Kompas.com - 06/10/2022, 19:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, Kamis (6/10/2022) malam, meninjau lokasi robohnya tembok bangunan Madrasah Tsanawiyah (Mts) Negeri 19, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. 

Pantauan Kompas.com, Munjirin tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 19.00 WIB.

Area yang pertama kali ia sambangi adalah tembok pembatas Mts Negeri 19 dan permukiman warga yang roboh.

Tembok sepanjang sekitar empat meter itu tampak roboh ke arah area MtsN. 

Baca juga: Petugas Angkat Tembok MTsN 19 yang Roboh, Pastikan Tak Ada Lagi Korban yang Tertimpa

Setelah itu, Munjirin kemudian melihat gorong-gorong yang berada di seberang tembok yang roboh.

Diketahui, dari gorong-gorong itulah air meluap dan menyebabkan banjir di daerah tersebut. Banjir itu yang kemudian membuat pondasi tembok terkikis sehingga akhirnya ambruk. 

Di lokasi, Munjirin tampak berkoordinasi dengan Kapolsek Cilandak, Kompol Multhazam dan jajaran terkait. Antara lain Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan.

Hingga pukul 19.40 WIB, Munjirin masih berada di lokasi sembari berkoordinasi dengan aparat terkait dan para guru di MtsN tersebut. 

Baca juga: Tiga Siswa MTsN 19 Jakarta Sedang Bermain Hujan Saat Tertimpa Tembok hingga Tewas

Diberitakan sebelumnya, tembok MtsN 19 Jakarta, roboh, Kamis sore.  

Robohnya tembok pembatas bangunan Mts Negeri 19 dengan permukiman warga itu diawali dengan hujan deras dan meluapnya air gorong-gorong.

Salah satu Guru Mts Negeri 19, Edison mengatakan, para siswa yang menjadi korban sedang berada di balik tembok tersebut. Mereka sedang bermain hujan.

"Mereka lagi pada di balik tembok panggung itu. Semua korban yang tertimpa itu laki laki. Tiga meninggal dunia. Satu hidup," kata Edison.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Bakal Periksa Ahli IT untuk Usut Kasus Konten 'Prank' KDRT Baim-Paula

Polisi Bakal Periksa Ahli IT untuk Usut Kasus Konten "Prank" KDRT Baim-Paula

Megapolitan
Panitia Ingatkan Peserta Reuni 212 Pakai Masker dan Terapkan Prokes

Panitia Ingatkan Peserta Reuni 212 Pakai Masker dan Terapkan Prokes

Megapolitan
Kebakaran Lapak Rongsok di Kebon Jeruk, Korban: Saya Siram Tidak Mati, Api Lalu Membesar

Kebakaran Lapak Rongsok di Kebon Jeruk, Korban: Saya Siram Tidak Mati, Api Lalu Membesar

Megapolitan
Panitia Reuni 212 Tak Undang Anies Baswedan: Kami Tidak Mengundang Orang yang Berpolitik

Panitia Reuni 212 Tak Undang Anies Baswedan: Kami Tidak Mengundang Orang yang Berpolitik

Megapolitan
BMKG: Fenomena Ratusan Ikan Terdampar di Pulau Onrust Bukan Pertanda Gempa dan Tsunami

BMKG: Fenomena Ratusan Ikan Terdampar di Pulau Onrust Bukan Pertanda Gempa dan Tsunami

Megapolitan
Yusuf Mansur Menang Lagi, Gugatan Kasus Wanprestasi Investasi Hotel Haji Ditolak Hakim

Yusuf Mansur Menang Lagi, Gugatan Kasus Wanprestasi Investasi Hotel Haji Ditolak Hakim

Megapolitan
Akun Twitter @TMCPoldaMetro Diretas, Foto Profil dan Semua Twit Hilang

Akun Twitter @TMCPoldaMetro Diretas, Foto Profil dan Semua Twit Hilang

Megapolitan
'Ngemper' di Trotoar, 75 Keluarga Korban Gusuran JIS Makan Siang Bareng Saat Demo di Balai Kota DKI

"Ngemper" di Trotoar, 75 Keluarga Korban Gusuran JIS Makan Siang Bareng Saat Demo di Balai Kota DKI

Megapolitan
Gelar Aksi di Balai Kota, Korban Gusuran JIS Desak Segera Huni Kampung Susun Bayam

Gelar Aksi di Balai Kota, Korban Gusuran JIS Desak Segera Huni Kampung Susun Bayam

Megapolitan
Besok, Lebih dari 500 Buruh Akan Demo Tolak UMP DKI 2023 di Balai Kota

Besok, Lebih dari 500 Buruh Akan Demo Tolak UMP DKI 2023 di Balai Kota

Megapolitan
Masih Ada Kelurahan di Jaksel Belum Punya Puskesmas, Warganya Berobat di Puskes Keliling

Masih Ada Kelurahan di Jaksel Belum Punya Puskesmas, Warganya Berobat di Puskes Keliling

Megapolitan
Warga Gusuran JIS Masak Sayur Bayam di Depan Kantor Heru Budi, Apa Maksudnya?

Warga Gusuran JIS Masak Sayur Bayam di Depan Kantor Heru Budi, Apa Maksudnya?

Megapolitan
Peringati Hari Disabilitas, PT Transjakarta Ajak Anak-anak Autis Hias Bus

Peringati Hari Disabilitas, PT Transjakarta Ajak Anak-anak Autis Hias Bus

Megapolitan
Warga Gusuran JIS Datangi Balai Kota, Dirikan Tenda dan Setel Dangdut

Warga Gusuran JIS Datangi Balai Kota, Dirikan Tenda dan Setel Dangdut

Megapolitan
Ogah Reuni 212 Dijadikan Ajang Berpolitik, Panitia Tak Undang Tokoh Politik

Ogah Reuni 212 Dijadikan Ajang Berpolitik, Panitia Tak Undang Tokoh Politik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.