Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Kompas.com - 19/04/2024, 23:19 WIB
Dzaky Nurcahyo,
Abdul Haris Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menyita sembilan kendaraan roda dua dari komplotan pencuri motor yang sempat beraksi di daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

“Dari komplotan ini, kami amankan sembilan motor yang diduga kuat adalah motor curian,” ujar Kapolsek Pesanggrahan Kompol Tedjo Asmoro kepada wartawan di kantornya, Jumat (19/4/2024).

Tedjo mengatakan, semua motor yang disita diambil dari daerah Cengkareng, Jakarta Barat.

Baca juga: Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Motor itu diketahui berada di beberapa tempat yang berbeda di sekitar rumah kos yang dihuni komplotan pencuri.

“Jadi motor hasil curian ditaruh di sekitar kos, ada beberapa tempat yang menjadi lokasi penyimpanan,” tutur dia.

Lebih lanjut, Tedjo menduga motor-motor tersebut merupakan hasil curian sepanjang tahun 2024.

Mereka disinyalir mengumpulkan banyak barang curiannya terlebih dahulu sebelum menjualnya.

“Kami masih dalami sejak kapan mereka mencuri motor tersebut, bisa saja dari awal tahun. Tapi, kemungkinan memang mereka mengumpulkan dalam jumlah tertentu, baru menjual barang curiannya,” tutur dia.

Sebagai informasi, komplotan pencuri yang ditangkap Polsek Pesanggrahan berjumlah empat orang.

Baca juga: Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Keempat pelaku adalah pria berinisial RM, ES, AK, dan EG.

Mereka diketahui sempat melancarkan aksi pencurian di salah satu kontrakan yang terletak di Jalan Ciledug Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (14/4/2024) pagi.

Namun, aksi itu diketahui oleh pemilik motor dan korban langsung melaporkan kejadian pencurian ke polisi.

“Korban langsung lapor begitu mengetahui motor Yamaha R15 raib. Dia lalu memberikan kami informasi terkait arah kabur pelaku dan kami langsung lakukan pengejaran,” ucap Kapolsek Pesanggrahan Kompol Tedjo Asmoro.

Tim Operasional (Opsnal) Reserse dan Kriminal Polsek Pesanggrahan lalu melakukan penyisiran di Jalan Ciledug Raya untuk menemukan keempat pelaku.

Ketika menyisir, polisi mencurigai seorang pria yang mengendarai motor Yamaha RX-King.

Baca juga: Pencuri Motor di Pesanggrahan Bikin Kunci Modifikasi Sendiri untuk Memuluskan Aksi

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Megapolitan
Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Megapolitan
'Call Center' Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

"Call Center" Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

Megapolitan
Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Megapolitan
Pemprov DKI Razia 2.070 Pengemis dan Gelandangan Sejak Awal 2024

Pemprov DKI Razia 2.070 Pengemis dan Gelandangan Sejak Awal 2024

Megapolitan
Caleg PKS Asal Aceh Dapat Sabu dari Malaysia, Dikemas Bungkus Teh China

Caleg PKS Asal Aceh Dapat Sabu dari Malaysia, Dikemas Bungkus Teh China

Megapolitan
KAI Commuter Line: Tak Ada Korban Dalam Kecelakaan KRL dan Sepeda Motor di Ratu Jaya Depok

KAI Commuter Line: Tak Ada Korban Dalam Kecelakaan KRL dan Sepeda Motor di Ratu Jaya Depok

Megapolitan
Banyak Remaja Nongkrong di Bundaran HI hingga Dini Hari, Polisi Minta Orangtua Awasi

Banyak Remaja Nongkrong di Bundaran HI hingga Dini Hari, Polisi Minta Orangtua Awasi

Megapolitan
Pria Paruh Baya di Kemayoran Setubuhi Anak Tiri Berkali-kali, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Pria Paruh Baya di Kemayoran Setubuhi Anak Tiri Berkali-kali, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Megapolitan
DPRD DKI Minta Disdik Perbaiki Masalah Teknis dalam PPDB 2024

DPRD DKI Minta Disdik Perbaiki Masalah Teknis dalam PPDB 2024

Megapolitan
PDI-P Tawari Ahok Jadi Calon Gubernur Sumatera Utara, Pengamat: Dia Punya Nama Besar untuk Melawan Bobby

PDI-P Tawari Ahok Jadi Calon Gubernur Sumatera Utara, Pengamat: Dia Punya Nama Besar untuk Melawan Bobby

Megapolitan
Syarat Pembuatan SIM C1, Harus Punya SIM C Minimal 1 Tahun

Syarat Pembuatan SIM C1, Harus Punya SIM C Minimal 1 Tahun

Megapolitan
Polisi Resmi Terbitkan SIM C1 Hari Ini, Berlaku di Seluruh Indonesia

Polisi Resmi Terbitkan SIM C1 Hari Ini, Berlaku di Seluruh Indonesia

Megapolitan
Caleg PKS Tersangka Kasus Narkoba Sempat Buang HP dan Kartu Identitas saat Kabur

Caleg PKS Tersangka Kasus Narkoba Sempat Buang HP dan Kartu Identitas saat Kabur

Megapolitan
Polisi: SIM C1 untuk Motor Bermesin 250-500 Cc

Polisi: SIM C1 untuk Motor Bermesin 250-500 Cc

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com