30 PKL yang Jualan di Trotoar Tanah Abang Ditertibkan, Gerobak Dagangan Diangkut Satpol PP

Kompas.com - 08/03/2021, 14:38 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (8/3/2021). Sebanyak 30 PKL ditindak oleh petugas. Dok Satpol PPSatuan Polisi Pamong Praja menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (8/3/2021). Sebanyak 30 PKL ditindak oleh petugas.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja merazia sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (8/3/2021).

Sebanyak 30 PKL ditindak oleh petugas.

Kepala Satpol PP Kecamatan Tanah Abang Budi Salamun mengatakan, penertiban ini dilakukan di tujuh lokasi.

Petugas menyusuri kawasan yang biasa dijadikan lapak jualan oleh PKL, mulai dari Jalan Jati Baru 1 dan 2, Halte Transjakarta Stasiun Pasar Tanah Abang, jembatan penyeberangan multiguna (JPM), tikungan Blok G, wilayah Blok A dan B, serta Masjid Al Makmur.

"Tadi kami sisir tujuh lokasi tersebut. Kami dapati 30 PKL. Mereka gelar dagangan di (jalur) pedestrian sehingga kami tertibkan," ucap Budi Salamun saat dihubungi, Senin.

Baca juga: Lemahnya Verifikasi Data Peserta Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang...

Budi mengatakan, hasil sitaan yang dijaring dari 30 PKL dibawa ke gudang di Cakung, Jakarta Timur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Puluhan petugas Satpol PP dan sejumlah truk diterjunkan dalam operasi ini.

"Kami angkut seperti gerobak, terpal, bangku, dimasukan ke dalam truk," ujar Budi.

Budi menegaskan, kegiatan penertiban ini akan dilakukan secara rutin guna mencegah pedagang menggelar dagangannya di atas jalur pedestrian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 2, Regulasi PTM di Jakarta Barat Tidak Berubah

PPKM Level 2, Regulasi PTM di Jakarta Barat Tidak Berubah

Megapolitan
Massa Reuni 212 Bakal Kumpul di Patung Kuda, Ini Respons Wagub DKI

Massa Reuni 212 Bakal Kumpul di Patung Kuda, Ini Respons Wagub DKI

Megapolitan
Selidiki Tewasnya Anggota FBR Joglo, Polisi: Pemeriksaan Saksi Tanpa Bawa Nama Ormas

Selidiki Tewasnya Anggota FBR Joglo, Polisi: Pemeriksaan Saksi Tanpa Bawa Nama Ormas

Megapolitan
Warga Akan Patungan jika Pemkot Tak Segera Ganti Tutup Gorong-gorong di Margonda yang Hilang

Warga Akan Patungan jika Pemkot Tak Segera Ganti Tutup Gorong-gorong di Margonda yang Hilang

Megapolitan
Harga Minyak Goreng di Jakut Tembus Rp 22.000 per Liter, Pedagang: Naik Terus Tiap Minggu

Harga Minyak Goreng di Jakut Tembus Rp 22.000 per Liter, Pedagang: Naik Terus Tiap Minggu

Megapolitan
UPDATE: Tambah 70 Kasus di Jakarta, 462 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 70 Kasus di Jakarta, 462 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Respons Sahroni Diminta Mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta

Respons Sahroni Diminta Mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta

Megapolitan
Besi Penutup Gorong-gorong di Margonda Dicuri, 2 Minggu Belum Diperbaiki

Besi Penutup Gorong-gorong di Margonda Dicuri, 2 Minggu Belum Diperbaiki

Megapolitan
2,5 Juta Warga Jakarta Belum Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

2,5 Juta Warga Jakarta Belum Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
BEM UI Pecat Seorang Pengurusnya Terkait Kekerasan Seksual

BEM UI Pecat Seorang Pengurusnya Terkait Kekerasan Seksual

Megapolitan
Kota Bogor Turun ke PPKM Level 2, Kemungkinan karena Klaster PTM Terbatas

Kota Bogor Turun ke PPKM Level 2, Kemungkinan karena Klaster PTM Terbatas

Megapolitan
RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Mulai Ramai Kunjungi Jakarta, Paling Banyak dari China

Wisatawan Mancanegara Mulai Ramai Kunjungi Jakarta, Paling Banyak dari China

Megapolitan
Dua Bulan PTM Terbatas, 22 Murid dan 16 Tenaga Pendidik di Tangsel Positif Covid-19

Dua Bulan PTM Terbatas, 22 Murid dan 16 Tenaga Pendidik di Tangsel Positif Covid-19

Megapolitan
1.244 Warga Depok Idap HIV/AIDS, Paling Banyak di Pancoran Mas

1.244 Warga Depok Idap HIV/AIDS, Paling Banyak di Pancoran Mas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.