OK OCE, OK OCE Mart, hingga OK OTRIP, Komunikasi "Branding" ala Sandi - Kompas.com

OK OCE, OK OCE Mart, hingga OK OTRIP, Komunikasi "Branding" ala Sandi

Kahfi Dirga Cahya
Kompas.com - 14/04/2017, 12:01 WIB
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Kandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat serta pasangan kandidat nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat Debat Publik Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4/2017). Pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua akan dilaksanakan 19 April 2017 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Siapa yang tak kenal dengan OK OCE? Kata ini menjadi populer saat Pilkada DKI Jakarta 2017.

OK OCE atau One Kecamatan One Center For Entrepreneurship merupakan nama program kewirausahaan yang diusung calon gubernur-calon wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

OK OCE biasanya diucapkan pasangan calon tersebut dengan membentuk angka tiga jari dengan telunjuk dan ibu jari bertemu.

Adalah Sandiaga yang lebih dulu memperkenalkan OK OCE serta salam pengucapan kata tersebut.

"Akhirnya diadopsi menjadi kode sinyal tiga dari tim kampanye kami," kata Sandiaga di Tol Cipali, Jawa Barat, Kamis (13/4/2017).

Tak hanya OK OCE

Selain OK OCE, Sandiaga meluncurkan program lain dengan branding serupa, salah satunya program One Karcis One Trip (OK OTRIP).

Program terkait ini menggagas transportasi terintegrasi dengan harga murah. Melalui program ini, penumpang cukup membayar Rp 5.000 dan bisa ke mana saja naik kopaja, metromini, dan angkutan umum.

(Baca juga: Dengan OK Otrip, Sandiaga Yakin IPM Jakarta Bisa Lebih Baik)

Kemudian ada program One Kelurahan One Care (OK OCare). Program ini akan menghadirkan petugas medis keliling di setiap kelurahan.

Mereka akan mendeteksi dini masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan. Tak hanya itu, program dengan nama serupa lain adalah OK OCE Stock Center.

Menurut Sandiaga, program ini akan bermanfaat bagi investor dalam negeri dan pelaku usaha lokal untuk jangka menengah dan panjang.

Tim dalam OK OCE Stock Center ini akan menggandeng ribuan peserta binaan OK OCE untuk dilatih bagaimana memulai investasi di pasar modal serta teknik permodalan lainnya.

(Baca juga: OK OCE Stock Center, Cara Sandiaga Ajak Warga Belajar Saham)

Kemudian, ada program OK OCE Mart. Toko ini berbeda dengan minimarket pada umumnya. Minimarket ini dibangun menggunakan peti kemas yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa.

Modifikasi itu meliputi pemasangan kaca dan pintu pada bagian depannya. Adapun barang dagangan yang dijual di OK OCE Mart ini meliputi makanan, minuman, dan bahan pokok lainya.

Ada pula beberapa produk binaan dari OK OCE yang dijual di toko tersebut. Lantas, mengapa brand program Anies-Sandiaga hampir mirip satu sama lain?

Sandiaga menjawab bahwa pihaknya sengaja agar nama program mereka gampang diingat.

"Jadi itu semua adaptasi program kami dan mudah-mudahan diingat. Itu komunikasi branding supaya gampang diingat," kata Sandiaga.

Kompas TV Inilah yang Sandi Lakukan Untuk Kesehatan Warga Jakarta

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKahfi Dirga Cahya
EditorIcha Rastika
Komentar

Close Ads X