Minta Warga Tak Nekat Mudik Lebaran, Wagub DKI: Sayangi Orangtua di Kampung

Kompas.com - 16/04/2021, 16:53 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di acara Konwil PBNU DKI Jakarta Hotel Sultan Residence Jakarta Pusat, Jumat (2/4/2021) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di acara Konwil PBNU DKI Jakarta Hotel Sultan Residence Jakarta Pusat, Jumat (2/4/2021)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kembali meminta masyarakat yang berada di DKI Jakarta untuk tidak melakukan mudik atau pulang kampung saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dia meminta agar masyarakat bisa peduli terhadap keluarga mereka di kampung halaman dan mengurangi risiko penyebaran Covid-19 di kampung mereka.

"Kita minta dan kita yakinkan untuk tidak perlu mudik, sayangilah orangtua, kakek nenek dan keluarga yang ada di kampung," kata Riza saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Wagub DKI: Lebih Bayar Pengadaan Mobil Damkar Akan Dikembalikan Pihak Swasta

Riza mengatakan, mudik bisa berisiko tinggi menularkan virus Covid-19 meskipun sudah dilakukan pengetesan sebelum berangkat.

Bisa juga virus Covid-19 justru didapat di kampung halaman dan menimbulkan masalah saat kembali ke Jakarta.

"Kembali ke Jakarta akan membawa virus menjadi masalah sesuatu yang tidak kita inginkan," kata Riza.

Politikus partai Gerindra ini meminta mudik tahun ini dilakukan dengan cara panggilan video atau bertukar suara melalui jaringan telepon.

Sehingga penyebaran Covid-19 yang saat ini semakin membaik bisa terus terjaga dan tidak ada gelombang penyebaran Covid-19 untuk kesekian kalinya.

Baca juga: Anggarkan Rp 7 Miliar, Perbaikan Jembatan Ambles di GDC Ditargetkan Selesai Tahun Ini

"Lebaran dengan cara virtual, video call dan lain sebagainya," kata Riza.

Larangan mudik sebelumnya sudah diputuskan oleh pemerintah pusat melalui Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.

"Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan. Berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat," kata Muhadjir Jumat (26/3/2021).

Keputusan tersebut diambil karena penularan Covid-19 dinilai masih tinggi dari beberapa kali libur panjang. Larangan mudik tersebut berlaku mulai 6-17 Mei 2021



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 6 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 6 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Depok Hari Ini, 6 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Depok Hari Ini, 6 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 6 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 6 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Kamis 6 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Kamis 6 Mei 2021

Megapolitan
THR Dicicil, 4 Karyawan di Kota Tangerang Adukan Perusahaannya

THR Dicicil, 4 Karyawan di Kota Tangerang Adukan Perusahaannya

Megapolitan
Rabu Malam, Bandara Soekarno-Hatta Sepi Penumpang

Rabu Malam, Bandara Soekarno-Hatta Sepi Penumpang

Megapolitan
Viral Video Penyerangan Remaja Bersenjata Tajam di Cibubur, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Viral Video Penyerangan Remaja Bersenjata Tajam di Cibubur, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Megapolitan
Terminal Pulo Gebang Sediakan 750 Alat Tes Rapid Antigen Gratis Per Hari Selama Masa Larangan Mudik

Terminal Pulo Gebang Sediakan 750 Alat Tes Rapid Antigen Gratis Per Hari Selama Masa Larangan Mudik

Megapolitan
Selasa Pekan Depan, Rizieq Shihab Akan Hadirkan Saksi Meringankan

Selasa Pekan Depan, Rizieq Shihab Akan Hadirkan Saksi Meringankan

Megapolitan
2.000 Warga Pra Lansia di Kota Bogor Ditargetkan Bebas Buta Aksara Al Quran

2.000 Warga Pra Lansia di Kota Bogor Ditargetkan Bebas Buta Aksara Al Quran

Megapolitan
Viral Video Puluhan Motor Konvoi di Bekasi, Polisi: Mereka Datang dari Arah Tambun

Viral Video Puluhan Motor Konvoi di Bekasi, Polisi: Mereka Datang dari Arah Tambun

Megapolitan
UPDATE 5 Mei: Secara Kumulatif Tangerang Selatan Catat 10.991 Kasus Positif Covid-19

UPDATE 5 Mei: Secara Kumulatif Tangerang Selatan Catat 10.991 Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Terjadi Lonjakan Penumpang, Kuota GeNose di Terminal Kalideres Naik Lima Kali Lipat

Terjadi Lonjakan Penumpang, Kuota GeNose di Terminal Kalideres Naik Lima Kali Lipat

Megapolitan
Pencuri Gasak Dua Handphone dan Uang Rp 6 Juta, Korban Merasa Dihipnotis

Pencuri Gasak Dua Handphone dan Uang Rp 6 Juta, Korban Merasa Dihipnotis

Megapolitan
Polisi Lakukan Penyekatan Pemudik, Jalan Layang Tol Japek Ditutup Malam Ini

Polisi Lakukan Penyekatan Pemudik, Jalan Layang Tol Japek Ditutup Malam Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X