Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pendaftaran DTKS Tahap IV Dibuka, Ini Cara Daftar dan Tahapnya

Kompas.com - 18/11/2022, 00:30 WIB
Tari Oktaviani,
Nibras Nada Nailufar

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pendaftaran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tahap 4 untuk warga DKI Jakarta telah dibuka.

Mengacu pada informasi dari sosial media resmi Pemprov DKI Jakarta, pendaftaran dibuka dari tanggal 15 November sampai 15 Desember 2022.

DTKS sendiri merupakan sumber data dimana beberapa masyarakat yang tidak mampu akan mendapatkan bantuan sosial. 

Ada banyak jenis bantuan DTKS yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Selain itu ada juga jenis bantuan DTKS yang bersumber dari APBD DKI Jakarta seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), Kartu Lansia Jakarta (KAJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ).

Cara Daftar

Pendaftaran DTKS Tahap 4 masih sama dengan tahap sebelumnya yakni dilakukan secara online melalui situs https://dtks.jakarta.go.id

Jika mengalami kendala saat mendaftar online, masyarakat dapat menemui petugas pendamsos di Kelurahan setempat dengan membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). 

Adapun berikut ini langkah daftar online: 

  • Buka situs https://dtks.jakarta.go.id.
  • Buat akun baru bagi yang belum memiliki akun. 
  • Satu akun bisa untuk mendaftarakan beberapa keluarga.
  • Login menggunakan akun yang sudah dibuat. 
  • Pilih menu pendaftaran.
  • Masukan data diri, anggota keluarga dan informasi rumah tangga ke dalam sistem. 
  • Lalu kirim. 

Tahapan Alur Pendaftaran 

Meski sudah daftar, namun belum tentu langsung bisa terdaftar sebagai DTKS. Ada beberapa proses yang harus dilalui sebelum memutuskan apakah seseorang termasuk sebagai kriteria atau tidak. 

Berikut ini tahapan alurnya. 

  • Sosialisasi
  • Pendaftaran
  • Pengolahan data 1
  • Pemadanan data dengan Dinas Penduduk Catatan Sipil (Disdukcapil)
  • Pemadanan data dengan Badan Pendapatan Daerah (BPD)
  • Pengolahan data 2
  • Musyawarah kelurahan
  • Pengolahan data 3
  • Penetapan daftar sasaran tetap
  • Penginputan dalam aplikasi SIKS-NG
  • Penetapan DTKS oleh Kementerian Sosial RI

Baca juga: Cara Daftar DTKS dan Cek Nama Penerima Bansos Kemensos 2022

Rumah Tangga yang Tidak Dapat Didaftarkan

  • Warga yang KTP diluar DKI Jakarta.
  • Tidak berdomisili di Jakarta.
  • Ada anggota keluarga yang menjadi pegawai tetap BUMN/PNS/TNI/Polri/Anggota DPD/DPR/DPRD. 
  • Memiliki mobil.
  • Memiliki tanah atau lahan dan bangunan di atas Rp 1 miliar.
  • Biasa minum air kemasan bermerk. 
  • Dinilai tidak miskin oleh masyarakat setempat.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Megapolitan
Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Megapolitan
Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Megapolitan
Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com