Kompas.com - 10/05/2022, 05:16 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengeklaim bahwa angka kasus Covid-19 di wilayahnya cenderung melandai.

Belakangan, angka penambahan kasus harian Covid-19 bahkan disebut-sebut sudah bisa dihitung menggunakan jari saking sedikitnya.

"Setiap hari sampai dengan kemarin transmisinya sih kecil, kita cuma 10 (tambahan kasus), artinya hitungan jari," ujar Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie di Kantor Satpol PP, Setu, Tangsel, Senin.

Baca juga: Usai Penertiban di Bibir Kali, Camat Minta PKL Berjualan di Area Pasar Sipon

Meski demikian, Benyamin masih akan terus memantau angka perkembangan kasus Covid-19 di Tangsel selama sepekan ke depan setelah masa mudik Lebaran 2022 berakhir.

Diketahui, hari ini, Senin (9/5/2022) seluruh aparat sipil negara (ASN) di Tangsel sudah mulai beraktivitas seperti biasa.

"Tapi saya belum bergembira dengan angka itu, karena harus mencermati seminggu kemudian setelah hari ini, berapa angkanya, seperti apa," lanjut dia.

Benyamin menyebutkan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) ruang isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Tangerang Selatan (Tangsel) sudah sangat rendah.

Tingkat BOR di RS di Tangsel kini sekitar 2 persen. Sedangkan, positivity rate-nya sudah jauh di bawah standar yaitu sekitar 1 persen.

Baca juga: Pemkot Tangsel Akan Lakukan Pendataan terhadap Pendatang Baru Usai Mudik Lebaran

"Mudah-mudahan angkanya terus begini. Sudah kita imbau waktu mudik itu mereka tetap di tempat kampung halamannya, juga menjaga protokol kesehatannya, selain vaksin, dan sebagainya," pungkas Benyamin.

Mengutip akun @dinaskesehatantangsel, disebutkan bahwa update capaian vaksinasi Covid-19 kota Tangerang Selatan pada 9 Mei pukul 15.00 WIB yaitu sebesar 102 persen untuk dosis 1.

Sebesar 88,1 persen untuk capaian dosis 2, dan 43,6 persen untuk capaian dosis 3 atau booster.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melaporkan penambahan kasus baru positif Covid-19 sejumlah 10 kasus pada Minggu (8/5/2022).

Dengan demikian, kumulatif kasus Covid-19 di Tangsel dari awal pandemi hingga kini mencapai 84.086 kasus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luncurkan Program Wirausaha Baru, DKUM Depok Ingin Bangkitkan 2.000 UMKM Terdampak Pandemi

Luncurkan Program Wirausaha Baru, DKUM Depok Ingin Bangkitkan 2.000 UMKM Terdampak Pandemi

Megapolitan
Kasus Pencurian Cokelat di Alfamart Tangerang Berujung Damai

Kasus Pencurian Cokelat di Alfamart Tangerang Berujung Damai

Megapolitan
100.135 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan ke Jakarta, di Pasar Gelap Nilainya Rp 50 Miliar

100.135 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan ke Jakarta, di Pasar Gelap Nilainya Rp 50 Miliar

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Toko Ponsel di Serpong, Diduga Meninggal karena Sakit

Mayat Pria Ditemukan di Toko Ponsel di Serpong, Diduga Meninggal karena Sakit

Megapolitan
Narkoba Jaringan Internasional Diselundupkan Lewat Sungai di Sumatera, lalu Diangkut Jalur Darat ke Jakarta

Narkoba Jaringan Internasional Diselundupkan Lewat Sungai di Sumatera, lalu Diangkut Jalur Darat ke Jakarta

Megapolitan
Sedang Cari Barang Rongsokan, Warga Bogor Temukan Mayat Bayi di dalam Kantong Plastik

Sedang Cari Barang Rongsokan, Warga Bogor Temukan Mayat Bayi di dalam Kantong Plastik

Megapolitan
Ridwan Kamil Dorong Tokoh Cibarusah Bekasi jadi Pahlawan Nasional

Ridwan Kamil Dorong Tokoh Cibarusah Bekasi jadi Pahlawan Nasional

Megapolitan
2 Kelompok Tawuran dan Keroyok Pemuda hingga Tewas, Bermula dari Saling Tantang di Medsos

2 Kelompok Tawuran dan Keroyok Pemuda hingga Tewas, Bermula dari Saling Tantang di Medsos

Megapolitan
DPRD DKI Bentuk Pansus Jakarta Pasca-perpindahan IKN, Wagub Riza: Silakan Saja

DPRD DKI Bentuk Pansus Jakarta Pasca-perpindahan IKN, Wagub Riza: Silakan Saja

Megapolitan
2 Kurir Narkoba Jaringan Malaysia Ditangkap, Diupah Rp 66 Juta

2 Kurir Narkoba Jaringan Malaysia Ditangkap, Diupah Rp 66 Juta

Megapolitan
Tebet Eco Park Kembali Beroperasi, Wagub DKI: PKL Dilarang Berjualan di Sekitarnya

Tebet Eco Park Kembali Beroperasi, Wagub DKI: PKL Dilarang Berjualan di Sekitarnya

Megapolitan
Mobil Boks Hilang Kendali dan Tabrak Separator Busway di Kebon Jeruk

Mobil Boks Hilang Kendali dan Tabrak Separator Busway di Kebon Jeruk

Megapolitan
Remaja 17 Tahun Tewas Dikeroyok di Bekasi, Polisi Tetapkan 5 Tersangka

Remaja 17 Tahun Tewas Dikeroyok di Bekasi, Polisi Tetapkan 5 Tersangka

Megapolitan
Cerita Orangtua Korban Pengeroyokan Siswa SMAN 70, Berani Melapor untuk Beri Efek Jera

Cerita Orangtua Korban Pengeroyokan Siswa SMAN 70, Berani Melapor untuk Beri Efek Jera

Megapolitan
Sedang Mancing Ikan, Pria di Bogor Temukan Mayat dengan Tubuh Tergantung di Bawah Jembatan

Sedang Mancing Ikan, Pria di Bogor Temukan Mayat dengan Tubuh Tergantung di Bawah Jembatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.