Kompas.com - 01/04/2021, 16:03 WIB
Kondisi rumah pelaku teror Mabes Polri, Zakiah Aini, di RT 03/10 Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur. Foto diambil pada Kamis (1/4/2021) siang. KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADKondisi rumah pelaku teror Mabes Polri, Zakiah Aini, di RT 03/10 Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur. Foto diambil pada Kamis (1/4/2021) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi meminta warga agar tidak mengucilkan keluarga Zakiah Aini (25), pelaku teror di Mabes Polri.

"Ya, enggak boleh (dikucilkan). Melihatnya harus secara utuh bahwa ini tidak semuanya (dari) keluarga dan punya perilaku yang sama," kata Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono, lewat rekaman yang diterima Kompas.com, Kamis (1/4/2021).

Jupriono juga meminta warga untuk tetap tenang.

Baca juga: Sebelum Berangkat dan Serang Mabes Polri, Zakiah Aini Pamit ke Orangtuanya

"Untuk warga tetap tenang, kejadiannya sudah ditangani. Tidak perlu resah," tutur Jupriono.

Selaku Kapolsek, tugas Jupriono adalah mengayomi warganya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terlepas masalahnya, itu dalam proses penyelidikan dan penyidikan Polda. Saya selaku Kapolsek (menyatakan) ini warga kita, kami berempati. Kemudian kita tunjukan bahwa kita ini tidak melihat kejadiannya, tetapi kepedulian bahwa ini warga kita," ucap Jupriono.

"Kami polisi tetap bertanggungjawab untuk melindungi dan mengayomi warganya," imbuh dia.

Baca juga: Profil Zakiah Aini, Pelaku Penyerangan Mabes Polri yang Dukung ISIS

Zakiah melakukan aksi penyerangan Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (31/3/2021) sore.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Zakiah adalah pelaku penyerangan tunggal, atau dikenal dengan istilah lone wolf. Ia secara terang-terangan mendukung organisasi teror ISIS.

"Yang bersangkutan ini adalah tersangka atau pelaku lone wolf beridiologi ISIS. Terbukti dari posting-annya di sosial media," ujar Listyo saat jumpa pers di Mabes Polri Rabu malam.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan, Zakiah membuat akun Instagram beberapa jam sebelum beraksi.

Pada akun tersebut, ia mengunggah foto bendera ISIS dan keterangan tulisan terkait jihad ISIS.

Pantauan Kompas.com pada Kamis siang, garis polisi di rumah Zakiah, di RT 003/010 Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, sudah dilepas. Pintu masih tertutup rapat.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi: Ada Dugaan Pungli

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi: Ada Dugaan Pungli

Megapolitan
Rutan Salemba Gelar Pelatihan Penanganan Kebakaran untuk Pegawai

Rutan Salemba Gelar Pelatihan Penanganan Kebakaran untuk Pegawai

Megapolitan
Masyarakat Diminta Waspada Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Masyarakat Diminta Waspada Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Nelayan Pelabuhan Muara Angke Disuntik Vaksin Covid-19 di Atas Kapal

Nelayan Pelabuhan Muara Angke Disuntik Vaksin Covid-19 di Atas Kapal

Megapolitan
PKL hingga Pemilik Warung di Jabodetabek Bisa Dapat Bantuan Rp 1,2 Juta, Ini Syaratnya

PKL hingga Pemilik Warung di Jabodetabek Bisa Dapat Bantuan Rp 1,2 Juta, Ini Syaratnya

Megapolitan
Bocah Perempuan Dilaporkan Jadi Korban Pelecehan Seksual di Sekitar Rumahnya di Duren Sawit

Bocah Perempuan Dilaporkan Jadi Korban Pelecehan Seksual di Sekitar Rumahnya di Duren Sawit

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Tingkat Pengangguran Terbuka di Jakarta Barat Naik Dua Kali Lipat

Pandemi Covid-19, Tingkat Pengangguran Terbuka di Jakarta Barat Naik Dua Kali Lipat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Depok Sudah Capai 60 Persen Dosis Pertama

Vaksinasi Covid-19 di Depok Sudah Capai 60 Persen Dosis Pertama

Megapolitan
Ini Alasan Luhut Laporkan Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Terkait Pencemaran Nama Baik

Ini Alasan Luhut Laporkan Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Terkait Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
100 Perempuan dan Anak Jadi Korban Kekerasan di Kota Tangerang pada Januari-September 2021

100 Perempuan dan Anak Jadi Korban Kekerasan di Kota Tangerang pada Januari-September 2021

Megapolitan
Pendapatan UMKM di Jakarta Barat Saat Pandemi Lebih Stabil Dibanding Pelaku Usaha Lain

Pendapatan UMKM di Jakarta Barat Saat Pandemi Lebih Stabil Dibanding Pelaku Usaha Lain

Megapolitan
Luhut B Pandjaitan Gugat Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Rp 100 Miliar Terkait Tudingan 'Bermain' di Tambang di Papua

Luhut B Pandjaitan Gugat Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Rp 100 Miliar Terkait Tudingan "Bermain" di Tambang di Papua

Megapolitan
Polisi Bubarkan Demo Pendukung Interpelasi Formula E di Depan Gedung DPRD DKI

Polisi Bubarkan Demo Pendukung Interpelasi Formula E di Depan Gedung DPRD DKI

Megapolitan
Gudang Tinta di Semanan Terbakar

Gudang Tinta di Semanan Terbakar

Megapolitan
Dituding Ingin Mengkriminalisasi Hariz Azhar dan Fatia, Luhut Binsar: Tak Ada Waktu Mikir ke Sana

Dituding Ingin Mengkriminalisasi Hariz Azhar dan Fatia, Luhut Binsar: Tak Ada Waktu Mikir ke Sana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.