Ada Perbaikan Pipa, Suplai Air Palyja di Sejumlah Wilayah di Jakarta Terganggu

Kompas.com - 14/07/2021, 13:31 WIB
Perbaikan kebocoran pipa berdiamter 800 milimeter di Jalan Latumenten Jakarta Barat, pada Rabu (14/7/2021). Dok. PT. PALYJAPerbaikan kebocoran pipa berdiamter 800 milimeter di Jalan Latumenten Jakarta Barat, pada Rabu (14/7/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suplai air PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) di sebagian wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat terganggu  mulai Rabu (14/7/2021).

Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head Palyja, Lydia Astriningworo menjelaskan, gangguan itu disebabkan diperbaikinya kebocoran pipa berdiamter 800 milimeter di Jalan Latumenten Jakarta Barat.

Gangguan yang terjadi mulai Rabu pukul 09.00 WIB itu akan terjadi sampai Kamis (15/7/2021) sore.

"Pasokan air Palyja akan kembali normal secara bertahap pada hari Kamis, 15 Juli 2021, mulai pukul 18.00 WIB," kata dia melalui keterangan tertulis, Rabu.

Baca juga: Ada Pekerjaan Teknis, Pasokan Air PALYJA di Sebagian Wilayah Jakbar Terganggu Mulai Jumat Malam

Wilayah yang pasokan airnya terganggu meliputi Jelambar, Jelambar Baru, Wijaya Kusuma, Pluit, Pejagalan dan sekitarnya.

Terkait dengan gangguan itu, Lydia sebagai perwakilan Palyja memohon maaf kepada para pengguna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Palyja terus bersinergi dengan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai jadwal, sehingga pelayanan Palyja dapat segera kembali normal," kata Lydia.

Sementara itu, armada mobil tangki telah disiagakan Palyja untuk mengantisipasi keadaan darurat, seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial.

Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, pelanggan diimbau menghubungi call center Palyja di nomor telepon 021-29979999 atau website Palyja di www.palyja.co.id dan layanan SMS 0816725952.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Dinkes DKI: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Akan Digelar di Sekolah

Dinkes DKI: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Akan Digelar di Sekolah

Megapolitan
Dibanding Juli 2021, Jumlah Penumpang MRT Jakarta Naik 596 Persen

Dibanding Juli 2021, Jumlah Penumpang MRT Jakarta Naik 596 Persen

Megapolitan
Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Megapolitan
Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Megapolitan
Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Megapolitan
Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Megapolitan
Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Megapolitan
6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

Megapolitan
Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Megapolitan
Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.