Saat Sandi Tak Penuhi Janji untuk Temui Buruh yang Berdemo - Kompas.com

Saat Sandi Tak Penuhi Janji untuk Temui Buruh yang Berdemo

Nursita Sari
Kompas.com - 13/11/2017, 09:18 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan keterang pers sebelum meninjau venue Asian Games 2018 di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (12/11/2017). Sandiaga Uno memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mempermudah semua bentuk perizinan yang diperlukan untuk venue Asian Games 2018 di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGKOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan keterang pers sebelum meninjau venue Asian Games 2018 di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (12/11/2017). Sandiaga Uno memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mempermudah semua bentuk perizinan yang diperlukan untuk venue Asian Games 2018 di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa buruh dari berbagai organisasi melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/11/2017) lalu. Mereka berdemonstrasi untuk menolak upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp 3.648.035 yang telah diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Buruh merasa Anies dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno telah mengingkari kontrak politik yang ditandatangani bersama buruh pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.

Salah satu isi kontrak politik itu menyatakan Anies-Sandi akan menetapkan UMP lebih tinggi dari ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Nyatanya, Anies-Sandi menetapkan UMP sesuai ketentuan PP tersebut.

Saat berdemo, massa buruh menyindir berbagai sikap Anies-Sandi, termasuk saat Sandi menemui buruh dan ikut bergabung dengan mereka pada demo sebelumnya. Mereka juga menyinggung UMP DKI Jakarta yang lebih rendah dibandingkan dengan daerah penyangga Jakarta.

"Nyata-nyata UMP kita lebih rendah daripada daerah penyangga. Padahal, kita hanya dibatasi Patung Garuda (perbatasan antara Jakarta dan Bekasi)," ujar seorang orator buruh.

Massa dari berbagai organisasi buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Sabtu (10/11/2017). Buruh menolak upah minimum provinsi DKI Jakarta 2018 yang telah ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGKOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Massa dari berbagai organisasi buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Sabtu (10/11/2017). Buruh menolak upah minimum provinsi DKI Jakarta 2018 yang telah ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG

 

Janji temui buruh tak dipenuhi

Sebelum massa berdatangan, tepatnya Jumat pagi, Sandi berjanji akan menemui mereka yang berdemo. Ia mengaku tidak akan menutup ruang dialog dengan buruh yang menolak UMP.

Siang harinya, Sandi juga mengatakan hal serupa. Sandi menyebut bersedia menemui buruh pada Jumat sore.

"Rencananya sebelum atau sesudah ashar saya bersedia dan tentunya kita harapkan terbangun komunikasi," ujar Sandi, Jumat siang.

Baca juga : Soal Tuntutan UMP Buruh, Sandiaga Terus Berkoordinasi dengan Berbagai Pihak

Jelang sore, Sandi meninggalkan Balai Kota DKI Jakarta untuk menghadiri rapat di kawasan Jakarta Barat. Sandi tak kembali ke Balai Kota seusai rapat tersebut. Hingga massa buruh membubarkan diri pukul 19.50 WIB, Sandi maupun Anies tak menemui mereka.

Sandi mengaku tak bisa menemui buruh yang berdemo karena harus menghadiri rapat.

"Saya rapat persiapan Asian Games sampai malam. Sudah komunikasi dengan teman-teman (buruh)," kata Sandi, Sabtu.

Sandi beralasan ia telah berkomunikasi dengan buruh dan sedang mengatur kembali waktu untuk pertemuan berikutnya.

"Karena sudah malam, saya lalu berdiskusi dengan pimpinan.Temen-temen (buruh) bilang mau diatur lagi (waktu) untuk silaturahmi," ucapnya.

PenulisNursita Sari
EditorEgidius Patnistik
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM