Kontrak Parkir Meter di 3 Wilayah Habis, Bayar Parkir Kembali Manual - Kompas.com

Kontrak Parkir Meter di 3 Wilayah Habis, Bayar Parkir Kembali Manual

Kompas.com - 07/12/2017, 16:18 WIB
Seorang juru parkir yang sedang mengurus administrasi parkir pengunjung di Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Rabu (26/7/2017)Lila Wisna Putri Seorang juru parkir yang sedang mengurus administrasi parkir pengunjung di Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Rabu (26/7/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala UP Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Theodore Sianturi mengatakan, mantan juru parkir (jukir) yang mengelola mesin parkir dari PT Mata Elang Biru akan diberdayakan untuk mengelola parkir secara manual.

Hal ini dilakukan menyusul berakhirnya masa kontrak PT Mata Elang Biru dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada 3 Desember 2017.

"Karena masa kontrak sudah habis, maka per 4 Desember diberlakukan sistem penarikan biaya parkir secara manual di 3 wilayah di Jakarta," ujar Theodore ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (7/12/2017).

Ia mengatakan, hal ini dilakukan agar para jukir tersebut tak kehilangan pekerjaan. Ia berharap sudah ada operator penyedia mesin parkir baru pada Januari 2018. Dengan demikian, para jukir dapat kembali mengelola mesin parkir di 3 kawasan tersebut.

Tiga kawasan yang dimaksud adalah Sabang Jakarta Pusat, Jalan Falatehan Jakarta Selatan, dan Boulevard Kelapa Gading Jakarta Utara, dengan total 111 mesin parkir.

Baca juga : Mesin Parkir Meter Era Ahok di Mata Jukir

"Nah itu kan dari upaya kami supaya si jukir ini tidak menganggur, jadi dia tetap bisa bekerja di lokasi tersebut. Kami bekali mereka dengan surat tugas dengan karcis yang dimonitor oleh setiap UP Perparkiran wilayah," katanya.

Meski 111 mesin parkir tersebut telah dicabut, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan, mesin parkir meter yang dikelola UP Perparkiran Dinas Perhubungan DKI masih beroperasi normal. Dia memastikan tidak semua mesin parkir meter dinonaktifkan.

"Yang punya Dishub masih tetap dioperasikan seperti biasa," ujar Sigit saat dihubungi, Rabu (6/12/2017).

Baca juga : Banyak Mesin Parkir Meter yang Rusak di Falatehan

Sigit menjelaskan, ada 201 mesin parkir meter yang dikelola UP Perparkiran. Terminal Parkir Elektronik itu tersebar di beberapa lokasi, yakni Jalan Juanda, Jakarta Pusat; Jalan Pegambiran dan Jalan Balai Pustaka, Jakarta Timur; Jalan HWI dan Jalan Blustru, Jakarta Barat; dan jalan di depan Pasar Pramuka, Jakarta Timur.

"Yang dikelola langsung oleh UP Perparkiran sebanyak 201 mesin," kata dia.


Kompas TV Terkait beredar kabar, lahan parkir dikuasai preman dan 5 mesin parkir meter hilang,

EditorKurnia Sari Aziza
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X