Sepulang Berlaga di PON XX Papua, Atlet DKI Jakarta Jalani Isolasi di Hotel Grand Cempaka

Kompas.com - 12/10/2021, 21:15 WIB
Kamar hotel Grand Cempaka Business yang digunakan untuk tempat tinggal sementara tenaga medis Covid-19. DOK. PEMKOT DKI JAKARTAKamar hotel Grand Cempaka Business yang digunakan untuk tempat tinggal sementara tenaga medis Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta menyiapkan tempat isolasi terpadu atau karantina bagi atlet kontingen DKI Jakarta yang berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Hal itu sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat yang meminta pemerintah daerah menyiapkan lokasi isolasi terpusat bagi atlet di daerah masing-masing guna mencegah klaster PON.

Baca juga: Bertambah Lagi, Ada Lima Atlet DKI Jakarta yang Positif Covid-19 di PON XX Papua

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sudah memiliki lokasi pasti untuk isolasi terpadu ini.

"Ya di Hotel Grand Cempaka," ujarnya singkat di Balai Kota, Selasa (12/10/2021) malam, dikutip Tribun Jakarta.

Sepulang berlaga dari PON XX Papua, para atlet DKI akan menjalani isolasi terpadu selama lima hari di Hotel Grand Cempaka yang terletak di Jalan Letjend Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, setelah kembali ke Ibu Kota.

"Kalau sesuai ketentuan lima hari ya," kata Ariza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 5 Atlet Jakarta yang Terinfeksi Covid-19 di PON Papua Sudah Negatif

Berdasarkan data teranyar, lima atlet DKI yang dinyatakan positif Covid-19, kini sudah negatif dan sembuh.

Tiga atlet telah kembali ke Jakarta. Kemudian, satu atlet kembali hari ini ke Jakarta dan satu atlet lainnya masih mengurus kepulangannya.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul "Hotel Grand Cempaka Jadi Lokasi Isolasi Terpadu Bagi Atlet DKI Sepulang Berlaga di PON XX Papua". (Tribun Jakarta/Nur Indah Farrah Audina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Megapolitan
Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.