gerbang Mapolres Jakbar

Megapolitan
Praktik Prostitusi Online Anak di Penginapan Tebet, Warga: Enggak Terpikir Jadi Tempat Open BO

Praktik Prostitusi Online Anak di Penginapan Tebet, Warga: Enggak Terpikir Jadi Tempat Open BO

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X