Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalan KH Hasyim Ashari Cipondoh Penuh Debu, Diduga Imbas Proyek Pembangujan Asrama Haji

Kompas.com - 28/06/2023, 13:05 WIB
M Chaerul Halim,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Debu dan ceceran tanah mencemari Jalan KH Hasyim Ashari, Cipondoh, Tangerang.

Ceceran tanah itu diduga berasal dari aktivitas truk muatan tanah proyek pembangunan Asrama Haji Cipondoh.

Pengamatan Kompas.com pada Rabu (28/6/2023), gumpalan tanah berserakan di beberapa titik di sekitar Jalan Hasyim Ashari.

Tanah itu terlihat sudah mengering. Namun, ada juga pasir hingga kerikil yang berserakan di ruas jalan tersebut.

Baca juga: Tumpukan Sampah di Depan Pasar Rubuh Cipondoh Makan Bahu Jalan, Bikin Lalu Lintas Macet

Kondisi makin diperparah ketika sepeda motor maupun mobil melintas di sana. Mengingat volume kendaraan yang melintas di jalan itu cukup tinggi.

Otomatis, debu-debu beterbangan dan mengganggu pengendara maupun pedagang di sekitar.

Saat Kompas.com mencoba melintas menggunakan sepeda motor, debu-debu itu sampai mengganggu penglihatan serta membuat mata sakit.

Ami Saminah (55), pemliki warung klontongan di Jalan Hasyim Ashari juga mengeluhkan hal serupa.

Menurut dia, debu-debu itu berasal dari aktivitas truk pengangkut tanah untuk proyek pembangunan Asrama Haji Cipondoh.

"Debu ini dari jalanan. Ini kan truk bawa tanah ke sana (asrama haji), katanya buat urukan asrama haji tanah itu, jadi tanah ini sering jatuhan dari truk," kata Ami.

Baca juga: Melihat Gedung Asrama Haji Cipondoh, Akses Masuknya Masih Tanah Bebatuan dan Berdebu...

Sejumlah pekerja tengah sibuk melakukan pengerjaan di proyek Asrama Haji Cipondoh, Tangerang pada Senin (5/6/2023).KOMPAS.com/M Chaerul Halim Sejumlah pekerja tengah sibuk melakukan pengerjaan di proyek Asrama Haji Cipondoh, Tangerang pada Senin (5/6/2023).

Ami tak menampik bahwa tanah yang bercecer itu terkadang dibersihkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Namun, air yang disemprotkan dari mobil damkar justru hanya memindahkan ceceran tanah itu ke pinggir jalan.

"Memang banyak tanah yang bercecer, memang disiram kalau malam, cuma enggak sampai bersih. Itu disiram doang, tapi kan lumpurnya ke pinggir jalan," imbuh Ami.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pedagang Kerak Telor Naikkan Sedikit Harga Dagangan Selama Jualan di PRJ

Pedagang Kerak Telor Naikkan Sedikit Harga Dagangan Selama Jualan di PRJ

Megapolitan
Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Megapolitan
Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Megapolitan
Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Megapolitan
Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Megapolitan
Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Megapolitan
Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Megapolitan
Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Megapolitan
Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Megapolitan
Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Megapolitan
Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Megapolitan
Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Megapolitan
Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Megapolitan
Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Disebut Ketakutan Usai Videonya Viral di Medsos

Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Disebut Ketakutan Usai Videonya Viral di Medsos

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com