Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/05/2022, 13:40 WIB
Penulis Joy Andre
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga mencatat lebih dari 1,6 juta kendaraan sudah meninggalkan wilayah Jabodetabek sejak tanggal 22 April 2022.

Angka tersebut merupakan akumulasi yang dihitung sejak dari H-10 hingga H-2 Hari Raya Idul Fitri tiba.

"Sebanyak 1.611.935 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek sejak H-10 sampai dengan H-2 Raya Idul Fitri 2022," kata Cooporate Communication and Community Development Group Head Dwimawan Heru dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/5/2022).

Heru mengatakan bahwa angka 1,6 juta lebih kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek tersebut mengalami kenaikan hingga 19 persen dibanding dengan lalu lintas normal yang terjadi pada periode November 2021.

Baca juga: H-1 Lebaran, Arus Mudik di Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar

Ia juga menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan jumlah perhitungan arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama yang dilewati kendaraan.

Keempat gerbang tol tersebut yakni dari Gerbang Tol Cikupa arah Merak, Gerbang Tol Ciawi arah Puncak, Gerbang Tol Cikampek Utama, dan Gerbang Tol Kalihurip Utama arah Trans Jawa dan Bandung.

"Untuk distribusi, mayoritas merupakan menuju Timur yakni Trans Jawa dan Bandung yang tercatat 53,6 persen, kemudian arah barat yakni Merak 27,7 persen, dan 18,7 persen menuju arah selatan atau Puncak," lanjut Heru.

Baca juga: Rampak Bedug dari Penjuru Jakarta Meriahkan Takbiran di JIS Malam Ini

Adapun rincian distribusi lalu lintas yang berhasil dihitung adalah sebagai berikut:

Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung)

• Jumlah kendaraan yang melalui Gerbang Tol Cikampek Utama sebanyak 586.718 kendaraan, meningkat sebesar 91,3 persen dari lalu lintas normal.

• Jumlah kendaraan yang melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama melalui Tol Cipularang sebanyak 278.788 kendaraan, turun sebesar 6,7 persen dari lalu lintas normal.

Arah Barat (Merak)

• Jumlah kendaraan menuju arah Merak melalui Gerbang Tol Cikupa melalui Jalan Tol Tangerang Merak sebanyak 446.449 kendaraan, meningkat sebesar 2,33 persen dari lalu lintas normal.

Baca juga: Volume Kendaraan Mudik Lebaran 2022 Tertinggi Sepanjang Sejarah

Arah Selatan (Puncak)

• Jumlah kendaraan yang melalui Gerbang Tol Ciawi melalui Tol Jagorawi sebanyak 300.980 kendaraan, turun sebesar 3,8 persen dari lalu lintas normal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangan Digenggam Paksa, Anak SD di Pondok Kelapa Hampir Jadi Korban Penculikan

Tangan Digenggam Paksa, Anak SD di Pondok Kelapa Hampir Jadi Korban Penculikan

Megapolitan
Dua Pembacok Remaja hingga Tewas di Cibitung Ditangkap Polisi

Dua Pembacok Remaja hingga Tewas di Cibitung Ditangkap Polisi

Megapolitan
AKBP (Purn) Eko Setia Budi Ganti Warna Mobil Menjadi Putih, Psikolog Forensik: Jangan Disepelekan!

AKBP (Purn) Eko Setia Budi Ganti Warna Mobil Menjadi Putih, Psikolog Forensik: Jangan Disepelekan!

Megapolitan
Kapolres Jaksel: Ketahanan Keluarga Pengaruhi Aktivitas Tawuran di Manggarai

Kapolres Jaksel: Ketahanan Keluarga Pengaruhi Aktivitas Tawuran di Manggarai

Megapolitan
Tahan Tangis, Bripka Madih: Mohon Maaf Bapak Kapolri, Saya Masih Cinta Polisi

Tahan Tangis, Bripka Madih: Mohon Maaf Bapak Kapolri, Saya Masih Cinta Polisi

Megapolitan
Tukang Pijat di Cikarang Ditemukan Tewas Tertelungkup di Kontrakannya

Tukang Pijat di Cikarang Ditemukan Tewas Tertelungkup di Kontrakannya

Megapolitan
Bripka Madih disebut Sering Meneror Warga, Ketua RW: Kami Tak Bisa Lawan karena Dia Polisi

Bripka Madih disebut Sering Meneror Warga, Ketua RW: Kami Tak Bisa Lawan karena Dia Polisi

Megapolitan
Polisi Klaim Tak Ada Lagi Tawuran di Manggarai Usai Satgas Anti-Tawuran Dibentuk

Polisi Klaim Tak Ada Lagi Tawuran di Manggarai Usai Satgas Anti-Tawuran Dibentuk

Megapolitan
Pawai Cap Go Meh Berlangsung Meriah, Kelenteng Hok Lay Kiong: Ini Pesta Rakyat

Pawai Cap Go Meh Berlangsung Meriah, Kelenteng Hok Lay Kiong: Ini Pesta Rakyat

Megapolitan
Kapolres Jaksel Sebut Warga tetap Bisa Melapor Meski Pos Polisi Kosong, Begini Caranya

Kapolres Jaksel Sebut Warga tetap Bisa Melapor Meski Pos Polisi Kosong, Begini Caranya

Megapolitan
Ratusan Kasus Kejahatan di Jaksel Sepanjang 2022, dari Curanmor hingga Tawuran

Ratusan Kasus Kejahatan di Jaksel Sepanjang 2022, dari Curanmor hingga Tawuran

Megapolitan
Ketua RW Ungkap Sosok Bripka Madih yang Ngaku Diperas Polisi: Dia Suka Bikin Onar

Ketua RW Ungkap Sosok Bripka Madih yang Ngaku Diperas Polisi: Dia Suka Bikin Onar

Megapolitan
Periksa Bripka Madih yang Ngaku Diperas Penyidik, Polda Metro: Keterangannya Tak Konsisten

Periksa Bripka Madih yang Ngaku Diperas Penyidik, Polda Metro: Keterangannya Tak Konsisten

Megapolitan
Bripka Madih, Polisi yang Diperas Polisi, Ajukan Pengunduran Diri dari Polri

Bripka Madih, Polisi yang Diperas Polisi, Ajukan Pengunduran Diri dari Polri

Megapolitan
Perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi, Ribuan Orang Tumpah ke Jalan

Perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi, Ribuan Orang Tumpah ke Jalan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.