Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pihak Blok M Plaza: Maaf, Tidak Ada Toko Khusus Brownies di Sini

Kompas.com - 14/04/2015, 09:00 WIB
Aldo Fenalosa

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com — Pihak keamanan Blok M Plaza tidak tahu ada praktik penjualan brownies yang mengandung narkoba di mal tersebut. Mereka juga mengatakan, tidak ada toko ataupun kios yang khusus menjual kue jenis brownies di sana.

"Kita baru tahu sekarang kalau ada isu brownies ganja itu, soalnya selama ini tidak ada toko brownies di sini (Blok M Plaza). Paling Breadtalk mungkin yang jual brownies di sini," sebut Yusup, petugas keamanan Blok M Plaza, yang ditemui Kompas.com pada Senin (13/4/2015) malam.

Pengamatan Kompas.com, dari sejumlah toko yabg berada di lantai 1 Blok M Plaza tidak ada yang berjualan makanan jenis brownies. Di lantai itu lebih banyak toko-toko yang menjual produk pakaian hingga produk kecantikan. Di 7 lantai mal ini, satu-satunya tempat yang khusus menjual produk makanan ada di lantai Lower Ground (LG) Blok M Plaza. Tidak terlihat ada toko atau kios brownies di sana. Lantai tersebut lebih banyak diisi oleh sejumlah merek makanan cepat saji.

Beberapa orang yang sehari-hari bekerja di Blok M Plaza mengaku tidak pernah melihat ada toko atau kios yang menjual brownies di sana. "Setahu saya enggak ada toko brownies di sini, mungkin kalau mau brownies bisa cari ke Pasar Raya Blok M," sebut Nawi, salah satu penjaga toko sepatu di mal itu.

"Mohon maaf tidak ada toko khusus brownies di sini. Kios-kios kecil pun tidak ada yang berjualan brownies. Paling hanya cake, kue tar, atau manisan-manisan," kata Yulianti, petugas di meja Pusat Informasi Blok M Plaza, pada Senin malam.

Kemarin, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan ada praktik penjualan narkoba jenis ganja dengan mencampurkan ke dalam brownies di Blok M Plaza. Praktik itu terungkap setelah BNN menangkap komplotan penjual makanan yang mengandung narkoba itu di Blok M Plaza. Namun, hingga Senin malam, pihak pengelola mal Blok M Plaza masih belum dapat dikonfirmasi atas kasus ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Keluarga Tolak Otopsi Jenazah Brigadir RAT yang Bunuh Diri di Mampang

Keluarga Tolak Otopsi Jenazah Brigadir RAT yang Bunuh Diri di Mampang

Megapolitan
Pemilik Rumah Tempat Brigadir RAT Bunuh Diri Minta Publik Tak Berasumsi

Pemilik Rumah Tempat Brigadir RAT Bunuh Diri Minta Publik Tak Berasumsi

Megapolitan
Jenazah Brigadir RAT Telah Dibawa Pihak Keluarga dari RS Polri Kramat Jati

Jenazah Brigadir RAT Telah Dibawa Pihak Keluarga dari RS Polri Kramat Jati

Megapolitan
Proyek LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai Masuk Tahap Pemasangan Girder

Proyek LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai Masuk Tahap Pemasangan Girder

Megapolitan
Polisi Sebut Brigadir RAT Bunuh Diri di Mampang saat Sedang Cuti

Polisi Sebut Brigadir RAT Bunuh Diri di Mampang saat Sedang Cuti

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Stok Blanko KTP untuk Pemilih Pemula Pilgub 2024

Pemprov DKI Siapkan Stok Blanko KTP untuk Pemilih Pemula Pilgub 2024

Megapolitan
Sebelum Tewas, Brigadir RAT Sepekan Tinggal di Jakarta

Sebelum Tewas, Brigadir RAT Sepekan Tinggal di Jakarta

Megapolitan
Partisipasi Pemilih di Jakarta pada Pemilu 2024 Turun Dibandingkan 2019

Partisipasi Pemilih di Jakarta pada Pemilu 2024 Turun Dibandingkan 2019

Megapolitan
Pemerintah DKJ Punya Wewenang Batasi Kendaraan Pribadi di Jakarta, DPRD Minta Dilibatkan

Pemerintah DKJ Punya Wewenang Batasi Kendaraan Pribadi di Jakarta, DPRD Minta Dilibatkan

Megapolitan
Dua Begal di Depok Lakukan Aksinya di Tiga Tempat dalam Sehari

Dua Begal di Depok Lakukan Aksinya di Tiga Tempat dalam Sehari

Megapolitan
Unggah Foto Gelas Starbucks Tutupi Kabah Saat Umrah, Zita Anjani: Saya Berniat Mancing Obrolan...

Unggah Foto Gelas Starbucks Tutupi Kabah Saat Umrah, Zita Anjani: Saya Berniat Mancing Obrolan...

Megapolitan
Jenazah Brigadir RAT Belum Diotopsi, Polisi Tunggu Keputusan Keluarga

Jenazah Brigadir RAT Belum Diotopsi, Polisi Tunggu Keputusan Keluarga

Megapolitan
Keluarga Brigadir RAT yang Meninggal Bunuh Diri Tiba di RS Polri Kramat Jati

Keluarga Brigadir RAT yang Meninggal Bunuh Diri Tiba di RS Polri Kramat Jati

Megapolitan
Dua Begal yang Bacok Korban di Depok Incar Anak Sekolah

Dua Begal yang Bacok Korban di Depok Incar Anak Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Disarankan Ambil Alih Pengelolaan JIS, TIM, dan Velodrome dari Jakpro

Pemprov DKI Disarankan Ambil Alih Pengelolaan JIS, TIM, dan Velodrome dari Jakpro

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com