Kompas.com - 07/04/2021, 15:25 WIB
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu guru Sekolah Dasar Kenari 08, Tuti Solihati, merasa gembira karena akhirnya bisa kembali mengajar tatap muka dan bertemu langsung dengan siswa-siswi di sekolahnya.

"Memang sudah kangen banget sama murid-murid, senang banget akhirnya bisa mengajar lagi langsung di kelas," kata Tuti ditemui usai pembelajaran tatap muka di SD Kenari 08, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Tuti mengakui, pembelajaran daring yang diterapkan selama pandemi Covid-19 kurang efektif. Sebagai wali kelas, Tuti merasa kesulitan untuk memantau perkembangan murid-muridnya.

Baca juga: Bangganya Samukin Sang Kepala Sekolah Saat SDN Pondok Kelapa 05 Pagi Jadi Percontohan Belajar Tatap Muka

"Jujur, memang lebih efektif tatap muka. Jadi kita sebagai guru bisa mengetahui langsung karakter siswa, kemampuan siswa, bisa membimbing langsung kalau memang siswa kurang paham," ujarnya.

Tuti mengakui masih ada kekhawatiran terkait pandemi covid-19 yang masih berlangsung. Namun, ia meyakini tak akan terjadi penularan selama protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

Ia pun menilai di hari pertama pembelajaran tatap muka ini, protokol kesehatan sudah sangat ketat diterapkan.

Baca juga: Siswa SD Dilarang Membawa Bekal Makanan Selama Sekolah Tatap Muka

"Yang jelas harus protokol kesehatan," ujarnya.

Kepala Sekolah SDN Kenari 08 Hardi Priyono juga senang melihat sekolahnya kembali diramaikan oleh kehadiran para siswa. Ia berharap kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolahnya ini bisa terus berlangsung tertib dan menjadi contoh bagi sekolah lain.

"Dan nantinya pemerintah mengijinkan semua sekolah untuk buka sekolah, sehubungan para siswa sudah sangat merindukan belajar tatap muka secara normal," kata Hardi.

Total ada 82 siswa dari kelas 4 a, b dan c yang mengikuti pembelajaran tatap muka di SD Kenari 08 hari ini. Tiap kelas dibagi dalam dua shift.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Pemalakan Sopir Truk, Polisi Pantau Sejumlah Titik Rawan di Penjaringan

Marak Pemalakan Sopir Truk, Polisi Pantau Sejumlah Titik Rawan di Penjaringan

Megapolitan
Realitas Kampung Bahari, Polisi Diusir Dengan Petasan Hingga 'Nyabu' Tak Kenal Usia

Realitas Kampung Bahari, Polisi Diusir Dengan Petasan Hingga "Nyabu" Tak Kenal Usia

Megapolitan
Alun-alun Kota Depok dan Taman Jatijajar Direkomendasikan Raih Anugerah Ruang Bermain Ramah Anak

Alun-alun Kota Depok dan Taman Jatijajar Direkomendasikan Raih Anugerah Ruang Bermain Ramah Anak

Megapolitan
Pemkot Depok Anggarkan Perbaikan 2.211 Rumah pada 2023, Ini Kriterianya

Pemkot Depok Anggarkan Perbaikan 2.211 Rumah pada 2023, Ini Kriterianya

Megapolitan
Pelaku Pemalakan Sopir Truk di Penjaringan Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Pelaku Pemalakan Sopir Truk di Penjaringan Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Megapolitan
Rutin Hadir Sejak 2016, Peserta Reuni 212: Bohong Kalau Dibilang Kami Dikasih Duit!

Rutin Hadir Sejak 2016, Peserta Reuni 212: Bohong Kalau Dibilang Kami Dikasih Duit!

Megapolitan
Jumlah Pengunjung Ancol Diklaim Naik 2 Kali Lipat Lebih Dibandingkan Tahun Lalu

Jumlah Pengunjung Ancol Diklaim Naik 2 Kali Lipat Lebih Dibandingkan Tahun Lalu

Megapolitan
'Samping Rel', Lokasi Langganan Isap Sabu di Kampung Bahari

"Samping Rel", Lokasi Langganan Isap Sabu di Kampung Bahari

Megapolitan
Pemuda Mabuk Ditemukan Tertidur Lelap di Motor yang Parkir di Atas Flyover Jatiuwung

Pemuda Mabuk Ditemukan Tertidur Lelap di Motor yang Parkir di Atas Flyover Jatiuwung

Megapolitan
Polisi Tangkap 20 Pelajar yang Kedapatan Hendak Tawuran di Pulogadung

Polisi Tangkap 20 Pelajar yang Kedapatan Hendak Tawuran di Pulogadung

Megapolitan
Polisi Sebut Lansia yang Pukul Imam Masjid di Bekasi Sedang Rawat Jalan karena Gangguan Saraf

Polisi Sebut Lansia yang Pukul Imam Masjid di Bekasi Sedang Rawat Jalan karena Gangguan Saraf

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Perkirakan Posisi Sekda Definitif Berasal dari Luar Pemprov

Ketua DPRD DKI Perkirakan Posisi Sekda Definitif Berasal dari Luar Pemprov

Megapolitan
Ferry Mursyidan Baldan Meninggal, Ketua RT: Katanya Ada Diabetes, tapi Masih Bugar

Ferry Mursyidan Baldan Meninggal, Ketua RT: Katanya Ada Diabetes, tapi Masih Bugar

Megapolitan
Tak Jadi Besok, Jenazah Ferry Mursyidan Baldan Dimakamkan Malam Ini di TPU Karet Bivak

Tak Jadi Besok, Jenazah Ferry Mursyidan Baldan Dimakamkan Malam Ini di TPU Karet Bivak

Megapolitan
Kasus Penganiayaan Imam Masjid oleh Jemaahnya di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Penganiayaan Imam Masjid oleh Jemaahnya di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.