Tak Semua Wirausahawan Jebolan Jakpreneur Dapat Akses Modal, Ini Penjelasan Anies

Kompas.com - 25/10/2021, 06:39 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menghadiri acara Malam Apresiasi Jakpreneur Fest 2021 di Museum Bank Mandiri, Minggu (24/10/2021) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menghadiri acara Malam Apresiasi Jakpreneur Fest 2021 di Museum Bank Mandiri, Minggu (24/10/2021)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, tidak semua peserta Jakpreneur ujungnya mendapatkan akses modal untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Anies menjelaskan, program Jakpreneur yang digagas untuk mengubah program OK-OCE tersebut berjalan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan pelaku UMKM saja.

"Bahwa Jakpreneur ini bukan sebuah program yang template, yang artinya untuk semua UMKM diberikan materi yang sama, (tentu) tidak," ujar Anies saat ditemui setelah acara Malam Apresiasi Jakpreneur Fest 2021 di Museum Bank Mandiri, Minggu (24/10/2021).

Baca juga: Janji Kampanye Cetak Wirausaha Baru, Anies: Alhamdulillah Target Tidak Tercapai, tetapi Terlampaui...

Anies mengatakan, anggota Jakpreneur akan diberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan saja.

Misalnya kebutuhan untuk belajar mengelola keuangan, kebutuhan untuk belajar strategi pemasaran dan juga kebutuhan untuk akses permodalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita menilai apa yang menjadi kebutuhan kemudian ada kolaborator yang bisa membantu memberikan dukungan baik ide, gagasan, pasar maupun permodalan," ucap dia.

Itulah sebabnya, ucap Anies, dari 287.000 UMKM yang bergabung dalam program Jakpreneur, baru 147.759 yang diterbitkan izin agar bisa mengakses permodalan.

Anies mengatakan, total keseluruhan peserta yang bergabung dalam Jakpreneur adalah 287.000 UMKM yang mendapat pendampingan dari 44 kecamatan di seluruh DKI Jakarta.

Baca juga: Anies Bahas 5 Program Kolaborasi Bersama PBB

"Ada yang sudah dilatih secara langsung 176.000, kemudian yang didampingi ada 155.000," tutur dia.

Adapun jumlah realisasi program Jakpreneur tersebut pernah dikritik oleh Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Gembong Warsono.

Gembong mengatakan, program itu menjanjikan akan mencetak 361.518 wirausaha baru, namun target dalam perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 target diubah menjadi 278.971.

Gembong juga menyoroti realisasi pencapaian UMKM yang bisa mendapat akses permodalan hanya 1.064 dari target yang dijanjikan Anies.

"Hanya sebanyak 0,3 persen saja (yang terealisasi), namun dalam RPJMD perubahan targetnya turun menjadi 278.971 wirausaha baru. Data di atas dapat kami simpulkan bahwa tanpa adanya pandemi pun program ini akan sulit mencapai target yang sudah dicanangkan," kata Gembong, 2 Agustus 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Bekasi Dorong Perangkat Daerah Maksimalkan Serapan APBD

Pemkab Bekasi Dorong Perangkat Daerah Maksimalkan Serapan APBD

Megapolitan
Banyak Hidran Tak Berfungsi, Petugas Damkar DKI Lebih Pilih Air Selokan

Banyak Hidran Tak Berfungsi, Petugas Damkar DKI Lebih Pilih Air Selokan

Megapolitan
Pengelola Gedung Cyber Klaim Alarm Berbunyi Saat Kebakaran

Pengelola Gedung Cyber Klaim Alarm Berbunyi Saat Kebakaran

Megapolitan
Mulai Hari ini, WNA dan WNI dari Luar Negeri yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Wajib Karantina 10 Hari

Mulai Hari ini, WNA dan WNI dari Luar Negeri yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Wajib Karantina 10 Hari

Megapolitan
Pengelola Gedung Cyber Sebut Korban Tewas dalam Kebakaran Tak Sadar akan Bunyi Alarm

Pengelola Gedung Cyber Sebut Korban Tewas dalam Kebakaran Tak Sadar akan Bunyi Alarm

Megapolitan
Lansia di Bekasi Dituntut Anak, Polisi : Itu Bukan Laporan, tapi Perlindungan Hukum

Lansia di Bekasi Dituntut Anak, Polisi : Itu Bukan Laporan, tapi Perlindungan Hukum

Megapolitan
Mobil Dinas TNI Terguling di Jatinegara, Saksi: Mata Korban Merah, Mulut Bau Minuman

Mobil Dinas TNI Terguling di Jatinegara, Saksi: Mata Korban Merah, Mulut Bau Minuman

Megapolitan
RSU Tangsel Siagakan Nakes 24 Jam untuk Antisipasi Gelombang 3 Covid-19

RSU Tangsel Siagakan Nakes 24 Jam untuk Antisipasi Gelombang 3 Covid-19

Megapolitan
Rentetan Kecelakaan Bus Transjakarta dalam 40 Hari Terakhir

Rentetan Kecelakaan Bus Transjakarta dalam 40 Hari Terakhir

Megapolitan
Transjakarta Kerap Kecelakaan, Penumpang Merasa Ngeri dan Sebut Sopir Sering Ugal-ugalan

Transjakarta Kerap Kecelakaan, Penumpang Merasa Ngeri dan Sebut Sopir Sering Ugal-ugalan

Megapolitan
Bus Transjakarta Kembali Kecelakaan, Kali ini Tabrak Separator di Jalan Sudirman

Bus Transjakarta Kembali Kecelakaan, Kali ini Tabrak Separator di Jalan Sudirman

Megapolitan
Jalan Kaki di Pinggir Tol, Seorang Pria Tak Dikenal Tewas Tertabrak Mobil

Jalan Kaki di Pinggir Tol, Seorang Pria Tak Dikenal Tewas Tertabrak Mobil

Megapolitan
Pengelola Sebut Gedung Cyber Sudah Beroperasi Normal Usai Kebakaran, Kecuali Lantai 2

Pengelola Sebut Gedung Cyber Sudah Beroperasi Normal Usai Kebakaran, Kecuali Lantai 2

Megapolitan
Dua Siswanya Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, SMK Taruna Bhakti Bantu Keluarga Korban Urus Jenazah

Dua Siswanya Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, SMK Taruna Bhakti Bantu Keluarga Korban Urus Jenazah

Megapolitan
Hari Disabilitas, Anies: Jangan Merasa Lebih di Atas Penyandang Disabilitas

Hari Disabilitas, Anies: Jangan Merasa Lebih di Atas Penyandang Disabilitas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.