Kompas.com - 11/05/2021, 16:33 WIB
Pekerja dari PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya melakukan pemeriksaan saluran kabel tegangan menengah (SKTM) 20kv di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (10/5/2021). Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1442 H, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya melakukan siaga pasokan listrik di Ibukota dan sekitarnya pada tanggal 6-21 Mei 2021 dengan menyiapkan 2356 personel, 17 posko, 17 unit gardu bergerak, 6 unit mobil deteksi, 4 unit kabel bergerak, 20 unit power bank, dan 4 unit crane. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPekerja dari PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya melakukan pemeriksaan saluran kabel tegangan menengah (SKTM) 20kv di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (10/5/2021). Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1442 H, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya melakukan siaga pasokan listrik di Ibukota dan sekitarnya pada tanggal 6-21 Mei 2021 dengan menyiapkan 2356 personel, 17 posko, 17 unit gardu bergerak, 6 unit mobil deteksi, 4 unit kabel bergerak, 20 unit power bank, dan 4 unit crane.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Masjid Istiqlal meniadakan penyelenggaraan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah.

Dikutip dari laman istiqlal.or.id, masjid terbesar di Indonesia itu tidak membuka shalat Idul Fitri baik untuk acara kenegaraan maupun secara umum.

"Sesuai dengan keputusan dalam rapat, Istiqlal tidak menyelenggarakan shalat Idul Fitri di tahun ini," kata Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Masjid Istiqlal Batalkan Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1442 Hijriah

Nasarudin mengatakan, keputusan diambil berdasarkan hasil simulasi dan koordinasi dengan Dewan Pengarah Badan Pengelola Masjid Istiqlal.

"Kami juga sudah melakukan simulasi dan koordinasi dengan Dewan Pengarah BPMI, maka keputusan ini kita ambil guna menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat dari penyebaran Covid-19," ucap Nasarudin.

Keputusan juga mempertimbangkan jumlah orang yang berpotensi memenuhi Masjid Istiqlal apabila dibuka untuk shalat Idul Fitri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meskipun Masjid Istiqlal membatasi jemaah menjadi 10 persen kapasitas, tetap saja pelaksanaan shalat Idul Fitri di sana rawan menimbulkan massa. 

"Mengingat Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar se-Asia Tenggara, 10 persennya dari kapasitas masjid bukan jumlah yang sedikit. Jika ada ribuan jamaah yang datang, nanti mereka pasti akan melewati tangga atau jalur yang sama, dan hal itu dikhawatirkan akan menjadi sebab terjadinya penyebaran virus Covid-19," kata Nasarudin.

Baca juga: Anies Apresiasi Masjid Istiqlal Tak Gelar Shalat Idul Fitri

Nasarudin kemudian menyampaikan maaf kepada para jamaah dan berdoa semoga ke depannya kita bisa kembali melaksanakan salat berjamaah dengan aman dan nyaman.

"Kita tahu jamaah sudah merindukan untuk melakukan salat di sini, tetapi keadaan belum memungkinkan. Semoga kedepannya kita bisa segera melaksanakan salat berjamaah di Masjid Istiqlal," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Megapolitan
Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Megapolitan
UPDATE 18 Oktober: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 107 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 18 Oktober: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 107 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rektorat Unpam Bentuk Tim Khusus untuk Usut Bentrok Antarkelompok Mahasiswa

Rektorat Unpam Bentuk Tim Khusus untuk Usut Bentrok Antarkelompok Mahasiswa

Megapolitan
Buntuti Perempuan hingga ke Rumah, Seorang Pria Masturbasi di Dekat Motor Korban

Buntuti Perempuan hingga ke Rumah, Seorang Pria Masturbasi di Dekat Motor Korban

Megapolitan
Hujan Sejak Pagi, Dua Perumahan di Kota Bekasi Terendam Banjir

Hujan Sejak Pagi, Dua Perumahan di Kota Bekasi Terendam Banjir

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Spesialis Pencuri Motor di Kawasan Pulogadung dan Cakung

Polisi Tangkap Komplotan Spesialis Pencuri Motor di Kawasan Pulogadung dan Cakung

Megapolitan
Pohon Tumbang Timpa Mobil Avanza di Kelapa Dua Depok

Pohon Tumbang Timpa Mobil Avanza di Kelapa Dua Depok

Megapolitan
Rachel Vennya Bantah Pernah Jalani Karantina di Wisma Atlet

Rachel Vennya Bantah Pernah Jalani Karantina di Wisma Atlet

Megapolitan
Tepergok Pemilik Rumah, Maling di Kalideres Tertangkap

Tepergok Pemilik Rumah, Maling di Kalideres Tertangkap

Megapolitan
Klarifikasi Rachel Vennya Setelah Kabur dari Karantina: Aku Minta Maaf, Aku Siap Terima Sanksi

Klarifikasi Rachel Vennya Setelah Kabur dari Karantina: Aku Minta Maaf, Aku Siap Terima Sanksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.