Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wali Kota Tangsel Minta Anak Buah Kurangi Acara Seremonial Pada 2023

Kompas.com - 29/12/2022, 07:43 WIB
Annisa Ramadani Siregar,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayahnya untuk mengurangi program kerja yang bersifat seremonial pada 2023.

Ia berharap, seluruh OPD lebih mementingkan program yang benar-benar bersifat prioritas.

"(Pada) 2023 saya mintakan betul-betul program prioritas, lihat RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) ukurannya seperti apa, lihat RKPD (rencana kerja pemerintah daerah) ukurannya seperti apa, nyangkut enggak ke visi-misi Kepala Daerah," ujar Benyamin di Balai Kota Tangsel, Rabu (28/12/2022).

"Karena saya hanya tahun 2023 dan 2024 untuk pencapaian RPJMD itu. Selebrasi sih hanya sekedar di penghujung saja, peresmian seremoni dan segala macam. Tapi jangan itu yang utama untuk dijadikan program," lanjut dia.

Baca juga: Pemkot Tangsel Dianggap Tak Efektif Tangani Macet hingga Banjir, Benyamin: Saya Belum Menyerah

Benyamin menilai seluruh kinerja OPD di Tangsel memuaskan selama di bawah pimpinannya. Program prioritas pada tahun 2022 pun sesuai target yang diharapkan.

Menurut Benyamin, seremonial hanya bersifat euforia.

Karena itu ia berharap, segala program yang dijalankan oleh OPD dapat menyasar langsung ke masyarakat.

"Enggak banyak (program seremonial), saya hanya mengingatkan saja kepada teman-teman sifatnya itu, bukan berarti itu ada dan menonjol. Saya hanya mengingatkan jangan sifatnya euforia, yang penting menyasar kepada masyarakat," kata Benyamin.

Baca juga: Dicari-Cari Polisi, Santri yang Sodomi Junior di Ponpes Tangsel Ternyata Tak Kabur dan Ada di Rumah

Ia mencontohkan program prioritas tersebut seperti program Tangsel terang, bedah rumah, sanitasi, penanganan banjir, dan program beasiswa anak sekolah.

"Nah itu kan program-program yang bukan seremonial tapi menyentuh langsung kepada kepentingan masyarakat, itu yang saya harapkan," jelas Benyamin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jakarta Lebaran Fair Jadi Hiburan Warga yang Tak Mudik

Jakarta Lebaran Fair Jadi Hiburan Warga yang Tak Mudik

Megapolitan
Pemkot Tangsel Menanti Bus Transjakarta Rute Pondok Cabe-Lebak Bulus Beroperasi

Pemkot Tangsel Menanti Bus Transjakarta Rute Pondok Cabe-Lebak Bulus Beroperasi

Megapolitan
Jelang Hari Terakhir, Jakarta Lebaran Fair Masih Ramai Dikunjungi

Jelang Hari Terakhir, Jakarta Lebaran Fair Masih Ramai Dikunjungi

Megapolitan
Berenang di Kolam Dewasa, Bocah 7 Tahun di Bekasi Tewas Tenggelam

Berenang di Kolam Dewasa, Bocah 7 Tahun di Bekasi Tewas Tenggelam

Megapolitan
Bangunan Toko 'Saudara Frame' yang Terbakar Hanya Punya 1 Akses Keluar Masuk

Bangunan Toko "Saudara Frame" yang Terbakar Hanya Punya 1 Akses Keluar Masuk

Megapolitan
Pemkot Dukung Proyek MRT Menuju Tangsel, tetapi Butuh Detail Perencanaan Pembangunan

Pemkot Dukung Proyek MRT Menuju Tangsel, tetapi Butuh Detail Perencanaan Pembangunan

Megapolitan
Fakta-fakta Penemuan Jasad Wanita yang Sudah Membusuk di Pulau Pari, Hilang Sejak 10 Hari Lalu

Fakta-fakta Penemuan Jasad Wanita yang Sudah Membusuk di Pulau Pari, Hilang Sejak 10 Hari Lalu

Megapolitan
Cerita 'Horor' Bagi Ibu Pekerja Setelah Lebaran, ART Tak Kembali dan Minta 'Resign'

Cerita "Horor" Bagi Ibu Pekerja Setelah Lebaran, ART Tak Kembali dan Minta "Resign"

Megapolitan
Polisi Pastikan Kecelakaan yang Tewaskan Penumpang Motor di Bekasi Bukan karena Balapan Liar

Polisi Pastikan Kecelakaan yang Tewaskan Penumpang Motor di Bekasi Bukan karena Balapan Liar

Megapolitan
MRT Bakal Masuk Tangsel, Wali Kota Harap Ada Pembahasan dengan Pemprov DKI

MRT Bakal Masuk Tangsel, Wali Kota Harap Ada Pembahasan dengan Pemprov DKI

Megapolitan
Polisi Periksa Satpam dan 'Office Boy' dalam Kasus Pencurian di Rumah Pemenangan Prabowo-Gibran

Polisi Periksa Satpam dan "Office Boy" dalam Kasus Pencurian di Rumah Pemenangan Prabowo-Gibran

Megapolitan
Sudah Rencanakan Aksinya, Maling Motor Naik Ojol ke Benhil untuk Cari Target

Sudah Rencanakan Aksinya, Maling Motor Naik Ojol ke Benhil untuk Cari Target

Megapolitan
4 Korban Kebakaran 'Saudara Frame' yang Disemayamkan di Rumah Duka Jelambar adalah Satu Keluarga

4 Korban Kebakaran "Saudara Frame" yang Disemayamkan di Rumah Duka Jelambar adalah Satu Keluarga

Megapolitan
4 Korban Kebakaran di Mampang Disebut Akan Dimakamkan di TPU Gunung Gadung Bogor

4 Korban Kebakaran di Mampang Disebut Akan Dimakamkan di TPU Gunung Gadung Bogor

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Laboratorium untuk Tentukan Penyebab Kematian Perempuan di Pulau Pari

Polisi Tunggu Hasil Laboratorium untuk Tentukan Penyebab Kematian Perempuan di Pulau Pari

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com