Jaringan Pengedar Narkoba Dibekuk, 10 Kg Ganja dan 40 Gram Sabu Disita - Kompas.com

Jaringan Pengedar Narkoba Dibekuk, 10 Kg Ganja dan 40 Gram Sabu Disita

Nibras Nada Nailufar
Kompas.com - 09/11/2017, 16:44 WIB
Barang bukti ganja dan sabu di Mapolsek Pesanggrahan, Kamis (9/11/2017).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Barang bukti ganja dan sabu di Mapolsek Pesanggrahan, Kamis (9/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, menangkap enam orang pengedar ganja dan sabu di Pesanggrahan dan Ciledug pada 31 Oktober lalu. Dari penangkapan jaringan itu, polisi menyita barang bukti berupa 11,5 kilogram ganja dan 46 gram sabu.

"Kami mengamankan dua orang atas nama Ami (16) dan Didon (23) pada tanggal 31 Oktober pukul 20.00 WIB di Jalan Kemajuan, Petukangan Selatan," kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Eko Mulyadi, Kamis (9/11/2017).

Keduanya merupakan pengecer yang ketika ditangkap menyimpan 14 paket ganja yang dijual dengan harga Rp 50.000, beserta satu paket besar dengan berat 8,7 gram. Keduanya mengaku mendapat barang dari pengedar yang lebih besar atas nama Mameng (18) dan Arul (18). Mameng dan Arul ditangkap di SPBU Kodam, Jalan Bintaro Permai dengan satu paket ganja 4,78 gram.

Baca juga : BNN Tangkap Dua Orang Sindikat Pengedar Ganja di Sukabumi

Pengakuan Mameng dan Arul mengantarkan polisi ke pengedar lain yakni Alaa (17). Saat menangkap Alaa di Jalan Kampung Baru III, Ulujami, polisi tidak menemukan barang bukti. Namun Alaa mengaku sebagai pemasok untuk Mameng dan Arul.

"Dari hasil pengembangan berikutnya hari Kamis, kami amankan dua pelaku, TKP di Jalan Kejaksaan, Kreo, Larangan Utara, Tangerang atas nama Boho (20) dan PMZ (21)," ujar Eko.

Keduanya ditangkap saat sedang menimbang ganja di rumah kontrakan mereka. Polisi menemukan 10 paket ganja dengan berat masing-masing 1 kilogram, serta paketan sabu dengan total berat 46 gram.

Kedua bandar itu mengaku dikendalikam dari Lapas Tangerang. Eko mengatakan pihaknya akan menelusuri pengendali jaringan yang dimaksud.

"Kami kenakan pasal berbeda sesuai perannya yakni pasal 114 ayat (1) sub Pasal 111 ayat (1) sub Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara," ujar Eko.

PenulisNibras Nada Nailufar
EditorEgidius Patnistik
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM