Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

Kompas.com - 23/07/2021, 21:20 WIB
Ilustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona. ShutterstockIlustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mengakui bahwa jumlah testing Covid-19 di wilayahnya belum mencapai target harian selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Kepala Dinas Kesehatan Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, hal ini disebabkan banyaknya warga yang enggan memeriksakan diri ketika memiliki gejala setelah kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Selain itu, terdapat pula pasien Covid-19 yang tidak menjelaskan secara rinci dengan siapa saja dia kontak erat sebelum dinyatakan terpapar.

Baca juga: Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

"Untuk testing ini, kami kan ada kriterianya, untuk yang bergejala dan juga sama yang kontak erat. Artinya kontak erat, begitu ada si A positif, ditanya kontak erat dengan siapa aja, dan kemana saja? (Jawabannya) enggak ke mana-mana, di rumah saja," ujar Allin saat dihubungi, Jumat (23/7/2021).

Allin berharap, masyarakat lebih sadar untuk melapor dan memeriksakan diri ke puskesmas, ketika memiliki gejala ataupun melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan begitu, pihaknya bisa segera melakukan pemeriksaan dan pelacakan kasua baru. Seiring dengan itu, jumlah testing Covid-19 bisa lebih ditingkatkan dari pencapaian saat ini.

Baca juga: Wagub DKI Bantah Kasus Covid-19 Berkurang akibat Penurunan Jumlah Tes PCR

"Jadi kesadaran yang positif melapor, karena dari situ akan dilakukan tracing. Kemudian yang sudah dikabarkan dari kontak erat, dia harus otomatis juga pemeriksaan," kata Allin.

Allin sebelumnya menjelaskan bahwa kapasitas tes Covid-19 harian sudah mencapai lebih dari 3.000 tes per hari. Jumlah tersebut dua kali lipat lebih tinggi dari sebelumnya berada di kisaran 1.400-1.500 tes per hari.

"Ya kalau dilihat itu rata-rata 3.000 itu data yang dimasukan ke allrecord. Ini kan kami harian, jadi per kemarin itu 3.307," ujar Allin saat dihubungi, Jumat (23/7/2021).

Namun, angka tersebut belum mencapai target yang ditentukan oleh pemerintah pusat untuk wilayah Tangerang Selatan selama PPKM level 4.

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM Level 4, Tangerang Selatan diharuskan menaikkan kapasitas tes Covid-19 menjadi 3.736 per hari.

"Targetnya itu 3.736 per hari, kami baru di angka di 3.307," kata Allin.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan 6 Checkpoint Kedatangan Luar Negri

Antisipasi Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan 6 Checkpoint Kedatangan Luar Negri

Megapolitan
Saat Sejumlah Pengendara Motor Panik Hindari Razia Crowd Free Night di Bundaran Senayan

Saat Sejumlah Pengendara Motor Panik Hindari Razia Crowd Free Night di Bundaran Senayan

Megapolitan
Sasar Tiga Kendaraan Saat Crowd Free Night, Polisi: Penegakan Hukum dengan Penilangan

Sasar Tiga Kendaraan Saat Crowd Free Night, Polisi: Penegakan Hukum dengan Penilangan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Buka Sentra Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga

Pemkot Bekasi Buka Sentra Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga

Megapolitan
Pengunjung Warkop di Koja Bubar Saat Petugas Patroli Gelar Operasi Yustisi Sabtu Malam

Pengunjung Warkop di Koja Bubar Saat Petugas Patroli Gelar Operasi Yustisi Sabtu Malam

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Megapolitan
Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Megapolitan
Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.