Perketat Mobilitas Warga di Kota Tangerang, Jadwal Pembagian Rapot Digeser

Kompas.com - 25/11/2021, 17:38 WIB
Ilustrasi siswa sekolah di tengah pandemi COVID-19. FREEPIK/RAWPIXEL.COMIlustrasi siswa sekolah di tengah pandemi COVID-19.

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang masih membahas penerapan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) soal pengetatan mobilitas warga saat Natal dan Tahun Baru 2022.

Hal itu dinyatakan oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat ditanya perihal penerapan Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Covid-19 saat Natal dan Tahun Baru 2022 di wilayah administrasinya.

Adapun Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 itu tersebut mulai berlaku pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022.

"Ini lagi kita bahas (Inmendagri)," ucap Arief pada awak media, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Inmendagri Pencegahan Covid-19 untuk Libur Nataru, Karyawan Dilarang Cuti hingga Larangan Adakan Pesta Tahun Baru

Berkait salah satu poin penerapan Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 di Kota Tangerang, Pemkot Tangerang sedang mengkaji penjadwalan ulang pembagian rapot para murid di wilayah tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mulanya, pembagian rapot dijadwalkan akan berlangsung pada 17 Desember 2021.

"Tadinya (pembagian rapot) tanggal 17 Desember (2021). Ini kita mau geser ke tanggal 20 Januari (2022)," ucap Arief.

Politikus Demokrat itu mengatakan, penjadwalan ulang dilakukan lantaran pihak sekolah akan meniadakan kegiatan pembelajaran saat pembagian rapot.

Baca juga: Inmendagri Atur Libur Akhir Tahun, Masyarakat Diimbau Rayakan Tahun Baru 2022 di Rumah

Murid-murid yang tidak sekolah itu dikhawatirkan akan berlibur, sehingga menimbulkan peningkatan mobilitas di Kota Tangerang.

"Nanti tanggal 17 Desember dia (murid) libur, kan sama saja anak-anak libur Natal dan Tahun Baru. Padahal kita berusha menghindari (peningkatan mobilitas)," urai Arief.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Megapolitan
Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Megapolitan
Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Megapolitan
2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

Megapolitan
UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Megapolitan
RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.