Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Momen Agnez Mo Rekam KTP Elektronik di Kelurahan Kedoya Utara

Kompas.com - 30/08/2023, 05:51 WIB
Zintan Prihatini,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Agnez Mo mengikuti perekaman kartu tanda penduduk atau KTP elektronik (e-KTP) di Kelurahan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (29/8/2023).

Dalam rekaman video yang diterima Kompas.com, Agnez Mo mengucapkan rasa terima kasihnya karena telah dilayani dengan baik oleh petugas dalam mengurus e-KTP.

"Saya mengucapkan thank you banget untuk Kelurahan Kedoya Utara, terutama kepada Dinas Dukcapil yang telah membantu saya dalam kepengurusan KTP saya," ujar Agnez Mo dalam video tersebut.

Baca juga: Pembukaan FIBA World Cup 2023: Agnez Mo Membius Indonesia Arena

Berdasarkan dokumentasi lainnya, tampak Agnez yang menggunakan baju berwarna biru duduk menghadap kamera sambil tersenyum.

Sementara petugas kelurahan mengoperasikan komputer selama proses perekaman e-KTP milik penyanyi internasional itu dilakukan.

Agnez kemudian mengajak warga untuk mengurus layanan e-KTP, karena tanpa dipungut biaya alias gratis.

"Jangan lupa, urus sendiri itu sebenarnya mudah dan layanan ini semuanya gratis, gratis, gratis, tanpa dipungut biaya apa pun," ucap Agnez.

Baca juga: KPK Benarkan Buronan yang Ganti Kewarganegaraan Paulus Tannos, Tersangka Kasus E-KTP

Dihubungi secara terpisah, Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Barat Gentina Arifin membenarkan bahwa penyanyi pop itu telah merekam e-KTP di kelurahan.

Menurut Gentina, perekaman dilakukan sebagaimana warga pada umumnya.

"Kalau tadi pelayanan biasa, rekam KTP biasa tidak ada bedanya dengan yang lain. Warga yang ingin melakukan perekaman bisa langsung datang ke kelurahan," jelas Gentina.

Dengan kehadiran Agnez, dia berharap agar warga yang belum melakukan perekaman e-KTP bisa segera mendatangi kelurahan setempat. Terutama, bagi warga yang telah berusia 17 tahun ke atas.

"Kami berharap dengan adanya Agnez Mo bisa meningkatkan lah warga di Jakarta Barat biar mau datang ke kelurahan," ucap Gentina.

Baca juga: Syarat Subsidi Motor Listrik Diubah, Tinggal Modal KTP Saja

Adapun petugas dari Sudin Dukcapil Jakarta Barat secara langsung mendatangi sekolah, untuk perekaman e-KTP pelajar yang berusia 17 tahun.

Nantinya, petugas akan berkoordinasi dengan pihak sekolah soal jadwal rekam KTP tersebut.

"Kalau memang sekolahnya mau dilakukan perekaman silakan koordinasi ke petugas kami nanti kami akan berikan jadwal," tutur Gentina.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mumet Ujian dan Sekolah, Salwa ke PRJ Demi 'Ketemu' Grup Kpop Seventeen

Mumet Ujian dan Sekolah, Salwa ke PRJ Demi "Ketemu" Grup Kpop Seventeen

Megapolitan
Warga Teriak Lihat Anies Keliling PRJ: Pak, Jadi Gubernur Lagi Ya...

Warga Teriak Lihat Anies Keliling PRJ: Pak, Jadi Gubernur Lagi Ya...

Megapolitan
Wakili Heru Budi, Wali Kota Jakpus Buka Perayaan HUT DKI di PRJ Bareng Anies

Wakili Heru Budi, Wali Kota Jakpus Buka Perayaan HUT DKI di PRJ Bareng Anies

Megapolitan
Jajan Kerak Telor di PRJ, Anies: Kangen, Sudah Dua Tahun Enggak Makan Ini

Jajan Kerak Telor di PRJ, Anies: Kangen, Sudah Dua Tahun Enggak Makan Ini

Megapolitan
Anies Baswedan Kunjungi PRJ, Pandu Pesta Kembang Api dari Atas Panggung

Anies Baswedan Kunjungi PRJ, Pandu Pesta Kembang Api dari Atas Panggung

Megapolitan
Beli Uang Palsu Rp 22 Miliar, Pelaku Bakal Tukar dengan Duit Asli yang Akan Dimusnahkan BI

Beli Uang Palsu Rp 22 Miliar, Pelaku Bakal Tukar dengan Duit Asli yang Akan Dimusnahkan BI

Megapolitan
Awalnya Pembeli, Pria di Depok Dimodali Bandar Buat Jadi Peracik dan Pengedar Tembakau Sintetis

Awalnya Pembeli, Pria di Depok Dimodali Bandar Buat Jadi Peracik dan Pengedar Tembakau Sintetis

Megapolitan
Keluarga Berharap Virgoun Bisa Direhabilitasi

Keluarga Berharap Virgoun Bisa Direhabilitasi

Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran Jalan Semeru Raya Jakbar

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran Jalan Semeru Raya Jakbar

Megapolitan
Polisi Kirim 1.000 Sampel Uang dari Hasil Penggerebekan ke BI, Hasilnya Semua Palsu

Polisi Kirim 1.000 Sampel Uang dari Hasil Penggerebekan ke BI, Hasilnya Semua Palsu

Megapolitan
Ada Mobil Berpelat TNI di Markas Sindikat Uang Palsu di Jakbar, Ini Penjelasan Kapendam Jaya

Ada Mobil Berpelat TNI di Markas Sindikat Uang Palsu di Jakbar, Ini Penjelasan Kapendam Jaya

Megapolitan
Keluarga Akui Virgoun Ditangkap Polisi saat Sedang Bersama Wanita

Keluarga Akui Virgoun Ditangkap Polisi saat Sedang Bersama Wanita

Megapolitan
Polisi Pastikan Kondisi Virgoun Sehat, tapi Masih Positif Narkoba

Polisi Pastikan Kondisi Virgoun Sehat, tapi Masih Positif Narkoba

Megapolitan
Heru Budi Targetkan Penambahan 200 Bus Listrik Transjakarta sampai Akhir 2024

Heru Budi Targetkan Penambahan 200 Bus Listrik Transjakarta sampai Akhir 2024

Megapolitan
Pria yang Tersambar Api akibat Gas Bocor di Bogor Meninggal Setelah 7 Hari Dirawat

Pria yang Tersambar Api akibat Gas Bocor di Bogor Meninggal Setelah 7 Hari Dirawat

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com