Kematian Lansia akibat Covid-19 Capai 75 Persen, Pemkot Tangerang Gencarkan Vaksinasi Saat Ramadhan

Kompas.com - 09/04/2021, 20:03 WIB
TPU Tegal Alur pada Selasa (2/3/2021). Kompas.com/Sonya Teresa TPU Tegal Alur pada Selasa (2/3/2021).

TANGERANG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang hendak menggencarkan vaksinasi Covid-19 untuk warga lanjut usia (lansia) di Kota Tangerang.

Kepala Dinkes Kota Tangerang Liza Puspadewi menyatakan, pihaknya menggencarkan vaksinasi lansia lantaran kematian akibat Covid-19 di Kota Tangerang terbanyak dari pasien berumur 60-69 tahun yang tergolong lansia.

Berdasarkan data per 4 April 2021, lanjut Liza, angka kematian lansia akibat virus asal China itu mencapai 75 persen.

"Makanya, vaksinasi lansia cukup kami prioritaskan. Jika dalam waktu dekat Pemkot Tangerang dapat jatah vaksin lagi, kami prioritaskan untuk kategori lansia," ungkap Liza saat dikonfirmasi, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Kota Tangerang Diselenggarakan Siang Hari Selama Ramadhan

"Terlebih, momen lebaran orangtua menjadi tempat pulang para anak-anaknya. Hal inilah yang kami jaga dan antisipasi," sambung dia.

Liza menargetkan, sebanyak 45.000 lansia tersebut bakal menerima vaksin Covid-19 dosis kedua tepat pada bulan Ramadhan mendatang.

Dia menambahkan, puluhan lansia yang akan merima penyuntikan kedua itu termasuk dari keseluruhan lansia yang ada di Kota Tangerang, yakni sejumlah 117.010 orang.

Liza menambahkan, hingga saat ini vaksinasi di Kota Tangerang sudah disuntikan kepada 13.000 tenaga kesehatan.

Baca juga: Tugu Pamulang Dicibir Mirip Toren Air, Pemkot Tangsel Ingin Revitalisasi, tapi...

"Sudah diberikan juga ke 45.000 pelayan publik, dan sekarang sedang proses penyelesaian 45.000 sasaran lansia," papar dia.

Dia turut menyatakan, angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tangerang menurun hingga sekitar 20 kasus setiap harinya bila dibandingkan pada awal bulan Januari 2021.

Sementara okupansi ketersediaan kasur (BOR) khusus pasien positif Covid-19, tercatat saat ini berada di angka 42 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus dari Klaster Mudik Lebaran

Jakarta Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus dari Klaster Mudik Lebaran

Megapolitan
Sepanjang 2021, Anies dan Riza Patria Sudah 4 Kali Beda Pandangan

Sepanjang 2021, Anies dan Riza Patria Sudah 4 Kali Beda Pandangan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Fakta dan Kronologi Maling Sadis di Bekasi | Syarat Perjalanan Keluar-Masuk Jakarta 18-24 Mei 2021

[POPULER JABODETABEK] Fakta dan Kronologi Maling Sadis di Bekasi | Syarat Perjalanan Keluar-Masuk Jakarta 18-24 Mei 2021

Megapolitan
Anies: Pemprov DKI Tidak Pernah Melarang Warga Masuk Jakarta

Anies: Pemprov DKI Tidak Pernah Melarang Warga Masuk Jakarta

Megapolitan
UPDATE: Tambah 11 Kasus di Kabupaten Bekasi, 214 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 11 Kasus di Kabupaten Bekasi, 214 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 81 Kasus di Depok, 1.011 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 81 Kasus di Depok, 1.011 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Anies Kembali Perpanjangan PPKM hingga 31 Mei

Anies Kembali Perpanjangan PPKM hingga 31 Mei

Megapolitan
Ada 9.291 Pergerakan Penumpang di Soekarno-Hatta pada Hari Terakhir Larangan Mudik

Ada 9.291 Pergerakan Penumpang di Soekarno-Hatta pada Hari Terakhir Larangan Mudik

Megapolitan
Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Megapolitan
Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Megapolitan
Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Megapolitan
Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Megapolitan
5 Terdakwa Kasus Kerumunan Petamburan Dituntut Penjara Selama 1 Tahun 6 Bulan

5 Terdakwa Kasus Kerumunan Petamburan Dituntut Penjara Selama 1 Tahun 6 Bulan

Megapolitan
Banjir di 6 RT di Pondok Pinang Sudah Surut Senin Sore

Banjir di 6 RT di Pondok Pinang Sudah Surut Senin Sore

Megapolitan
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut Penjara Selama 2 Tahun

Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut Penjara Selama 2 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X