Pabrik Pengolahan Plastik Bisa Kena Sanksi Pidana jika Terbukti Cemarkan Sungai Cisadane

Kompas.com - 09/10/2021, 16:44 WIB
Tangkapan layar video air Sungai Cisadane diduga tercemar cairan limbah berwarna merah. Dokumentasi PribadiTangkapan layar video air Sungai Cisadane diduga tercemar cairan limbah berwarna merah.

 

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan bakal memberikan sanksi kepada pabrik pengolahan sampah plastik kawasan Kavling Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Hal itu buntut dari adanya cairan merah pada Sungai Cisadane yang disebut berasal dari pabrik pengolahan sampah tersebut.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, sanksi akan diberikan apabila hasil laboratorium uji cairan merah dan air sungai telah keluar dengan hasil terbukti mencemarkan atau membuat ekosistem sungai rusak.

Baca juga: DLH Tangsel Segera Umumkan Hasil Laboratorium Pencemaran Sungai Cisadane

Adapun pemeriksaan sampel air dan cairan berwarna merah di Sungai Cisadane masih dilakukan dan memakan waktu sepekan.

"Kita lihat ada beberapa sanksi (bila terbukti cairan mencemarkan sungai)," ujar Benyamin saat dihubungi pada Sabtu (9/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Benyamin mengatakan, ada beberapa sanksi yang akan dikenakan salah satunya sanksi pidana. Saat ini, Pemkot telah berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan dalam mengusut kasus itu.

"Bisa sampai tindak pidana itu, pencemaran kayak gitu. Kita sudah koordinasi, Polres turun tangan ke lokasi," ucap Benyamin.

Adapun polisi pun memeriksa tiga orang terkait dugaan pencemaran Sungai Cisadane oleh pabrik pengolahan sampah plastik.

Baca juga: Pabrik Pengolahan Plastik yang Diduga Buang Limbah ke Sungai Cisadane Ditutup Sementara

Dari tiga orang itu, dua di antaranya pegawai yang dimintai keterangan terkait dugaan pencemaran. Selanjutnya, petugas akan memeriksa satu orang lainnya yakni pemilik pabrik pengolahan sampah plastik.

Sebelumnya, sebuah video yag viral di internet memperlihatkan Sungai Cisadane di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, telah tercemar cairan limbah berwarna merah. Cairan berwarna merah itu disebut berasal dari pabrik pengolahan sampah plastik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sumur Resapan di Bona Indah yang Jebol Saat Dilintasi Mobil Kini Ditutup Pelat Baja

Sumur Resapan di Bona Indah yang Jebol Saat Dilintasi Mobil Kini Ditutup Pelat Baja

Megapolitan
Satu Mafia Tanah di Jaktim Ditangkap, Sudah Raup Miliaran Rupiah dan Jerat Tiga Korban

Satu Mafia Tanah di Jaktim Ditangkap, Sudah Raup Miliaran Rupiah dan Jerat Tiga Korban

Megapolitan
Teguran Jokowi yang Bikin Polisi Gerak Cepat, dari Masalah Pinjol hingga Ormas

Teguran Jokowi yang Bikin Polisi Gerak Cepat, dari Masalah Pinjol hingga Ormas

Megapolitan
Polisi Sebut Jeff Smith Konsumsi Narkoba LSD sejak 3 Bulan Lalu, 4 Lembar Sehari

Polisi Sebut Jeff Smith Konsumsi Narkoba LSD sejak 3 Bulan Lalu, 4 Lembar Sehari

Megapolitan
Mobil yang Terperosok Sumur Resapan di Bona Indah Milik Politisi PSI Isyana Bagoes Oka

Mobil yang Terperosok Sumur Resapan di Bona Indah Milik Politisi PSI Isyana Bagoes Oka

Megapolitan
Apa Itu LSD? Narkoba yang Digunakan Pesinetron Jeff Smith

Apa Itu LSD? Narkoba yang Digunakan Pesinetron Jeff Smith

Megapolitan
Pura-pura Jadi Pembeli, Dua Pria Curi Ponsel di Sebuah Kios di Tanjung Priok

Pura-pura Jadi Pembeli, Dua Pria Curi Ponsel di Sebuah Kios di Tanjung Priok

Megapolitan
Gardu PP di Rawamangun Dibongkar, Ketua RW Sebut Saat Dibangun Tak Lapor

Gardu PP di Rawamangun Dibongkar, Ketua RW Sebut Saat Dibangun Tak Lapor

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Wali Kota Benyamin Davnie: Semoga Tangsel Level 1

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Wali Kota Benyamin Davnie: Semoga Tangsel Level 1

Megapolitan
Saat Sumur Resapan yang Sudah Diaspal di Lebak Bulus Jebol dan Ancam Keselamatan Warga

Saat Sumur Resapan yang Sudah Diaspal di Lebak Bulus Jebol dan Ancam Keselamatan Warga

Megapolitan
Gardu Ormas PP di Rawamangun Dibongkar, Warga: Lega, Soalnya Malam Suka Berisik

Gardu Ormas PP di Rawamangun Dibongkar, Warga: Lega, Soalnya Malam Suka Berisik

Megapolitan
Kawanan Begal Kembali Beraksi di Kemayoran, Pengemudi Ojek Online Tewas Ditusuk

Kawanan Begal Kembali Beraksi di Kemayoran, Pengemudi Ojek Online Tewas Ditusuk

Megapolitan
Duduk Perkara Video Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut: Terjadi 1,5 Tahun Lalu, Sudah Ditegur DPRD

Duduk Perkara Video Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut: Terjadi 1,5 Tahun Lalu, Sudah Ditegur DPRD

Megapolitan
Mengenang Aksi Heroik Teknisi KRL yang Tewas Dalam Tragedi Bintaro 2

Mengenang Aksi Heroik Teknisi KRL yang Tewas Dalam Tragedi Bintaro 2

Megapolitan
Jeff Smith Mengaku Konsumsi Narkoba agar Fokus dan Tak Mudah Lelah Saat Bekerja

Jeff Smith Mengaku Konsumsi Narkoba agar Fokus dan Tak Mudah Lelah Saat Bekerja

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.