Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gerindra Buka Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Bogor Tanpa Syarat Khusus

Kompas.com - 18/04/2024, 17:06 WIB
Ruby Rachmadina,
Abdul Haris Maulana

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com - Partai Gerindra Kota Bogor mulai membuka pendaftaran untuk bakal calon wali kota dan bakal calon Wakil Wali Kota Bogor untuk maju dalam Pilkada 2024. Pendaftaran dibuka hingga 8 Mei 2024 mendatang.

OKK DPC Partai Gerindra Kota Bogor Said Muhamad Mohan mengatakan, pihaknya tidak memberikan syarat khusus bagi tokoh-tokoh masyarakat yang berniat untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor 2024.

“Dari eksternal tidak ada syarat khusus harus anggota (kader Partai Gerindra) dan lain sebagainya,” ucap Mohan saat diwawancarai Kompas.com, Kamis (17/4/2024).

Baca juga: Gerindra Mulai Jaring Sosok Calon Wali Kota Bogor untuk Pilkada 2024

Usai melakukan pendaftaran, selanjutnya akan ada tahapan fit and proper test serta penjaringan yang dilakukan Partai Gerindra sebelum nantinya diusulkan ke dewan pimpinan pusat (DPP).

“Kita mau mendorong atau mengusulkan nama ini tentunya tidak mentah kita usulkan ke DPP. Tapi melalui proses penjaringan dulu di tingkat bawah,” ujar Mohan.

Dari proses penjaringan, Mohan mengatakan pihaknya akan melihat elektabilitas kandidat, visi misi serta program kerja yang akan dijalankan.

Dalam menentukan kandidat mana yang akan diusung pada Pilwalkot Bogor, pihaknya terlebih dulu akan melihat berdasarkan hasil survei yang dilakukan Partai Gerindra.

Survei dilakukan untuk mengukur kekuatan bakal calon yang akan digelar pada bulan Mei dan Juli mendatang.

“Kita lihat dari hasil survei, elektabilitasnya bagaimana, secara kapasitas visi misi, gagasan besarnya seperti apa, ide-idenya atau program apa yang mereka ingin jalankan ke depannya, itu juga jadi dasar pertimbangan kita,” tutur Mohan.

Baca juga: Maju di Pilkada Kota Bogor, Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Daftar Lewat Gerindra

Meski proses pendaftaran dilakukan untuk internal partai, partai dengan lambang burung garuda itu tetap memprioritaskan kader partai untuk maju ke Pilwalkot Bogor.

Dari pihak internal partai, satu nama muncul yang akan maju ke Pilwalkot Bogor adalah Jenal Mutaqin yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua 1 DPRD Kota Bogor.

“Sejak 2018 Partai Gerindra menunjuk satu nama yang sudah dipersiapkan menjadi bakal calon yang akan mengikuti kontestasi Pilkada, yaitu Jenal Mutaqin,” ujarnya.

Diketahui sejumlah nama yang diprediksi bakal bertarung di Pilwalkot Bogor sudah muncul ke publik.

Diantaranya, Dedie A Rachim, Jenal Mutaqin, Rusli Prihatevy, Raendi Rayendra, Atang Trisnanto, dan Sendi Ferdiansyah.

Ada juga sosok baru yang muncul, yakni Aji Jaya, Eka Maulana, dan Adrian Dimas Prakoso.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Megapolitan
Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Megapolitan
'Call Center' Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

"Call Center" Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

Megapolitan
Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Megapolitan
Pemprov DKI Razia 2.070 Pengemis dan Gelandangan Sejak Awal 2024

Pemprov DKI Razia 2.070 Pengemis dan Gelandangan Sejak Awal 2024

Megapolitan
Caleg PKS Asal Aceh Dapat Sabu dari Malaysia, Dikemas Bungkus Teh China

Caleg PKS Asal Aceh Dapat Sabu dari Malaysia, Dikemas Bungkus Teh China

Megapolitan
KAI Commuter Line: Tak Ada Korban Dalam Kecelakaan KRL dan Sepeda Motor di Ratu Jaya Depok

KAI Commuter Line: Tak Ada Korban Dalam Kecelakaan KRL dan Sepeda Motor di Ratu Jaya Depok

Megapolitan
Banyak Remaja Nongkrong di Bundaran HI hingga Dini Hari, Polisi Minta Orangtua Awasi

Banyak Remaja Nongkrong di Bundaran HI hingga Dini Hari, Polisi Minta Orangtua Awasi

Megapolitan
Pria Paruh Baya di Kemayoran Setubuhi Anak Tiri Berkali-kali, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Pria Paruh Baya di Kemayoran Setubuhi Anak Tiri Berkali-kali, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Megapolitan
DPRD DKI Minta Disdik Perbaiki Masalah Teknis dalam PPDB 2024

DPRD DKI Minta Disdik Perbaiki Masalah Teknis dalam PPDB 2024

Megapolitan
PDI-P Tawari Ahok Jadi Calon Gubernur Sumatera Utara, Pengamat: Dia Punya Nama Besar untuk Melawan Bobby

PDI-P Tawari Ahok Jadi Calon Gubernur Sumatera Utara, Pengamat: Dia Punya Nama Besar untuk Melawan Bobby

Megapolitan
Syarat Pembuatan SIM C1, Harus Punya SIM C Minimal 1 Tahun

Syarat Pembuatan SIM C1, Harus Punya SIM C Minimal 1 Tahun

Megapolitan
Polisi Resmi Terbitkan SIM C1 Hari Ini, Berlaku di Seluruh Indonesia

Polisi Resmi Terbitkan SIM C1 Hari Ini, Berlaku di Seluruh Indonesia

Megapolitan
Caleg PKS Tersangka Kasus Narkoba Sempat Buang HP dan Kartu Identitas saat Kabur

Caleg PKS Tersangka Kasus Narkoba Sempat Buang HP dan Kartu Identitas saat Kabur

Megapolitan
Polisi: SIM C1 untuk Motor Bermesin 250-500 Cc

Polisi: SIM C1 untuk Motor Bermesin 250-500 Cc

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com