Kompas.com - 07/06/2021, 18:54 WIB
Dedeh (20), pedagang oleh-oleh haji di Asrama Haji Pondok Gede turut berjualan masker medis, Senin (7/6/2021), Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARIDedeh (20), pedagang oleh-oleh haji di Asrama Haji Pondok Gede turut berjualan masker medis, Senin (7/6/2021),

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyikapi penurunan omzet akibat ditiadakannya keberangkatan haji tahun ini, toko oleh-oleh di sekitar Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, mulai mengendus peluang dari berjualan masker medis.

Toko oleh-oleh Rafaeza, misalnya. Sejak beberapa bulan terakhir, toko yang terletak tepat di seberang pintu masuk asrama ini memutuskan berjualan masker.

"Sejak pandemi saja ikut jualan masker, biarpun enggak laku banget, tapi lumayan," ungkap Dedeh (20) saat ditemui di tokonya, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Pedagang Oleh-oleh di Asrama Haji Pondok Gede Mengaku Omsetnya Turun 90 Persen

Menurut Dedeh, langkah ini diambil lantaran penurunan omzet yang sangat dalam sejak pandemi Covid-19 melanda.

"Sejak Covid-19 itu, langsung turun. Karena enggak ada yang berangkat haji dan umrah kan," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menjelaskan, produk jualan yang masih dicari pelanggan hanyalah kurma, sementara produk sarung, teko, dan lain-lainnya cukup sulit dipasarkan.

Baca juga: Curhat Calon Jemaah Batal Berangkat Ibadah Haji 2021: Ikhlas tapi Lucu

"Sarung ini jarang banget, yang mendingan cuma kurma saja, itu pun cuma untuk makan harian. Padahal dulu, mau berangkat ataupun pulang, jemaah ya belanjanya di sini. Dulu biarpun enggak (keberangkatan) haji, tetap rame," kata Dedeh.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) membatalkan pemberangkatan jemaah haji 1442 Hijriah atau 2021. Keputusan tersebut disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melalui siaran pers di kanal YouTube Kemenag RI, Kamis (3/6/2021).

Dengan ini, Indonesia sudah tidak melaksanakan pemberangkatan haji selama dua tahun berturut-turut lantaran pandemi Covid-19.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebagian Petugas RT/RW di Depok Minta Pungutan, Kantor Pos Klaim Penyaluran BST Door to Door

Sebagian Petugas RT/RW di Depok Minta Pungutan, Kantor Pos Klaim Penyaluran BST Door to Door

Megapolitan
BUMD Jaktour: Tersangka Kasus Korupsi Rp 5,1 Miliar Sudah Dipecat Sejak 2017

BUMD Jaktour: Tersangka Kasus Korupsi Rp 5,1 Miliar Sudah Dipecat Sejak 2017

Megapolitan
Sopir Isi Bahan Bakar, Uang Rp 20 Juta di Truk yang Akan Disetor ke Bos Digasak Maling

Sopir Isi Bahan Bakar, Uang Rp 20 Juta di Truk yang Akan Disetor ke Bos Digasak Maling

Megapolitan
Klik Link Ini untuk Cek Daftar Penerima Bansos Beras di Jakarta

Klik Link Ini untuk Cek Daftar Penerima Bansos Beras di Jakarta

Megapolitan
Antusiasnya Warga Warakas Ikut Vaksinasi, 300 Nomor Antrean Habis dalam Setengah Jam

Antusiasnya Warga Warakas Ikut Vaksinasi, 300 Nomor Antrean Habis dalam Setengah Jam

Megapolitan
Jadi Lokasi Pesta Ultah Juy Putri, Hotel Aston Imperial Bekasi Didenda Rp 17 Juta

Jadi Lokasi Pesta Ultah Juy Putri, Hotel Aston Imperial Bekasi Didenda Rp 17 Juta

Megapolitan
Diminta Perbanyak Tempat Karantina Terpusat, Wali Kota Tangsel: Rumah Lawan Covid-19 Masih Cukup

Diminta Perbanyak Tempat Karantina Terpusat, Wali Kota Tangsel: Rumah Lawan Covid-19 Masih Cukup

Megapolitan
Pemprov DKI Tambah Aturan PPKM: Makan di Warteg Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin Covid-19

Pemprov DKI Tambah Aturan PPKM: Makan di Warteg Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin Covid-19

Megapolitan
Polisi Amankan Seorang Remaja yang Tawuran di Sawah Besar

Polisi Amankan Seorang Remaja yang Tawuran di Sawah Besar

Megapolitan
Gara-gara Geberan Motor, Tawuran Pecah di Sawah Besar Jakpus

Gara-gara Geberan Motor, Tawuran Pecah di Sawah Besar Jakpus

Megapolitan
Gelar Pesta Ultah Saat PPKM, Seleb TikTok Juy Putri Didenda Rp 12 Juta, Tamu Kena Denda Rp 2 Juta

Gelar Pesta Ultah Saat PPKM, Seleb TikTok Juy Putri Didenda Rp 12 Juta, Tamu Kena Denda Rp 2 Juta

Megapolitan
Mayoritas Warga Kota Bogor yang Meninggal Saat Isoman Belum Divaksin

Mayoritas Warga Kota Bogor yang Meninggal Saat Isoman Belum Divaksin

Megapolitan
Puluhan Saksi Diperiksa dalam Kasus Penimbunan Obat Covid-19 PT ASA, dari Dirut hingga Apoteker

Puluhan Saksi Diperiksa dalam Kasus Penimbunan Obat Covid-19 PT ASA, dari Dirut hingga Apoteker

Megapolitan
Belum Lengkap, Berkas Perkara Kasus Narkoba Eks Karutan Depok Dikembalikan Jaksa ke Penyidik

Belum Lengkap, Berkas Perkara Kasus Narkoba Eks Karutan Depok Dikembalikan Jaksa ke Penyidik

Megapolitan
Keterisian ICU di Jakarta Masih Tinggi, Tersisa 172 Tempat Tidur

Keterisian ICU di Jakarta Masih Tinggi, Tersisa 172 Tempat Tidur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X