Pemkot Tangsel Beri Pendampingan Hukum Remaja Perempuan yang Dianiaya Orangtua di Pamulang

Kompas.com - 30/07/2021, 13:30 WIB
An illustration of domestic violence. SHUTTERSTOCKAn illustration of domestic violence.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengaku sudah memberikan pendampingan terhadap W (15), remaja perempuan yang diduga dianiaya oleh ayah kandung dan ibu tirinya di Pamulang.

Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota (P2TP2A) Tangerang Selatan Tri Purwanto menjelaskan, pihaknya melakukan pendampingan hukum dan konseling terhadap korban.

"Kita ke sana terkait dari tupoksi kita untuk memberikan pelayanan baik layanan hukum dan layanan konselingnya," ujar Tri seperti dilansir dari Warta Kota, Jumat (30/7/2021).

Menurut Tri, tim P2TP2A Tangerang Selatan sudah menemui korban yang kini mengalami trauma dan tinggal di kediaman ibu kandungnya.

Baca juga: Remaja Perempuan Dianiaya Ayah Kandung dan Ibu Tiri di Pamulang, Keluarga Lapor Polisi

Namun, W belum dapat berkomunikasi dengan baik untuk menceritakan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh R, ayah kandungnya, bersama E, ibu tirinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Korban masih trauma belum menceritakan semua dan motif pelaku terhadap dirinya. Dan sekarang korban banyak berdiam diri dan ketakutan," kata Tri.

Makanya, sekarang kami berikan pelayanan konseling psikolog untuk itu," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, remaja perempuan berinisial W (15) diduga menjadi korban kekerasan oleh Ibu tiri dan ayah kandungnya di kawasan Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan.

Pihak Keluarga Korban, Wahyudi menjelaskan, dugaan kekerasan tersebut dilakukan oleh R, ayah kandung korban dan E, ibu tiri korban pada Senin (26/7/2021) malam.

Saat itu, korban dijemput paksa oleh sang ayah dari rumah pamannya dan diminta masuk ke dalam rumah.

Baca juga: Roy Suryo Sodorkan 4 Poin jika Lucky Alamsyah Ingin Berdamai

Halaman:


Video Rekomendasi

Sumber Wartakota
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Landa 2 Rumah di 2 Lokasi Berbeda Wilayah Jaktim Hari Ini

Kebakaran Landa 2 Rumah di 2 Lokasi Berbeda Wilayah Jaktim Hari Ini

Megapolitan
6 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang Tuntut 2 Hal Ini ke Pemerintah Pusat

6 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang Tuntut 2 Hal Ini ke Pemerintah Pusat

Megapolitan
Pasutri yang Ajak Bayi Jadi Manusia Silver di Pamulang Belum Diketahui Keberadaannya

Pasutri yang Ajak Bayi Jadi Manusia Silver di Pamulang Belum Diketahui Keberadaannya

Megapolitan
Sejumlah Pejabat DKI Tinjau Stasiun Tebet Sebelum Besok Diresmikan

Sejumlah Pejabat DKI Tinjau Stasiun Tebet Sebelum Besok Diresmikan

Megapolitan
GPS Kendaraan Curian Aktif, Pencuri 25 Sepeda Motor Terlacak dan Diringkus Polisi

GPS Kendaraan Curian Aktif, Pencuri 25 Sepeda Motor Terlacak dan Diringkus Polisi

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Harap Pemerintah Pusat Beri Akses Pemkot Kelola Aplikasi PeduliLindungi

Wali Kota Tangerang Harap Pemerintah Pusat Beri Akses Pemkot Kelola Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
7 Fraksi Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Bukti Tak Berpihak ke Warga

7 Fraksi Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Bukti Tak Berpihak ke Warga

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Curanmor dengan Barang Bukti 25 Sepeda Motor

Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Curanmor dengan Barang Bukti 25 Sepeda Motor

Megapolitan
Datang ke Jakarta lalu Curi Motor, Dua Pemuda Asal Sukabumi Ditangkap Polisi

Datang ke Jakarta lalu Curi Motor, Dua Pemuda Asal Sukabumi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Napi Lapas Lampung Kendalikan Peredaran Narkotika, Polisi Buru 2 Pengedarnya

Napi Lapas Lampung Kendalikan Peredaran Narkotika, Polisi Buru 2 Pengedarnya

Megapolitan
Begini Modus 7 Pengeroyok Pemuda hingga Tewas di Teluknaga

Begini Modus 7 Pengeroyok Pemuda hingga Tewas di Teluknaga

Megapolitan
Periode April 2020-Agustus 2021, Sudin LH Jaktim Catat Ada 166 Kg Limbah Masker Medis

Periode April 2020-Agustus 2021, Sudin LH Jaktim Catat Ada 166 Kg Limbah Masker Medis

Megapolitan
7.364 Nakes di Tangsel belum Dapat Jatah Booster Vaksin Covid-19

7.364 Nakes di Tangsel belum Dapat Jatah Booster Vaksin Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Landai, RSD Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Kosong

Kasus Covid-19 Landai, RSD Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Kosong

Megapolitan
KPAI Minta Ibu Tiri Penganiaya Bocah 5 Tahun di Ciracas Dihukum Maksimal

KPAI Minta Ibu Tiri Penganiaya Bocah 5 Tahun di Ciracas Dihukum Maksimal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.