Kompas.com - 20/06/2021, 18:27 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan panduan isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala.

Panduan tersebut diunggah melalui akun resmi Instagram Dinas Kesehatan DKI Jakarta, @dinkesdki, yang berisi infografik panduan isolasi mandiri.

Adapun tempat isolasi dibagi menjadi tiga, yaitu tempat isolasi terkendali yang disiapkan oleh pemerintah seperti Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet.

Kemudian, tempat isolasi kedua yaitu hotel, penginapan atau wisma yang ditunjuk pemerintah tetapi menggunakan biaya sendiri.

Terakhir, fasilitas pribadi seperti rumah atau tempat tinggal pribadi.

Baca juga: Agnez Mo Ajak Warga Jakarta untuk Vaksinasi Covid-19 di Klinik Miliknya secara Gratis

Khusus untuk syarat isolasi di rumah atau fasilitas pribadi diatur dalam Keputusan Gubernur Nomor 980 Tahun 2020. Beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu:

  1. Sesuai standar yang ditentukan oleh penilaian kelayakan gugus tugas setempat
  2. Lurah memasang pengumuman "sedang melakukan isolasi mandiri" pada pintu atau tempat yang mudah terlihat
  3. Hanya dihuni oleh orang terkonfirmasi positif Covid-19
  4. Pasien tetap tinggal di rumah, tidak bepergian atau bekerja ke ruang publik
  5. Pasien tidak diperbolehkan berinteraksi langsung dengan keluarga atau kerabat selama masa isolasi terkendali
  6. Dilakukan pengawasan lokasi oleh lurah dengan melibatkan gugus tugas tingkat RT/RW
  7. Dilakukan penegakan disiplin bersama instansi terkait bila terjadi pelanggaran dalam proses isolasi terkendali
  8. Segera hubungi fasilitas pelayanan kesehatan jika sakit memburuk seperti sesak napas untuk dirawat lebih lanjut.

Baca juga: Depresi karena Positif Covid-19, Seorang Perempuan Meninggal Setelah Lompat dari Atap Rumah

Adapun barang-barang yang disarankan untuk dibawa saat isolasi yaitu:

  1. Perlengkapan pribadi seperti pakaian, alat kebersihan, dan kebutuhan lainnya
  2. Perlengkapan ibadah
  3. Obat-obatan pribadi
  4. Perlengkapan lain yang dianggap perlu untuk mengisi kegiatan selama isolasi seperti ponsel, laptop, buku, makanan ringan, dan lain-lain.

Adapun beberapa hal yang wajib dilakukan selama kegiatan isolasi berlangsung:

  1. Tetap di kamar dan dapat dihubungi melalui media komunikasi
  2. Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau hand sanitizer sesering mungkin
  3. Pakai masker dengan benar saat keluar kamar atau ruangan
  4. Jaga kebersihan lingkungan kamar dan rutin disinfeksi area kamar yang sering disentuh
  5. Melaporkan kondisi kesehatan setiap hari atau apabila ada gejala perburukan kondisi kesehatan kepada petugas pemantauan melalui WhatsApp atau telepon.

Baca juga: 17 Orang Positif Covid-19, Kampung di Gandaria Selatan Di-lockdown

Hal yang tak boleh dilakukan selama kegiatan isolasi berlangsung meliputi:

  1. Keluar dari kamar atau tempat isolasi
  2. Menerima tamu atau keluarga dalam ruangan atau kamar isolasi
  3. Menggunakan barang secara bersama orang lain
  4. Mencampur tempat penyimpanan barang pribadi dengan orang lain
  5. Melakukan aktifitas yang mengganggu orang lain atau menimbulkan kegaduhan
  6. Merokok

Dinkes DKI menyebutkan, masa isolasi mandiri dilaksanakan selama 10-14 hari terhitung sejak terkonfirmasi Covid-19.

Baca juga: Kuota 5.000 Terpenuhi, Pendaftaran Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Kota Bogor Ditutup

Pemantauan akan dilakukan oleh petugas melalui media elektronik dan pelaku isolasi diminta segera melapor apabila terdapat gejala seperti demam, batuk, sakit tenggorokan atau pilek dan sesak napas.

Isolasi dinyatakan selesai ketika telah menjalani masa isolasi sesuai waktu yang ditetapkan.

Pasien tidak perlu melakukan pemeriksaan PCR ulang dan mendapat surat keterangan selesai isolasi dari petugas pemantau kondisi harian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perkembangan Proyek MRT Fase 2A, Stasiun Bundaran HI dan Thamrin Sudah Tersambung

Perkembangan Proyek MRT Fase 2A, Stasiun Bundaran HI dan Thamrin Sudah Tersambung

Megapolitan
Begini Cara Agar Bisa Tinggal di Hunian Berbasis TOD di Kawasan Menteng hingga Melawai...

Begini Cara Agar Bisa Tinggal di Hunian Berbasis TOD di Kawasan Menteng hingga Melawai...

Megapolitan
Wali Kota Depok Mohammad Idris Akan Rilis 2 Lagu Terkait Pandemi Covid-19

Wali Kota Depok Mohammad Idris Akan Rilis 2 Lagu Terkait Pandemi Covid-19

Megapolitan
Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 20-21 Agustus 2022

Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 20-21 Agustus 2022

Megapolitan
Korban Kebakaran Rumah Kos di Tambora Hangus, RS Polri: Jenazah Hampir Tak Dapat Dikenali

Korban Kebakaran Rumah Kos di Tambora Hangus, RS Polri: Jenazah Hampir Tak Dapat Dikenali

Megapolitan
Lapas Bulak Kapal Masih Batasi Jumlah Kunjungan Keluarga Warga Binaan

Lapas Bulak Kapal Masih Batasi Jumlah Kunjungan Keluarga Warga Binaan

Megapolitan
Berikut Lokasi Alaspadu dan Rumapadu, Hunian Warga Jakarta Kelas Ekonomi Menengah

Berikut Lokasi Alaspadu dan Rumapadu, Hunian Warga Jakarta Kelas Ekonomi Menengah

Megapolitan
Komplotan Begal Sadis Akhirnya Tertangkap, Beraksi 13 Kali di Jakbar dan Tak Segan Bacok Korban yang Melawan

Komplotan Begal Sadis Akhirnya Tertangkap, Beraksi 13 Kali di Jakbar dan Tak Segan Bacok Korban yang Melawan

Megapolitan
4 Korban Tewas dalam Kebakaran Rumah Kos di Tambora Terindentifikasi, Tersisa 2 Lagi

4 Korban Tewas dalam Kebakaran Rumah Kos di Tambora Terindentifikasi, Tersisa 2 Lagi

Megapolitan
Saat Kobaran Api di Tambora Kembali Memakan Korban, 6 Penghuni Kos Tewas Diduga Terjebak

Saat Kobaran Api di Tambora Kembali Memakan Korban, 6 Penghuni Kos Tewas Diduga Terjebak

Megapolitan
Anies Resmikan Alaspadu dan Rumapadu, Hunian untuk Warga Ekonomi Menengah di Jakarta

Anies Resmikan Alaspadu dan Rumapadu, Hunian untuk Warga Ekonomi Menengah di Jakarta

Megapolitan
Diduga Melompat, Seorang Pria Ditemukan Tewas Tenggelam di Kali Angke Tangerang

Diduga Melompat, Seorang Pria Ditemukan Tewas Tenggelam di Kali Angke Tangerang

Megapolitan
Mimpi Buruk Mahasiswa UI Jadi Korban Begal, Dibisiki 'Minta Duit' dari Belakang lalu Dibacok

Mimpi Buruk Mahasiswa UI Jadi Korban Begal, Dibisiki "Minta Duit" dari Belakang lalu Dibacok

Megapolitan
Pengacara Keluarga Brigadir J Akan Laporkan Ferdy Sambo dan Istri atas Dugaan Pembunuhan Berencana hingga Pencurian

Pengacara Keluarga Brigadir J Akan Laporkan Ferdy Sambo dan Istri atas Dugaan Pembunuhan Berencana hingga Pencurian

Megapolitan
Pengamat: Kapolda Metro Seharusnya Diperiksa soal Keterlibatan 4 Anggotanya dalam Kasus Brigadir J

Pengamat: Kapolda Metro Seharusnya Diperiksa soal Keterlibatan 4 Anggotanya dalam Kasus Brigadir J

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.