Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kerajaan Sedunia Tampil di Monas Sore Ini

Kompas.com - 08/12/2013, 09:01 WIB
Fabian Januarius Kuwado

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com
- Sebanyak 165 kerajaan Indonesia dan 10 kerajaan mancanegara akan melaksanakan kirab budaya di seputar Monumen Nasional, Minggu (8/12/2013) sore ini. Kirab budaya itu merupakan bagian dari kemeriahan acara World Royal Heritage 2013 yang digelar Pemerintah Provinsi Jakarta.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta, Arie Budiman mengungkapkan, peserta dari perwakilan dari kerajaan-kerajaan sedunia itu akan memulai kirabnya dari Silang Monas Timur Laut. Pawai kemudian akan menyusuri Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selatan dan arak-arakan berakhir di pelataran Monumen Nasional tenggara.

"Selama kirab, para peserta dari Indonesia atau mancanegara ini akan menunjukkan produk kebudayaan mereka. Senjata khasnya, pakaian khasnya, tari-tarian khasnya, sampai alat musik khas akan dipertunjukan," ujar Arie kepada wartawan, Minggu pagi.

Jumlah peserta kirab sendiri, diperkirakan sebanyak 500 orang. Tidak hanya itu, sebanyak 30 kereta kencana dari berbagai kerajaan juga akan mengikuti kirab budaya raja-raja yang diketahui baru diselenggarakan untuk yang kali pertama di Jakarta tersebut.

Adapun kerajaan di Indonesia yang ikut serta antara lain Papua, Palembang, Jawa Tengah, Jogjakarta, Cirebon, Nusa Tenggara, dan masih banyak lagi. Sedangkan kerajaan dunia yang ikut serta antara lain United Kingdom, Swedia, Denmark, Norwegia, Afrika Selatan, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura dan lainnya.

Gubernur serta Wakil Gubernur DKI Jakarta sendiri, lanjut Arie, telah dipersiapkan kostum khusus untuk kirab budaya tersebut. Meski enggan menyampaikan detail kostum sang gubernur serta wakil gubernur, Arie mengatakan, keduanya mengenakan pakaian khas Betawi. Konsep itu berkiblat Jakarta sebagai tuan rumah. "Di Kirab nanti, semuanya serba surprise pokoknya," lanjut Arie.

Arie mengatakan, pengunjung akan disuguhi suasana khas kerajaan saat hadir di acara yang rangkaiannya telah berlangsung sejak tanggal 5 Desember 2013 tersebut. Selain atas hadirnya para perwakilan kerajaan-kerajaan, di pelataran Monas telah disulap sedemikian rupa dengan latar belakang istana yang megah serta artistik.

Bagi keluarga atau muda-mudi yang ingin mengetahui secara luas soal kebudayaan kerajaan-kerajaan mancanegara atau Indonesia, Arie mengatakan festival yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 20 miliar itu sangat tepat dipilih sembari mengisi waktu libur.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Grebek Laboratorium Narkoba di Perumahan Elite Kawasan Sentul Bogor

Polisi Grebek Laboratorium Narkoba di Perumahan Elite Kawasan Sentul Bogor

Megapolitan
Bau Sampah Terasa Menyengat di Lokbin Pasar Minggu

Bau Sampah Terasa Menyengat di Lokbin Pasar Minggu

Megapolitan
Ini Tujuan Benyamin Ikut Penjaringan Bakal Cawalkot Tangsel di Tiga Partai Rival

Ini Tujuan Benyamin Ikut Penjaringan Bakal Cawalkot Tangsel di Tiga Partai Rival

Megapolitan
Usaha Dinsos Bogor Akhiri Perjalanan Mengemis Rosmini dengan Telusuri Keberadaan Keluarga

Usaha Dinsos Bogor Akhiri Perjalanan Mengemis Rosmini dengan Telusuri Keberadaan Keluarga

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Sempat Tinggalkan Jasad Korban di Hotel

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Sempat Tinggalkan Jasad Korban di Hotel

Megapolitan
Dipecat karena Dituduh Gelapkan Uang, Ketua RW di Kalideres: Buat Apa Saya Korupsi Kalau Datanya Lengkap

Dipecat karena Dituduh Gelapkan Uang, Ketua RW di Kalideres: Buat Apa Saya Korupsi Kalau Datanya Lengkap

Megapolitan
Sudah Sepi Pembeli, Uang Retribusi di Lokbin Pasar Minggu Naik 2 Kali Lipat

Sudah Sepi Pembeli, Uang Retribusi di Lokbin Pasar Minggu Naik 2 Kali Lipat

Megapolitan
Benyamin-Pilar Kembalikan Berkas Penjaringan Pilkada Tangsel, Demokrat Sambut dengan Nasi Kebuli

Benyamin-Pilar Kembalikan Berkas Penjaringan Pilkada Tangsel, Demokrat Sambut dengan Nasi Kebuli

Megapolitan
Sehari Berlalu, Remaja yang Tenggelam di Kali Ciliwung Belum Ditemukan

Sehari Berlalu, Remaja yang Tenggelam di Kali Ciliwung Belum Ditemukan

Megapolitan
Polisi Masih Observasi Kondisi Kejiwaan Anak yang Bacok Ibu di Cengkareng

Polisi Masih Observasi Kondisi Kejiwaan Anak yang Bacok Ibu di Cengkareng

Megapolitan
Pedagang Sebut Lokbin Pasar Minggu Sepi karena Lokasi Tak Strategis

Pedagang Sebut Lokbin Pasar Minggu Sepi karena Lokasi Tak Strategis

Megapolitan
Ini Kantong Parkir Penonton Nobar Timnas Indonesia U-23 Vs Irak U-23 di Monas

Ini Kantong Parkir Penonton Nobar Timnas Indonesia U-23 Vs Irak U-23 di Monas

Megapolitan
Golkar Depok Ajukan Ririn Farabi Arafiq untuk Maju Pilkada 2024

Golkar Depok Ajukan Ririn Farabi Arafiq untuk Maju Pilkada 2024

Megapolitan
Jasad Bayi Tergeletak di Pinggir Tol Jaksel

Jasad Bayi Tergeletak di Pinggir Tol Jaksel

Megapolitan
Fakta Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Koper di Cikarang: Korban Disetubuhi lalu Dibunuh oleh Rekan Kerja

Fakta Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Koper di Cikarang: Korban Disetubuhi lalu Dibunuh oleh Rekan Kerja

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com