Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Libur Bersama, PNS di Bekasi Dilarang Ambil Cuti Lebaran

Kompas.com - 15/07/2014, 19:12 WIB
Jessi Carina

Penulis

BEKASI, KOMPAS.com -- Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan peraturan mengenai libur Lebaran bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Bekasi. PNS di Bekasi dilarang untuk mengajukan cuti lebaran karena sudah ada cuti bersama.

"Pertimbangannya karena libur bersama sudah dirasa cukup bagi para PNS," ujar Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu di Bekasi Square, Selasa (15/7/2014).

Peraturan tersebut sudah disebarkan kepada setiap PNS melalui surat edaran yang diberikan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi. Dalam surat tersebut tertulis bahwa cuti bersama bagi PNS akan dilaksanakan pada 30, 31 Juli dan 1 Agustus 2014.

Dengan adanya peraturan itu, PNS di Bekasi diminta untuk tidak mengajukan cuti satu minggu sebelum maupun sesudah pelaksanaan cuti bersama. Apabila ada yang melanggar, BKD akan menindak PNS tersebut sesuai aturan yang berlaku.

"Jika seandainya ada yang berani melanggar, tentu akan kita beri tindakan," ujar Ahmad Syaikhu.

Menyikapi peraturan ini, salah satu PNS dari Bagian Humas Pemerintah Bekasi Dalfi Handri mengatakan tidak keberatan dengan aturan ini. Ia mengatakan, jika diperhatikan, jumlah libur PNS sudah banyak yaitu sembilan hari.

Pada tanggal 26 dan 27 Juli, PNS libur karena merupakan akhir pekan. Pada tanggal 28 dan 29 Juli, PNS juga secara otomatis libur karena merupakan tanggal merah. Ditambah libur cuti bersama sebanyak 3 hari sejak tanggal 30 Juli hingga 1 Agustus. Kemudian, tanggal 2 dan 3 Agustus PNS tersebut masih libur karena sudah masuk akhir pekan.

"Kalau ditotal sudah libur 9 hari. Buat apa ambil cuti lagi," ujarnya.

PNS di Kota Bekasi baru kembali menjalankan aktivitas seperti biasa pada tanggal 4 Agustus 2014.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Keluarga Tolak Otopsi Jenazah Brigadir RAT yang Bunuh Diri di Mampang

Keluarga Tolak Otopsi Jenazah Brigadir RAT yang Bunuh Diri di Mampang

Megapolitan
Pemilik Rumah Tempat Brigadir RAT Bunuh Diri Minta Publik Tak Berasumsi

Pemilik Rumah Tempat Brigadir RAT Bunuh Diri Minta Publik Tak Berasumsi

Megapolitan
Jenazah Brigadir RAT Telah Dibawa Pihak Keluarga dari RS Polri Kramat Jati

Jenazah Brigadir RAT Telah Dibawa Pihak Keluarga dari RS Polri Kramat Jati

Megapolitan
Proyek LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai Masuk Tahap Pemasangan Girder

Proyek LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai Masuk Tahap Pemasangan Girder

Megapolitan
Polisi Sebut Brigadir RAT Bunuh Diri di Mampang saat Sedang Cuti

Polisi Sebut Brigadir RAT Bunuh Diri di Mampang saat Sedang Cuti

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Stok Blanko KTP untuk Pemilih Pemula Pilgub 2024

Pemprov DKI Siapkan Stok Blanko KTP untuk Pemilih Pemula Pilgub 2024

Megapolitan
Sebelum Tewas, Brigadir RAT Sepekan Tinggal di Jakarta

Sebelum Tewas, Brigadir RAT Sepekan Tinggal di Jakarta

Megapolitan
Partisipasi Pemilih di Jakarta pada Pemilu 2024 Turun Dibandingkan 2019

Partisipasi Pemilih di Jakarta pada Pemilu 2024 Turun Dibandingkan 2019

Megapolitan
Pemerintah DKJ Punya Wewenang Batasi Kendaraan Pribadi di Jakarta, DPRD Minta Dilibatkan

Pemerintah DKJ Punya Wewenang Batasi Kendaraan Pribadi di Jakarta, DPRD Minta Dilibatkan

Megapolitan
Dua Begal di Depok Lakukan Aksinya di Tiga Tempat dalam Sehari

Dua Begal di Depok Lakukan Aksinya di Tiga Tempat dalam Sehari

Megapolitan
Unggah Foto Gelas Starbucks Tutupi Kabah Saat Umrah, Zita Anjani: Saya Berniat Mancing Obrolan...

Unggah Foto Gelas Starbucks Tutupi Kabah Saat Umrah, Zita Anjani: Saya Berniat Mancing Obrolan...

Megapolitan
Jenazah Brigadir RAT Belum Diotopsi, Polisi Tunggu Keputusan Keluarga

Jenazah Brigadir RAT Belum Diotopsi, Polisi Tunggu Keputusan Keluarga

Megapolitan
Keluarga Brigadir RAT yang Meninggal Bunuh Diri Tiba di RS Polri Kramat Jati

Keluarga Brigadir RAT yang Meninggal Bunuh Diri Tiba di RS Polri Kramat Jati

Megapolitan
Dua Begal yang Bacok Korban di Depok Incar Anak Sekolah

Dua Begal yang Bacok Korban di Depok Incar Anak Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Disarankan Ambil Alih Pengelolaan JIS, TIM, dan Velodrome dari Jakpro

Pemprov DKI Disarankan Ambil Alih Pengelolaan JIS, TIM, dan Velodrome dari Jakpro

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com