Tugu Pamulang Tangsel Batal Dibongkar, Pemprov Banten: Sudah Sesuai dengan Gambarannya

Kompas.com - 30/04/2021, 17:31 WIB
Kondisi Tugu Pamulang di Jalan Siliwangi, Tangerang Selatan usai ditutupi menggunakan seng, Jumat (16/4/2021). KOMPAS.com/Tria SutrisnaKondisi Tugu Pamulang di Jalan Siliwangi, Tangerang Selatan usai ditutupi menggunakan seng, Jumat (16/4/2021).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Tugu Pamulang di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, batal dibongkar agar tidak mubazir. Hingga kini, tugu tersebut masih berdiri dan ditutupi dengan seng di bagian bawahnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Tranggono menjelaskan, pembongkaran Tugu Pamulang dibatalkan karena sudah tercatat sebagai aset pemerintah provinsi.

Pihaknya pun memastikan bahwa bentuk tugu yang berdiri saat ini sudah sesuai dengan rancangan awal pembangunan pada 2018.

Baca juga: Tugu Pamulang Akan Dibongkar, Pemkot Tangsel: Bangun Lagi yang Lebih Artistik

"Setelah kami kaji, itu kan tugu sudah selesai, sesuai dengan gambarannya dan masuk dalam aset provinsi. Kalau dibongkar berarti kan harus penghapusan aset," ujar Tranggono saat dihubungi, Jumat (30/4/2021).

Tranggono pun menyebut bahwa pihaknya sudah menyampaikan alasan untuk tidak membongkar Tugu Pamulang itu ke Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, wacana pembongkaran tersebut disampaikan langsung oleh Andika ketika menanggapi polemik bentuk tugu pamulang di masyarakat, karena dianggap tidak sesuai dengan yang direncanakan.

"Jadi kami berpikir juga untuk optimasi, kami juga izin sampaikan ke Pak Wagub, Pak mohon izin yang ini jangan dibongkar," ungkapnya.

Baca juga: Tarik Ulur Revitalisasi Tugu Pamulang, Pemprov Banten Tak Punya Anggaran dan Minta Pembongkaran

Terlebih lagi, kata Tranggono, Pemerintah Provinsi Banten tengah mewacanakan revitalisasi Tugu Pamulang dan merencanakan sayembara untuk bentuk baru tugu tersebut.

"Jadi jangan ada dibongkar terus nanti bangun lagi. Jadinya kan mubazir itu," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, tugu tersebut hanya berupa tiang-tiang yang disusun melingkar. Tampak di bagian atasnya terpasang kubah berukuran sedang berwarna putih.

Tak ada ornamen atau hiasan apa pun pada tugu yang disebut-sebut sebagai ciri khas kawasan Pamulang itu.

Sementara itu, pada rancangan yang beredar, tampak tugu itu seharusnya akan berbentuk heksagon dengan kubah kecil atasnya. Terdapat pula ornamen yang menghiasi tiang-tiang tugu.

Namun, Pemprov Banten menyebut desain Tugu Pamulang yang beredar di media sosial itu merupakan rancangan terbaru, setelah pemerintah kota meminta perubahan bentuk.

Permintaan perubahan bentuk Tugu Pamulang bergulir pada 2019, tak lama setelah proses pembangunan selesai.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semula Rp 85.000, Tarif Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Semula Rp 85.000, Tarif Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Megapolitan
Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Megapolitan
Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Umum?

Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Umum?

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya 2021 Digelar, Polisi Sebut 400-500 Pelanggar Ditindak per Hari

Operasi Patuh Jaya 2021 Digelar, Polisi Sebut 400-500 Pelanggar Ditindak per Hari

Megapolitan
Pemkot: Belasan Situ Berubah Jadi Perumahan Saat Depok Masih Bagian Kabupaten Bogor

Pemkot: Belasan Situ Berubah Jadi Perumahan Saat Depok Masih Bagian Kabupaten Bogor

Megapolitan
Simpang Mampang Depok Sering Banjir, Warga Minta agar Segara Ditangani, Jangan Margonda Terus yang Dibenahi

Simpang Mampang Depok Sering Banjir, Warga Minta agar Segara Ditangani, Jangan Margonda Terus yang Dibenahi

Megapolitan
Ada 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Pemprov DKI Disebut Terkesan Tak Siap

Ada 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Pemprov DKI Disebut Terkesan Tak Siap

Megapolitan
Ada Kecelakaan Truk, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sempat Macet Total

Ada Kecelakaan Truk, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sempat Macet Total

Megapolitan
Aturan Makan di Restoran Jakarta Selama PPKM Level 3

Aturan Makan di Restoran Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Kepala KPLP dan Kasubag Umum Lapas Tangerang Kembali Diperiksa Terkait Kebakaran

Kepala KPLP dan Kasubag Umum Lapas Tangerang Kembali Diperiksa Terkait Kebakaran

Megapolitan
Simpang Mampang Depok Banjir sejak Dini Hari padahal Tidak Diguyur Hujan

Simpang Mampang Depok Banjir sejak Dini Hari padahal Tidak Diguyur Hujan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bakal Cairkan Insentif Nakes pada Oktober Mendatang

Pemkot Bekasi Bakal Cairkan Insentif Nakes pada Oktober Mendatang

Megapolitan
Cegah Klaster Covid-19, Sekolah di Kota Bekasi Wajib Semprot Disinfektan Tiap Selesai PTM

Cegah Klaster Covid-19, Sekolah di Kota Bekasi Wajib Semprot Disinfektan Tiap Selesai PTM

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang untuk Tetapkan Tersangka Baru

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang untuk Tetapkan Tersangka Baru

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Panggil Luhut B Pandjaitan Terkait Laporan terhadap Hariz Azhar dan Fatia Maulidiyanti

Polda Metro Jaya Akan Panggil Luhut B Pandjaitan Terkait Laporan terhadap Hariz Azhar dan Fatia Maulidiyanti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.