Orangtua Korban Tewas Susur Sungai di Ciamis Ingin Tahu SOP Kegiatan

Kompas.com - 19/10/2021, 10:01 WIB
AS dan istri, orangtua MKF, salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi susur Sungai Cileueur, Ciamis, Jawa Barat pada Jumat (15/10/2021). Mita Amalia HapsariAS dan istri, orangtua MKF, salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi susur Sungai Cileueur, Ciamis, Jawa Barat pada Jumat (15/10/2021).

DEPOK, KOMPAS.com - AS, orangtua salah satu korban tewas dalam tragedi susur Sungai Cileueur, Ciamis, Jawa Barat, berharap bisa segera mengetahui kronologi dan standard operating procedure (SOP) kejadian yang menewaskan anak laki-lakinya, MKF (12).

"Kami orangtua, ingin tahu apa sih yang terjadi pada anak kami. Bagaimana detik-detik terakhir anak kami. Kami ingin tahu bagaimana kronologi, bagaimana SOP kegiatannya," ujar AS, di kediamannya di Depok, Jawa Barat, Senin (18/10/2021) malam.

AS ingin tahu bagaimana proses kegiatan susur sungai yang menewaskan 11 siswa termasuk anaknya itu.

Baca juga: Detik-detik Tragedi Susur Sungai: Pemancing Lihat 1 Orang Terpeleset, Seret Siswa Lainnya, Suasana Pun Berubah Panik

"Misalkan ada SOP, kami ingin tahu, satu pendamping memegang berapa anak. Berapa orang yang mendampingi, siapa orangnya. Kami enggak tahu. Bahkan berapa siswa yang turun ke sungai saat kejadian, kami enggak tahu," ungkap AS.

AS menyatakan, pihaknya sama sekali belum mendapat keterangan tentang peristiwa nahas tersebut selain bahwa anaknya telah meninggal dunia.

"Belum ada keterangan apapun, hanya menyampaikan bela sungkawa. Sampai sekarang, belum ada (informasi) baik dari pihak pesantren maupun lainnya, yang memberi keterangan kronologi (kejadian)," kata AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengatakan sempat bertanya kepada sejumlah siswa yang menjadi korban selamat dalam peristiwa tersebut.

"Kami belum tahu kejadiannya seperti apa, kalau saya cuma bisa bertanya ke anak-anak. Tapi jawabannya simpang siur, ada yang bilang A dan B. Ya saya maklum, namanya anak-anak," ungkap dia.

Dari berbagai informasi yang dia kumpulkan, AS hanya bisa menyimpulkan satu hal.

"Yang saya tahu, anak saya saat itu ada di kali," ujar AS.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

Megapolitan
Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Megapolitan
Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Megapolitan
Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron

Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron

Megapolitan
Fakta Soal Varian Omicron di Jakarta, Belum Ditemukan dan Kabar yang Sebelumnya Beredar Keliru

Fakta Soal Varian Omicron di Jakarta, Belum Ditemukan dan Kabar yang Sebelumnya Beredar Keliru

Megapolitan
RS Polri Identifikasi 5 Korban Tewas Kebakaran di Tambora lewat DNA

RS Polri Identifikasi 5 Korban Tewas Kebakaran di Tambora lewat DNA

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus Diaspal, Kontraktor: Itu Inisiatif Kami, Bukan Program Pemerintah

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus Diaspal, Kontraktor: Itu Inisiatif Kami, Bukan Program Pemerintah

Megapolitan
Anies Tak Temui Buruh dalam Audiensi di Balai Kota

Anies Tak Temui Buruh dalam Audiensi di Balai Kota

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Kontraktor Klaim Gunakan Penutup di Atas Standar

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Kontraktor Klaim Gunakan Penutup di Atas Standar

Megapolitan
Manajemen PT Transjakarta Bungkam soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Manajemen PT Transjakarta Bungkam soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Megapolitan
Alasan Kejari Kota Tangerang Ajukan Banding atas Vonis Cynthiara Alona

Alasan Kejari Kota Tangerang Ajukan Banding atas Vonis Cynthiara Alona

Megapolitan
Pemprov DKI: Sampai Sekarang Belum Ditemukan Varian Omicron di Jakarta

Pemprov DKI: Sampai Sekarang Belum Ditemukan Varian Omicron di Jakarta

Megapolitan
Pastikan Tak Ada Temuan Varian Omicron, Pemkab Bekasi Akui Ada Kekeliruan Informasi

Pastikan Tak Ada Temuan Varian Omicron, Pemkab Bekasi Akui Ada Kekeliruan Informasi

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Ini Penjelasan Kontraktor

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Ini Penjelasan Kontraktor

Megapolitan
Aksi Demonstrasi di Depan Balai Kota DKI Jakarta Bubar, Jalan Medan Merdeka Selatan Kembali Dibuka

Aksi Demonstrasi di Depan Balai Kota DKI Jakarta Bubar, Jalan Medan Merdeka Selatan Kembali Dibuka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.