Calon Lokasi Konser BTS di Jakarta Punya Fasilitas Berstandar Internasional, Apa Saja Itu?

Kompas.com - 27/10/2021, 13:38 WIB
Foto udara pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (26/10/2021). Progres pembangunan Jakarta International Stadium yang berkapasitas 82.000 penonton dan digarap oleh PT Jakarta Propertindo tersebut telah mencapai 78 persen dan ditargetkan dapat beroperasi akhir tahun 2021. GALIH PRADIPTAFoto udara pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (26/10/2021). Progres pembangunan Jakarta International Stadium yang berkapasitas 82.000 penonton dan digarap oleh PT Jakarta Propertindo tersebut telah mencapai 78 persen dan ditargetkan dapat beroperasi akhir tahun 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta International Stadium (JIS) di kawasan Jakarta Utara digadang-gadang akan menjadi lokasi konser boy band asal Korea Selatan, Bangtan Boys (BTS), tahun depan.

Fasilitas yang masih dalam tahap pembangunan ini direncakan akan memiliki berbagai fasilitas berstandar internasional.

Selain itu, JIS juga disebut-sebut masuk dalam daftar 10 stadion termegah dunia, bersanding dengan stadion New San Siro di Milan, Italia; Camp Nou di Barcelona, Spanyol; dan Santiago Bernabeu di Madrid, Spanyol.

Baca juga: Boyband BTS Disebut Berencana Gelar Konser di Jakarta International Stadium Tahun Depan

Dikutip dari Tribunnews.com, stadion utama JIS diperkirakan bisa menampung 82.000 penonton.

Kapasitas ini lebih besar dari kapasitas 77.000 penonton di stadion utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. GBK sendiri sebelumnya menyandang predikat sebagai salah satu stadion terbesar di Asia Tenggara.

Selain itu, JIS juga akan dilengkapi dengan retractable roof atau atap yang bisa dibuka-tutup. Untuk pertama kalinya fasilitas ini hadir di stadion Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal lain yang membuat JIS istimewa adalah lapangan latih berstandar FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional).

Baca juga: Soal Rencana Konser BTS di JIS, Wagub DKI: Masih Dalam Penjajakan

Rumput di lapangan latih ini, dan juga rumput di lapangan stadion utama, akan menggunakan rumput jenis hybrid. Ini merupakan perpaduan antara rumput sintesis dan alami.

Dibandingkan lapangan dengan 100 persen rumput alami, rumput jenis hybrid ini lebih tahan lama dan bisa digunakan hingga 1.000 jam pertandingan.

Jenis rumput yang sama juga digunakan sejumlah negara yang memiliki stadion berstandar FIFA, seperti Singapura, Inggris, dan Spanyol.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpol PP Depok Bongkar Bangunan Ilegal dan Tertibkan Parkir Liar di Kolong Flyover Arif Rahman Hakim

Satpol PP Depok Bongkar Bangunan Ilegal dan Tertibkan Parkir Liar di Kolong Flyover Arif Rahman Hakim

Megapolitan
Haikal Hassan: Jangan Berbondong-bondong ke Jakarta! Kalau Kasus Covid-19 Tinggi, Reuni 212 Disalahin...

Haikal Hassan: Jangan Berbondong-bondong ke Jakarta! Kalau Kasus Covid-19 Tinggi, Reuni 212 Disalahin...

Megapolitan
Besi Penutup Proyek Crossing di Pintu Air Jagakarsa Hilang

Besi Penutup Proyek Crossing di Pintu Air Jagakarsa Hilang

Megapolitan
Sopir Mercy yang Lawan Arah lalu Tabrak 2 Mobil di Tol JORR Ditetapkan Jadi Tersangka

Sopir Mercy yang Lawan Arah lalu Tabrak 2 Mobil di Tol JORR Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Turap Saluran di Jalan Pluit Sakti Raya Longsor, Perbaikan Ditargetkan Rampung dalam 2 Minggu

Turap Saluran di Jalan Pluit Sakti Raya Longsor, Perbaikan Ditargetkan Rampung dalam 2 Minggu

Megapolitan
Warga Joglo Bisa Setor Minyak Jelantah ke PKK RW, Tiap Liter Dihargai Rp 3.300

Warga Joglo Bisa Setor Minyak Jelantah ke PKK RW, Tiap Liter Dihargai Rp 3.300

Megapolitan
Wakil Wali Kota Depok Pertanyakan Data Kejaksaan soal Kenaikan Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak

Wakil Wali Kota Depok Pertanyakan Data Kejaksaan soal Kenaikan Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak

Megapolitan
Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat Revisi PP yang Bikin UMP Hanya Naik Sedikit

Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat Revisi PP yang Bikin UMP Hanya Naik Sedikit

Megapolitan
Wagub DKI Ungkap Pengusaha Tak Masalah UMP Jakarta 2022 Naik sampai 5 Persen

Wagub DKI Ungkap Pengusaha Tak Masalah UMP Jakarta 2022 Naik sampai 5 Persen

Megapolitan
Kasus Pengemudi Mercy Tabrakan Saat Lawan Arah di Tol JORR, Polisi Tunggu Hasil Mediasi dengan Korban

Kasus Pengemudi Mercy Tabrakan Saat Lawan Arah di Tol JORR, Polisi Tunggu Hasil Mediasi dengan Korban

Megapolitan
Pegawai Korban Pelecehan Berharap KPI Segera Jalankan Rekomendasi Komnas HAM

Pegawai Korban Pelecehan Berharap KPI Segera Jalankan Rekomendasi Komnas HAM

Megapolitan
PPKM Kota Tangerang Kembali ke Level 2, Pemkot Akan Tingkatkan Tracing Covid-19

PPKM Kota Tangerang Kembali ke Level 2, Pemkot Akan Tingkatkan Tracing Covid-19

Megapolitan
Saat Anies Lesehan di Jalan Bersama Buruh yang Demo Menuntut Kenaikan UMP…

Saat Anies Lesehan di Jalan Bersama Buruh yang Demo Menuntut Kenaikan UMP…

Megapolitan
Polres Jakpus Tangkap 4 Anggota Sindikat Bandar Narkoba Jaringan Malaysia

Polres Jakpus Tangkap 4 Anggota Sindikat Bandar Narkoba Jaringan Malaysia

Megapolitan
Pengetatan di Bandara Soekarno Hatta untuk Cegah Omicron, WNA dari 11 Negara Dilarang Masuk, WNI Karantina 14 Hari

Pengetatan di Bandara Soekarno Hatta untuk Cegah Omicron, WNA dari 11 Negara Dilarang Masuk, WNI Karantina 14 Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.