Kompas.com - 13/06/2021, 10:28 WIB
Pesepeda diarahkan keluar darj lajur kanan Jalan Raya Casablanca mengarah Jalan Layang Non Tol (JLNT) Tanah Abang - Kampung Melayu, Minggu (13/6/2021) KOMPAS.com/ Tria SutrisnaPesepeda diarahkan keluar darj lajur kanan Jalan Raya Casablanca mengarah Jalan Layang Non Tol (JLNT) Tanah Abang - Kampung Melayu, Minggu (13/6/2021)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta meminta warga yang menggunakan sepeda lipat dan mountain bike diminta keluar dari jalur masuk lintasan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Minggu (13/62021) pagi.

Mereka diminta keluar oleh petugas lantaran jalur yang sedang diuji coba sebagai lintasan sepeda itu hanya diperuntukan bagi sepeda jenis road bike.

Pantauan Kompas.com, tampak rombongan pesepeda yang melintas di lajur kanan Jalan Casablanca dari arah Kampung Melayu untuk mencoba menaiki JLNT tersebut.

Namun, mendekati tanjakan jalan layang, petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberhentikan para pesepeda non-road bike itu dan diminta mengambil lajur kiri.

Baca juga: ITDP: Kebijakan Jalur Khusus Road Bike Mengundang Pengguna Kendaraan Lain Langgar Aturan

Para pesepeda dilarang naik dan diarahkan melewati terowongan Casablanca di bawah JLNT lantaran sepeda yang digunakannya bukan tidak masuk kategori road bike.

Rere, salah seorang pesepeda yang dilarang menaiki JLNT mengaku kecewa. Sebab, dia bersama rekannya belum pernah melintasi jalur tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sayang banget. Padahal saya penasaran karena belum pernah naik ke atas," ujarnya saat diwawancarai di lokasi, Minggu.

Meski begitu, Rere mengaku hanya bisa pasrah dan terpaksa mengurungkan niatnya untuk melintas di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang.

Baca juga: Merasa Protes Jalur Road Bike Tak Didengar, Elemen Masyarakat: People Power Bergerak!

Dia dan rombongannya pun langsung melanjutkan perjalanannya dengan melintasi terowongan Casablanca yang berada tepat di bawah JLNT.

"Ya sudah mau bagaimana, lanjut lewat bawah saja," katanya sambil mengayuh kembali sepedanya ke arah Tanah Abang.

Pemerintah Provinsi DKI sebelumnya mewacanakan membuat lintasan road bike permanen di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang.

Pesepeda road bike nantinya diperbolehkan melintasi jalan yang juga dikenal dengan nama JLNT Casablanca itu setiap Sabtu dan Minggu, pukul 05.00-08.00 WIB.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Izinkan Transportasi Umum Gunakan Kapasitas Angkut 100 Persen

Pemprov DKI Izinkan Transportasi Umum Gunakan Kapasitas Angkut 100 Persen

Megapolitan
Maling Bobol Rumah di Lenteng Agung, Celengan Berisi Tabungan buat Biaya Lahiran Dibawa Kabur

Maling Bobol Rumah di Lenteng Agung, Celengan Berisi Tabungan buat Biaya Lahiran Dibawa Kabur

Megapolitan
Aturan Terbaru Kendaraan yang Dibolehkan Melintasi Kawasan Ganjil Genap di Jakarta

Aturan Terbaru Kendaraan yang Dibolehkan Melintasi Kawasan Ganjil Genap di Jakarta

Megapolitan
Ganjil Genap di Tempat Wisata di Jakarta Kini Diberlakukan Juga untuk Sepeda Motor

Ganjil Genap di Tempat Wisata di Jakarta Kini Diberlakukan Juga untuk Sepeda Motor

Megapolitan
PPKM Level 2, Rumah Ibadah di Depok Belum Boleh Diisi Penuh

PPKM Level 2, Rumah Ibadah di Depok Belum Boleh Diisi Penuh

Megapolitan
Bioskop di Depok Boleh Buka dengan Kapasitas 70 Persen Saat PPKM Level 2, Simak Semua Ketentuannya

Bioskop di Depok Boleh Buka dengan Kapasitas 70 Persen Saat PPKM Level 2, Simak Semua Ketentuannya

Megapolitan
PPKM Depok Turun ke Level 2, Kapasitas Warteg dan Restoran Maksimum Tetap 50 Persen

PPKM Depok Turun ke Level 2, Kapasitas Warteg dan Restoran Maksimum Tetap 50 Persen

Megapolitan
Aturan Masuk Mal di Jabodetabek bagi Anak di Bawah 12 Tahun

Aturan Masuk Mal di Jabodetabek bagi Anak di Bawah 12 Tahun

Megapolitan
Transjakarta Kembali Beroperasi dengan Kapasitas 100 Persen, Penanda Jarak di Bus dan Halte Dicopot Bertahap

Transjakarta Kembali Beroperasi dengan Kapasitas 100 Persen, Penanda Jarak di Bus dan Halte Dicopot Bertahap

Megapolitan
Rachel Vennya Akan Diperiksa Polda Metro Jaya Hari Ini

Rachel Vennya Akan Diperiksa Polda Metro Jaya Hari Ini

Megapolitan
Aturan Ganjil Genap Selama PPKM Level 2 di Jakarta

Aturan Ganjil Genap Selama PPKM Level 2 di Jakarta

Megapolitan
Digugat Rp 1 Triliun, PSI Sebut Punya Bukti Kuat sebagai Dasar Pecat Viani Limardi

Digugat Rp 1 Triliun, PSI Sebut Punya Bukti Kuat sebagai Dasar Pecat Viani Limardi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Gugat PSI Rp 1 Triliun | Resepsi Pernikahan Boleh Digelar dengan Kapasitas 50 Persen

[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Gugat PSI Rp 1 Triliun | Resepsi Pernikahan Boleh Digelar dengan Kapasitas 50 Persen

Megapolitan
UPDATE 20 Oktober: Tambah 7 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 43 Pasien Dirawat

UPDATE 20 Oktober: Tambah 7 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 43 Pasien Dirawat

Megapolitan
Depok Izinkan Wahana Permainan Anak di Mal Buka, Orangtua Wajib Catat Alamat dan Nomor Telepon

Depok Izinkan Wahana Permainan Anak di Mal Buka, Orangtua Wajib Catat Alamat dan Nomor Telepon

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.