Kompas.com - 20/05/2022, 16:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya mengungkapkan dugaan sementara kasus pembunuhan pria bertato di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, pelaku diduga melakukan pembunuhan menggunakan golok atas permintaan korban untuk mengeluarkan ilmu kanuragan.

Hal itu diketahui berdasarkan informasi dari hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka berinisial AM (50).

Baca juga: Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembunuhan Pria Bertato di Cibitung

"Pengakuan daripada tersangka bahwa pembunuhan ini atas permintaan korban untuk mengeluarkan ilmu kanuragan yang ada di dalam diri korban," ujar Zulpan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (20/5/2022).

Kepada penyidik, kata Zulpan, AM mengaku diminta korban melukainya di bagian leher menggunakan golok yang sudah dipersiapkan.

Setelah itu, AM diminta memasukan darah korban dalam barang bukti pulpen keris yang ditemukan penyidik. Dengan begitu, korban yang telah meninggal dunia akan hidup kembali.

"Tetapi itu (memasukan darah ke dalam pulpen keris) pengakuannya tidak dilakukan," ungkap Zulpan.

Baca juga: Pria Tewas dengan Luka Sayatan di Cibitung Bekasi Diduga Korban Pembunuhan

"Setelah korban meninggal dunia, pelaku menutup jasad korban menggunakan Styrofoam. Kemudian meninggalkan jasad korban," sambung dia.

Meski begitu, Zulpan memastikan bahwa penyidik masih akan mendalami motif dari kasus pembunuhan tersebut.

"Itu pengakuan tersangka tentunya tidak bisa kami mempercayai pengakuan tersebut 100 persen. Keterangan daripada tersangka masih akan kami dalami," pungkasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Holywings Kalideres Digerebek Ormas, Ratusan Polisi Dikerahkan Menjaga Keamanan

Holywings Kalideres Digerebek Ormas, Ratusan Polisi Dikerahkan Menjaga Keamanan

Megapolitan
Angka Harapan Hidup Warga Jakarta Disebut Berkurang hingga 4 Tahun, Ini Sanggahan Pemprov DKI...

Angka Harapan Hidup Warga Jakarta Disebut Berkurang hingga 4 Tahun, Ini Sanggahan Pemprov DKI...

Megapolitan
Dinkes DKI Sebut Kasus Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat

Dinkes DKI Sebut Kasus Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat

Megapolitan
Hari Ini Terakhir Hewan Kurban dari Luar Daerah Banten Masuk ke Tangsel, Ini Ketentuannya...

Hari Ini Terakhir Hewan Kurban dari Luar Daerah Banten Masuk ke Tangsel, Ini Ketentuannya...

Megapolitan
Anies Jajaki Potensi Investasi Senilai 500 Miliar Dolar dari London

Anies Jajaki Potensi Investasi Senilai 500 Miliar Dolar dari London

Megapolitan
Ditangkap Polisi terkait Narkoba, DJ Sekaligus Mantan Model Majalah Dewasa Diperiksa Intensif

Ditangkap Polisi terkait Narkoba, DJ Sekaligus Mantan Model Majalah Dewasa Diperiksa Intensif

Megapolitan
Forum Batak Intelektual Laporkan Holywings ke Polda Metro Jaya terkait Dugaan Penistaan Agama

Forum Batak Intelektual Laporkan Holywings ke Polda Metro Jaya terkait Dugaan Penistaan Agama

Megapolitan
Sepeda Motor dan Uang Milik Pedagang Nasi Bebek Digondol Maling Saat Korban Tertidur Lelap di Tokonya

Sepeda Motor dan Uang Milik Pedagang Nasi Bebek Digondol Maling Saat Korban Tertidur Lelap di Tokonya

Megapolitan
2.460 Pengendara Langgar Aturan Lalu Lintas Selama Operasi Patuh Jaya 2022 di Jakarta Barat

2.460 Pengendara Langgar Aturan Lalu Lintas Selama Operasi Patuh Jaya 2022 di Jakarta Barat

Megapolitan
Seorang DJ Ditangkap Terkait Narkoba, Polisi Cek Barang Bukti ke Puslabfor

Seorang DJ Ditangkap Terkait Narkoba, Polisi Cek Barang Bukti ke Puslabfor

Megapolitan
Wagub DKI: Pencabutan Izin Usaha Holywings Bukan Karena Dugaan Penistaan Agama

Wagub DKI: Pencabutan Izin Usaha Holywings Bukan Karena Dugaan Penistaan Agama

Megapolitan
Suarakan Legalisasi Ganja Demi Pengobatan Anak, Polisi: Tetap Dilarang

Suarakan Legalisasi Ganja Demi Pengobatan Anak, Polisi: Tetap Dilarang

Megapolitan
Polisi Selidiki bagaimana Pengemas Migor Ilegal di Tangerang dapatkan Suplai Minyak Curah

Polisi Selidiki bagaimana Pengemas Migor Ilegal di Tangerang dapatkan Suplai Minyak Curah

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Jatinegara, Jasad Sudah Membusuk Saat Ditemukan

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Jatinegara, Jasad Sudah Membusuk Saat Ditemukan

Megapolitan
Pejalan Kaki Keluhkan Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar Johar Baru

Pejalan Kaki Keluhkan Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar Johar Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.