Kompas.com - 01/04/2021, 10:44 WIB
Polresta Bandara Soekarno-Hatta saat melakukan pengecekkan acak terhadap pengendara kendaraan bermotor yang masuk atau keluar area Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Rabu (31/3/2021) malam. (istimewa/Dokumentasi Polresta Bandara Soekarno-Hatta)Polresta Bandara Soekarno-Hatta saat melakukan pengecekkan acak terhadap pengendara kendaraan bermotor yang masuk atau keluar area Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Rabu (31/3/2021) malam.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Polresta Bandara Soekarno-Hatta meningkatkan keamanan dan pengawasan di Bandara Soekarno-Hatta setelah adanya serangan terduga teroris di Mabes Polri, Jakarta.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Adi Ferdian menyatakan, pihaknya juga meningkatkan keamanan dan pengawasan di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta.

"Dua lokasi yang mendapatkan pengamanan yang diperketat di Bandara Soekarno-Hatta setelah serangkaian aksi teror," ungkap Adi melalui pesan singkat, Kamis (1/4/2021).

Untuk pengamanan di Mapolresta Bandara, Adi mengaku personel kepolisian yang melakukan penjagaan diwajibkan mengenakan body vest dan membawa metal detector.

Baca juga: Polisi Jaga Ketat 60 Gereja di Tangsel yang Gelar Ibadah Saat Paskah, Tim Jihandak Dikerahkan

Kata Adi, metal detector tersebut digunakan untuk memeriksa seluruh pengunjung yang masuk atau keluar dari kantor mereka.

"Personel penjagaan menggunakan body vest dan menggunakan metal detector," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, seluruh barang milik pengunjung Mapolresta Bandara juga bakal digeledah.

Berkait peningkatan keamanan dan pengawasan di Bandara Soekaeno-Hatta, sambung Adi, pihaknya mengecek sejumlah pengendara kendaraan bermotor yang keluar atau masuk bandara secara acak.

Baca juga: Mabes Polri Diserang, Polres Jakbar Monitor Wilayah Rawan Teror

Pengecekan acak itu dilakukan di area kedatangan dan keberangkatan di Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

"Random check di Terminal 2 dan 3. Bukan cuma area kedatangan, area keberangkatan juga. Baik (area penerbangan) domestik maupun internasional," papar Adi.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.