Mengaku Polisi, Komplotan Perampok Gerebek Rumah Korban, Rampas Ponsel hingga Uang

Kompas.com - 16/04/2021, 19:26 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12/2020). ANTARA FOTO/Rachman/aaa/wsjKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya menangkap komplotan perampok berinisial RMA, MS, HW, MI, dan PW yang beraksi dengan modus menggerebek rumah mengaku polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, penangkapan para tersangka bermula saat pemilik rumah, M, melaporkan kejadian yang dialaminya pada akhir Maret 2021.

"Kejadian di Bojong Gede, ada laporan polisi di Polres Depok. Laporannya ada lima orang yang memasuki kediaman dengan mengaku sebagai anggota Polri," kata Yusri pada Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Fakta Sementara Sopir Ambulans Tabrak Pesepeda: Jadi Tersangka, Bunyikan Sirene demi Hindari Macet

Yusri menjelaskan, modus para tersangka yakni berpura-pura menggerebek rumah dengan alasan ingin menangkap tersangka penyalahguna narkoba.

Saat menggeledah rumah korban, para tersangka mengambil barang-barang berharga, mulai dari ponsel hingga uang tunai lebih dari Rp 2 juta.

"Tidak ada (membawa senpi). Modusnya menggertak, awal mengaku sebagai polisi, membuat panik korban. Pada saat (pintu rumah) dibuka, langsung masuk secara bergerombol dan mengambil barang-barangnya," kata Yusri.

Baca juga: Mobil Mogok di Tol, Polisi: Segera Hubungi 14080, Jangan Layani Derek Liar!

Yusri mengatakan, satu di antara lima tersangka berinisial HW merupakan mantan anggota polisi yang dipecat karena desersi.

"HW pecatan Polri karena desersi. Sudah dipecat, jadi bukan anggota Polri lagi," kata Yusri.

Adapun penangkapan para tersangka itu setelah polisi melakukan penyelidikan dari kamera pengawas di rumah korban yang merekam aksi mereka.

"Ini semua berdasarkan hasil rekaman (kamera) CCTV. Ada kamera CCTV di mana aksi kelima orang ini terlihat memasuki rumah korban pada saat itu, kemudian sekarang (tersangka) kami amankan," ucap Yusri.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman lebih dari 7 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan Harin Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan Harin Ini

Megapolitan
Pengunjung Dibatasi, Pedagang Pasar Tanah Abang Mengaku Alami Penurunan Omzet

Pengunjung Dibatasi, Pedagang Pasar Tanah Abang Mengaku Alami Penurunan Omzet

Megapolitan
Pria yang Mengaku Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara Gunakan Pelat Mobil Palsu, Apa Sanksinya?

Pria yang Mengaku Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara Gunakan Pelat Mobil Palsu, Apa Sanksinya?

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 6 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 6 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Depok Hari Ini, 6 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Depok Hari Ini, 6 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 6 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 6 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Kamis 6 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Kamis 6 Mei 2021

Megapolitan
THR Dicicil, 4 Karyawan di Kota Tangerang Adukan Perusahaannya

THR Dicicil, 4 Karyawan di Kota Tangerang Adukan Perusahaannya

Megapolitan
Rabu Malam, Bandara Soekarno-Hatta Sepi Penumpang

Rabu Malam, Bandara Soekarno-Hatta Sepi Penumpang

Megapolitan
Viral Video Penyerangan Remaja Bersenjata Tajam di Cibubur, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Viral Video Penyerangan Remaja Bersenjata Tajam di Cibubur, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Megapolitan
Terminal Pulo Gebang Sediakan 750 Alat Tes Rapid Antigen Gratis Per Hari Selama Masa Larangan Mudik

Terminal Pulo Gebang Sediakan 750 Alat Tes Rapid Antigen Gratis Per Hari Selama Masa Larangan Mudik

Megapolitan
Selasa Pekan Depan, Rizieq Shihab Akan Hadirkan Saksi Meringankan

Selasa Pekan Depan, Rizieq Shihab Akan Hadirkan Saksi Meringankan

Megapolitan
2.000 Warga Pra Lansia di Kota Bogor Ditargetkan Bebas Buta Aksara Al Quran

2.000 Warga Pra Lansia di Kota Bogor Ditargetkan Bebas Buta Aksara Al Quran

Megapolitan
Viral Video Puluhan Motor Konvoi di Bekasi, Polisi: Mereka Datang dari Arah Tambun

Viral Video Puluhan Motor Konvoi di Bekasi, Polisi: Mereka Datang dari Arah Tambun

Megapolitan
UPDATE 5 Mei: Secara Kumulatif Tangerang Selatan Catat 10.991 Kasus Positif Covid-19

UPDATE 5 Mei: Secara Kumulatif Tangerang Selatan Catat 10.991 Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X