Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kecelakaan hingga Kehilangan Kaki, Calvin Sempat Hindari Pikap yang Menabraknya

Kompas.com - 30/08/2019, 16:21 WIB
Muhammad Isa Bustomi,
Jessi Carina

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Liza, orangtua Muhammad Calvin Borsitzki masih tak menyangka putranya mengalami kecelakaan hingga kehilangan kaki kanannya.

Padahal, anaknya yang berusia 11 tahun itu sudah berusaha menghindari mobil pickup sebelum kecelakaan itu terjadi.

Hal itu dikatakan Calvin kepada Liza setelah kejadian. Menurut Liza, Calvin sebelumnya melihat mobil pickup yang dikendarai oleh Moh Soleh sudah keluar jalan.

Pada waktu yang bersamaan, Calvin yang melihat itu mencoba menghindar. Bahkan, kepada ibundanya, Calvin mengaku sempat loncat untuk menyelamatkan tubuhnya dari hantaman mobil pick up.

"Kata Calvin sempat terbang tuh pakai kaki kiri. Tapi kaki kanannya yang ketabrak. Mungkin kalau tidak sudah...," kata Liza saat ditemui di Rumah Sakit Umum Siloam di Karawaci, Kabupaten Tangerang, Jumat (30/8/2019).

Baca juga: Begini Kondisi Calvin, Bocah SD yang Kehilangan Kaki Akibat Ditabrak Pickup

Dia tak mau melanjutkan ucapannya. Setelah kejadian itu, Liza mendapat telepon dari warga sekitar yang memberi tahu soal kondisi anaknya. Liza langsung berurai air mata.

Ia bergegas menuju tempat kejadian.

Sesampai disana, Liza lemas. Dengan kondisi panik ia meminta bantuan untuk mengangkat anaknya ke ambulans.

"Nah biasanya itu dia (Calvin) cengeng ini itu. Di sana dia itu enggak pingsan enggak apa," katanya.

Liza tak kuasa jika mengingat kembali insiden tersebut. Lagi-lagi ia harus menghembuskan nafas untuk menenangkan diri.

"Sudahlah kalau ingat lagi itu saya agak gimana. Dan dia juga jangan sampai ingat-ingat kejadian itu lagi takut ke depannya trauma terus," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Harga Bawang Merah Melonjak, Pemprov DKI Bakal Gelar Pangan Murah

Harga Bawang Merah Melonjak, Pemprov DKI Bakal Gelar Pangan Murah

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Lindungi Pengusaha Warung Madura Terkait Adanya Permintaan Pembatasan Jam Operasional

Pemprov DKI Diminta Lindungi Pengusaha Warung Madura Terkait Adanya Permintaan Pembatasan Jam Operasional

Megapolitan
Kronologi Brigadir RAT Bunuh Diri Pakai Pistol di Dalam Alphard

Kronologi Brigadir RAT Bunuh Diri Pakai Pistol di Dalam Alphard

Megapolitan
Polisi Pastikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri Masih Terus Berjalan

Polisi Pastikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri Masih Terus Berjalan

Megapolitan
Brigadir RAT Diduga Pakai Pistol HS-9 untuk Akhiri Hidupnya di Dalam Mobil

Brigadir RAT Diduga Pakai Pistol HS-9 untuk Akhiri Hidupnya di Dalam Mobil

Megapolitan
Korban: Guling yang Dicuri Maling Peninggalan Almarhum Ayah Saya

Korban: Guling yang Dicuri Maling Peninggalan Almarhum Ayah Saya

Megapolitan
Guling yang Dicuri Maling di Cinere Usianya Sudah Belasan Tahun

Guling yang Dicuri Maling di Cinere Usianya Sudah Belasan Tahun

Megapolitan
Khawatir Rumahnya Diambil Pemerintah, Banyak Warga Tanah Tinggi Tak Ikut Program 'Bebenah Kampung'

Khawatir Rumahnya Diambil Pemerintah, Banyak Warga Tanah Tinggi Tak Ikut Program "Bebenah Kampung"

Megapolitan
Anggota Polresta Manado Tembak Kepalanya Pakai Senpi, Peluru Tembus dari Pelipis Kanan ke Kiri

Anggota Polresta Manado Tembak Kepalanya Pakai Senpi, Peluru Tembus dari Pelipis Kanan ke Kiri

Megapolitan
Maling Guling Beraksi di Cinere, Korban: Lucu, Kenapa Enggak Sekalian Kasurnya!

Maling Guling Beraksi di Cinere, Korban: Lucu, Kenapa Enggak Sekalian Kasurnya!

Megapolitan
Kronologi Pengendara Moge Tewas Terlindas Truk Trailer di Plumpang

Kronologi Pengendara Moge Tewas Terlindas Truk Trailer di Plumpang

Megapolitan
Mayat Bayi di Tanah Abang, Diduga Dibuang Ayah Kandungnya

Mayat Bayi di Tanah Abang, Diduga Dibuang Ayah Kandungnya

Megapolitan
2 Pria Rampok Taksi 'Online' di Kembangan untuk Bayar Pinjol

2 Pria Rampok Taksi "Online" di Kembangan untuk Bayar Pinjol

Megapolitan
Heru Budi: Jakarta Bisa Benahi Tata Kota jika Pemerintahan Pindah ke IKN

Heru Budi: Jakarta Bisa Benahi Tata Kota jika Pemerintahan Pindah ke IKN

Megapolitan
Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Pendeta Gilbert Lumoindong Terkait Dugaan Penistaan Agama

Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Pendeta Gilbert Lumoindong Terkait Dugaan Penistaan Agama

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com